
(Panti Asuhan)
"Raven!!"
"Meena!!"
"Iya bu,kenapa?"
"Iya bi,kenapa?"
"Kalian lihat Yellow?"
"" Tidak""
"Kalau kemana terakhir lagi dia pergi kemana?,kalian tau kan?"
"Jika terakhir kali Yellow pergi kami tau,benar kan Meena?"
"Betul,itu betul sekali"
"Lalu tempat apa yang menjadi tempat terakhir dia memberi kabar?"
""Hm..terakhir kali nya ya..""
"Tadi siang dia bilang akan ke alun-alun untuk menunggu seseorang di sana"
"Kalian sedang tidak berbohong kan?"
"Tentu saja kami tidak bebohong"
"Terima kasih atas kejujuran kalian"
""Sama-sama""
"Memang nya,ada apa bu?"
"Hm..itu.."
"Iya..kenapa?"
"Yellow sampai sekarang belum pulang"
""Apa?!""
"Bibi..tidak sedang bercandakan?"
"Untuk apa bibi bercanda?"
"Aneh, biasa nya jam segini Yellow sudah mendengkur di kamar nya,benarkan Meena?"
"Betul"
"Lalu sekarang dia ada di mana?"
*Tok..tok..tok*
"Ravin bukain pintu nya"
"Siapa tau itu Yellow"
"Baik ibu,semoga"
*Krieek..*
"Iya...siapa?"
"Hm...Raven?"
"Hm?,oh kau yang waktu itu"
"Iya,ini aku Raven"
"Kenapa kau kemari?,ada urusan apa?"
"Padahal hampir tengah malam,malah ada pengganggu"
*Dengan suara lirih*
"Hm...itu,apa aku bisa bertemu Yellow?"
"Memang nya kenapa kau ingin menemui Yellow?"
"Itu...saya..ingin minta maaf ke Yellow"
"Memang nya kenapa kau ingin minta maaf ke Yellow?"
"Tadi..aku mengajak nya bertemu,tapi aku tidak datang karena sibuk"
"Memang nya kapan kau seharus nya bertemu dengan nya?"
"Tadi siang"
"Di mana tempat kalian bertemu?"
"Di alun-alun"
"Hah?!,apa kau bilang?,alun-alun?"
"Iya,Saya dan Yellow seharus nya bertemu tadi siang di alun-alun..tapi karena saya ada kesibukan..saya tidak bisa datang dan lupa memberitahu nya"
"Dan karena itu lah sekarang saya ada disini untuk bertemu dengan nya dan meminta maaf"
"Oh...jadi kau?,jadi kau yang membuat Yellow menghilang?"
"Apa?,Yellow menghilang?"
*Buk*(Memukul)
"Akh...."
"Tu..tuan muda!"
"Apa tuan muda baik-baik saja?"
"I am,Ok bi"
"Ibu!,lihat dia bilang dia yang seharus nya menemui tadi siang..berarti dia lah yang membuat Yellow menghilang"
"Apa?"
"Kau tidak bercanda kan nak?"
"Untuk apa bu akau bercanda tentang Yellow?"
"Baiklah ibu percaya,lalu kenapa dia babak belur begitu?"
"Kau tidak memukul nya kan,Raven?"
"...ng..."
"Maaf kan Raven bu,Raven tadi terbawa emosi"
"Hah...sudahlah"
"Tuan..mari masuk dan berbicara di dalam,tidak sopan jika berbicara di luar begini.."
"Baik.."
(Di sisi lain)
"Yellow!,sudah belum ganti baju nya?"
"Sebentar...............nah sudah"
*Kriek..*
"Ah...akhir nya,kau ini lama sekali"
"Hehe..maaf ya,aku merepotkan mu"
"Bukan masalah"
"Apa baju nya kekecilan?
" Yah...sedikit,di bagian atas"
"Hah?"
"Hm?,kenapa?"
"Ternyata benar kau lebih dewasa dari ku ya,Yellow"
"Huhuhu..."
"Ng...kau kenapa?"
"Ah...bukan apa-apa"
"Sungguh?"
"Tentu"
"Ayo!,kita tidur"
"Ayo!"
*Tap..tap*
"Hei..kau mau kemana?"
*Tarik kera leher baju*
"Ekh..ekh"
"Le..pa..s..ka..n..du..lu.."
"Ah maaf"
*Lepas
"Hah...hah..nafas ku,aku menyayangi mu"
"Ih..aneh"
"Hehe maaf"
"Jadi jawab pertanyaan ku,kau mau kemana?"
"Aku...mau ke sofa"
"Ha?,ke sofa?,bukan nya kau tadi bilang mau tidur?"
"Iya,aku mau tidur di sofa"
"Hah?,tidur di sofa?"
"Sana tidur saja di kasur"
"Bersama mu?"
"Hm..m"
*Angguk-angguk*
"Ta..tapi.."
"Kenapa?"
"Ayo...sini tidur di sini"
*Tarik*
"Ng...baiklah"
"Selamat malam Yellow"
"Selamat malam juga untuk mu Hara"
BERSAMBUNG~