
*Tus..tus..*
"Hah?,hujan nya berhenti"
"Ayo..cari jalan keluar bersama-sama.."
"Baiklah..ayo"
*Tap..tap..tap*
"Oh iya ka-..ah maksud ku Yellow, di mana kau tinggal?"
"Oh..aku?"
"Iya..kamu,Yellow"
"A..aku tinggal di panti asuhan sekitar sini"
"Kalau kau?"
"Aku?"
"Iya..kau Hara"
"A....aku tinggal di dekat sini"
"Kau tinggal sendirian?,atau bersama orang tua mu?"
"Ng...aku..aku tinggal sendirian..ha..haha"
"Haha..ternyata kau tinggal sendirian"
"Hehe...iya..aku..tinggal sendirian"
"Oh ya,kalau kau tidak keberatan kau boleh pergi menginap ke rumah ku"
"Be..benarkah?"
"Iya.. boleh kok"
"Ta..tapi, kau tau di mana arah rumah mu?"
"I..iya aku tau arah nya.."
"Tapi..tapi..tapi,tadi kau ketakutan..menangis..meminta tolong"
"Apakah kau tidak tersesat?"
"Apa?,tersesat?..aku orang sekitar sini..mana mungkin aku tersesat?"
"La..lalu,tadi kau kenapa menjerit ketakutan seperti tadi?"
"A..ah,tentang itu...sebenarnya aku takut suara gemuruh guntur..hehe"
"Kau bilang kau takut guntur,tapi kenapa kau malah keluar dari rumahmu?"
"E...tadi sebenarnya aku hanya berjalan-jalan,tapi tiba-tiba hujan..dan gemuruh guntur mulai bermunculan"
"Ka...karena itulah aku berteriak ketakutan"
"Hah...ternyata kau orang yang unik juga ya..Hara"
"Hahaha..baru kali ini aku mendengar orang menyebutku seperti itu"
""Hahahahahaha""
(Beberapa saat kemudian)
"Hah..ha..,apa belum sampai juga?"
"Tidak,seharusnya sebentar lagi sampai"
"Oh..ok"
*Tap..tap*
"A..apa be..lum?"
*Krucuk*
"A..apa kau sangat lapar?"
"I..iya,maaf ya"
"Ti..tidak apa-apa,bertahanlah sebentar lagi sampai kok"
"I..iya"
"Ukh...memalukan.."
"Akhirnya!"
"A..apa sudah sampai?"
"Iya"
"Wah....akhirnya"
"Ini..adalah rumahku,bagaimana?"
"Wah....bagus,rumah nya sangat indah"
"Ayo,silakan masuk.."
"Baiklah"
"Bo..bolehkah aku ikut membantu memasak?"
"Tidak perlu,seharus nya tamu itu diam saja"
"Tapi..aku..tidak bisa melihat orang memasak tanpa aku bantu"
"Baiklah kau bisa membantu ku"
"Be..benarkah?"
"Tentu saja,tapi kau bukan membantu ku memasak"
"Lalu..membantu apa?"
"Membantu ku untuk menghabiskan makanan nya nanti,setuju?"
"Ba..baiklah kalau begitu"
"Oh iya, kau akan masak apa?"
"Hm... kali ini aku membuat sup jamur dengan isian kentang"
"Wah...kedengaran nya sangat lezat"
"Hahahahaha,ternyata kau memiliki selera makan yang luar biasa ya.."
"Hey!,kenapa kau asal menyimpulkan kalau aku rakus?,aku begini itu juga karena sejak siang tadi belum makan!"
"Ah..ternyata itu yang membuat mu terlihat sangat rakus"
"Hara,bisa tidak kau mengganti kata rakus dengan yang lain nya saja?,telinga ku sedikit sensitif dengan kata-kata itu"
"Kalau aku tidak mau,bagaimana?"
"Hah....terserah kau sajalah"
*Blubub*
"Wah..apa sudah mendidih?"
"Telinga mu sangat tajam ya?"
"Hehe.."
"Tunggu sebentar lagi,kau kuat kan?"
"Tentu saja"
...
*Cklek*(mematikan kompor)
"Ini...cicipilah masakan ku yang luar biasa ini"
"Wah...terlihat sangat luar biasa"
"Cepat cicipilah"
"Baiklah"
*Slrup*
"Bagaimana?"
"Ra..rasa nya luar biasa"
"Ah...syukurlah kau suka kupikir kau tidak akan suka dengan rasa nya.."
"Mana mungkin aku tidak suka makanan,apalagi makanan buatan mu ini luar biasa"
"Oh..iya ngomong-ngomong,umur mu berapa?"
"Oh..umurku?"
"Iya"
"Umurku 20 tahun,untuk tahun ini"
"Wah ternyata benar,seharus nya aku memanggil mu kakak"
"Memang nya umur mu berapa?"
"Umur ku 19 tahun,untuk tahun ini"
"Ternyata kau lebih muda dari ku ya,padahal kupikir kau lebih tua dari ku"
"Hah?,lebih..tua?"
"Iya,aku mengira mu lebih tua dari ku"
"Memang nya..apa yang membuat mu berpikir bahwa diri ku ini lebih tua dari mu?"
"Hm...wajah mu!"
"Apa?,wajahku?"
"Hihihi..."
"Dasar kau!!"
BERSAMBUNG~