RAINBOW HUMAN

RAINBOW HUMAN
EPISODE 12



"Ini...cicipilah masakan ku yang luar biasa ini"


"Wah...terlihat sangat luar biasa"


"Cepat cicipilah"


"Baiklah"


*Slrup*


"Bagaimana?"


"Ra..rasa nya luar biasa"


"Ah...syukurlah kau suka kupikir kau tidak akan suka dengan rasa nya.."


"Mana mungkin aku tidak suka makanan,apalagi makanan buatan mu ini luar biasa"


"Oh..iya ngomong-ngomong,umur mu berapa?"


"Oh..umurku?"


"Iya"


"Umurku 20 tahun,untuk tahun ini"


"Wah ternyata benar,seharus nya aku memanggil mu kakak"


"Memang nya umur mu berapa?"


"Umur ku 19 tahun,untuk tahun ini"


"Ternyata kau lebih muda dari ku ya,padahal kupikir kau lebih tua dari ku"


"Hah?,lebih..tua?"


"Iya,aku mengira mu lebih tua dari ku"


"Memang nya..apa yang membuat mu berpikir bahwa diri ku ini lebih tua dari mu?"


"Hm...wajah mu!"


"Apa?,wajahku?"


"Hihihi..."


"Dasar kau!!"


"Apa kau tidak lihat wajah luar biasa wate muda nya ini?"


"Hm...aku tidak bisa melihat nya"


*Menutup mata*


"Akh!!"


"Pft...lihat..lihat,wajah mu jadi tua karena marah"


"Haha..haha..haha"


"Hah...entahlah suka-suka kau saja!"


"Hahaha"


"Oh iya,jika kau sudah berusia segitu...apa kau sudah bekerja?"


"Sudah"


"Dimana?"


"Aku bekerja di PBP"


"Hm?,PBP?,apa itu?"


"Apa kau belum pernah mendengar nya?"


"Belum"


"PBP itu singkatan dari Perpustakaan Bahasa Pusat"


"Wah..kau bekerja di tempat keren itu?"


"Iya,aku bekerja di sana"


"Kalau kau sendiri?,masih lanjut sekolah..atau sudah bekerja?"


"Aku masih lanjut sekolah"


"Wah..lanjut sekolah di mana?"


"Aku lanjut sekolah di UNR"


"UNR?"


"Jangan bilang kau belum tahu..''


''Aku....memang tidak tahu"


"UNR itu apa?"


"UNR itu adalah Universitas Negeri Rainbow"


"Wow...kau lanjut sekolah di uninversitas luar biasa itu?"


"Tunggu-tunggu,kau bukan anak kongmlerat yang sedang kabur bukan?"


"E...ng..i..itu..."


(Sementara itu)


(Kediaman Keluarga Iris)


"Nak..tolong!"


"Nak.."


"Nak..tolong bla bla bla"


*Toel*(Senggol)


"Kenapa bi?"


"I..itu tuan muda,tadi setelah bibi lihat lagi jadwal tuan muda hari ini..tuan..ada janji dengan nona Yellow"


"Ha..benar,aku..melupakan nya"


"Ini...hampir tengah malam,apa dia masih bangun?"


"Tu..tuan muda mau melakukan apa?"


"Saya hanya ingin ke panti nya dan meminta maaf"


"Tapi tuan muda..ini sudah sangat malam"


"Saya tau,tapi tolong izin kan saya"


"U..untuk ini tuan muda lebih baik bertanya dulu ke tuan dan nyonya"


"Apa?,Papa dan mama?"


"Iya tuan muda"


"Apa mama dan papa akan mengizinkan ku ya?"


"Baiklah bi,saya akan coba''


"Ma..mama"


"Pa..papa"


"" Kenapa nak?""


"Hm..itu ma..pa,aku mau mengunjungi teman ku di sekitar alun-alun..boleh?"


"Sekarang kah nak?"


"Iya ma"


"Kau tidak sedang bercanda kan nak?"


"Tidak..aku bersungguh-sungguh"


"Boleh, tapi kau harus pergi dengan bibi"


"Mengerti kan kau nak?"


"Baik ma..pa.."


(Panti Asuhan)


"Raven!!"


"Meena!!"


"Iya bu,kenapa?"


"Iya bi,kenapa?"


"Kalian lihat Yellow?"


"" Tidak""


"Kalau kemana terakhir lagi dia pergi kemana?,kalian tau kan?"


"Jika terakhir kali Yellow pergi kami tau,benar kan Meena?"


"Betul,itu betul sekali"


"Lalu tempat apa yang menjadi tempat terakhir dia memberi kabar?"


""Hm..terakhir kali nya ya..""


"Tadi siang dia bilang akan ke alun-alun untuk menunggu seseorang di sana"


"Kalian sedang tidak berbohong kan?"


"Tentu saja kami tidak bebohong"


"Terima kasih atas kejujuran kalian"


"" Sama-sama""


BERSAMBUNG~