
🌺 Happy Reading 🌺
saat keluar dari ruang kerja Mahendra Raka dan Zidan bertemu dengan David
" apakah paman melihat Ziva?" ucap Raka
"nona muda sedang berolahraga di taman tuan " ucap David
" baiklah terimakasih paman " ucap Raka
dan berlalu pergi bersama Zidan
" dek " ucap Zidan yang langsung memeluk Ziva saat melihat nya membuat Raka terkejut sementara Ziva merasa heran dengan sikap Zidan
" ada apa ? " ucap Ziva yang berpura pura dingin
" aku menyayangimu dek ,dan mulai sekarang panggil aku Abang " ucap Zidan yang mengeratkan pelukannya
" yayaya baiklah tolong lepaskan " ucap Ziva
" dek .. " ucap Zidan
" iya abang ku " ucap Ziva seketika tersenyum lembut
Zidan yang mendengar nya segera menatap Ziva dan tersenyum sementara Raka yang melihatnya hanya tersenyum bahagia, baru kali ini dia bisa melihat Zidan tersenyum dan bersikap hangat lagi setelah kepergian sang ibu dan ayah nya menikah kembali membuat hari hari mereka tidak pernah tenang karena ibu tiri mereka, terlebih sekarang mereka telah di usir sang ayah karena ulah dari ibu tiri dan saudara tirinya nya.
" mulai sekarang kita adalah keluarga jadi apapun itu jangan ada yang di rahasia kan " ucap Raka
Ziva dan Zidan hanya mengangguk dan tersenyum.
saat Raka memeluk Ziva dan Zidan tiba tiba Zain datang
" apakah kalian tega berpelukan tanpa diri ku ? " ucap Zain
" astaga anak ini , ke marilah " ucap Zidan
Zain pun berlari dan memeluk mereka bertiga.
" bang aku ingin memberitahukan kalian sesuatu " ucap Ziva
" apa itu " ucap mereka bertiga
" aku ingin membuat sebuah mafia apakah kalian ingin bergabung bersama ku ? " ucap Ziva
Raka dan Zidan yang mendengar nya hanya tersenyum sementara Zain
" tapi apakah kamu tahu mafia itu berbahaya " ucap Zain yang sedikit takut
" apakah kamu takut Zain?" ucap Zidan yang mengejek Zain
" tentu saja tidak bang hanya saja itu berbahaya apalagi Ziva itu perempuan " ucap Zain
" apakah kamu meragukan ku Zain ?" ucap Ziva
" aku hanya takut terjadi sesuatu kepada mu ketika kamu masuk di lingkaran hitam itu " ucap Zain
" percayalah kepadaku tekad ku sudah bulat,aku ingin membalas dendam dan hanya dengan begini , lagi pula apakah kalian tidak ingin mencari tahu soal kematian ibu kalian ? " ucap Ziva
mendengar itu mereka bertiga langsung setuju
" baiklah kami akan membantu mu dek, tapi sebelum itu kita harus mencari anggota dulu " ucap Raka
" tentu saja bang , aku ingin kalian mencari preman preman di pasar atau orang orang yang tidak memiliki tempat tinggal lagi " ucap Ziva
" baiklah kalau begitu kami pergi dulu " ucap Raka
" pakailah mobil ku bang , kuncinya ada di atas meja sana" ucap Ziva.
Ziva pun pergi ke kamar nya untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
sore harinya Raka sudah datang tapi dia hanya sendiri
" bang kenapa hanya sendiri mana bang Zidan dan Zain ?" ucap Ziva
" mereka sedang bersama orang orang yang akan menjadi anggota kita " ucap Raka
" baiklah ayo kita ke sana dan mengajak mereka ke markas" ucap Ziva
" bang apakah mereka semua ini yang akan menjadi anggota kita ? " ucap Ziva
" iya dek " ucap Zidan
" apakah kalian bersungguh sungguh ingin bergabung bersama kami ? " ucap Ziva
" tentu saja nona " ucap mereka semua
tidak lama datang sebuah mobil yang akan membawa mereka ke markas
" masuk lah ke dalam mobil " ucap Ziva kepada orang orang tersebut.
sesampainya di mension mereka semua turun dan berkumpul di halaman depan mension
" selamat datang di rumah baru kalian dan selamat bergabung ke dalam mafia Black Rose , kita semua di sini adalah keluarga jadi saya harap kalian semua bisa bekerja sama bersama saya untuk membangun mafia ini menjadi lebih kuat. Dan ingat saya tidak suka ada penghianat jadi jika kalian mengkhianati saya pada saat itu juga saya pastikan nyawa kalian yang akan jadi taruhannya mengerti.? " ucap Ziva
" mengerti " ucap semua anggota mafia yang berjumlah dua puluh orang itu
" baiklah saya akan memperkenalkan kalian kepada saudara saudara saya , yang pertama panggil dia king R ,
dia king Zi dan dia king Za.
sementara saya Queen Zee.
kalian bisa beristirahat untuk hari ini besok kita akan memulai latihan nya" ucap Ziva dan berlalu pergi ke ruangan nya dan di ikuti oleh ketiga saudara nya.
" apa rencana mu setelah ini ? " ucap Raka
" nanti malam kalian akan tahu jadi silahkan beristirahat terlebih dulu, aku akan keruang bawah tanah dan jangan ada yang mengikuti atau mengganggu ku " ucap Ziva dan pergi
"sebaiknya kita istrhat " ucap Raka pada kedua saudara nya.
" halo kek malam ini aku tidak akan pulang karena sedang berada di markas dan kakek tidak usah mencemaskan ku karena aku bersama dengan kak Raka dan yang lainnya. kakek jangan lupa makan dan beristirahat aku menyayangimu kek " ucap Ziva setelah itu telpon nya pun berakhir.
" dek apakah kamu di dalam ? " ucap Zidan yang mengetuk pintu kamar Ziva
" iya bang " ucap Ziva dan Zidan pun masuk
" dek yang lain sudah menunggu mu di bawah "
ucap Zidan
" baiklah ayo kita turun " ucap Ziva yang turun bersama Zidan.
" apakah Abang Abang ku sudah siap memulai permainan ? " ucap Ziva
" apa yang kamu rencanakan dek ?" ucap Raka
" malam ini kita akan menyerang markas Black Tiger" ucap Ziva
" apakah kamu serius dek ? kamu tahu Black Tiger adalah mafia nomor tiga yang di takuti di dunia ." ucap Raka
" tentu saja aku tahu Abang oleh sebab itu aku telah menyiapkan semuanya, apakah kalian tidak mempercayai ku ?" ucap Ziva
" tentu saja kami percaya , baiklah ayo kita berangkat " ucap Raka
" misi pertama ini aku ingin hanya kita ber empat yang melakukan nya , apakah kalian setuju ?" ucap Ziva
" tentu saja " ucap mereka bertiga seketika ruangan tersebut terasa mengerikan oleh senyuman mereka.
" sebelum kita masuk kalian pakailah topeng ini aku sudah merancang ini untuk kalian dan di setiap topeng sudah tertera nama pemiliknya jadi pakailah sesuai nama kalian, berhati hati lah sebelum masuk kita akan berpencar Abang Raka dan Zidan akan lewat belakang untuk masuk sementara Zain kamu gunakan laptop ini untuk membuka cctv semua ruangan dan beritahu kan kami lewat ini , sementara aku akan lewat pintu utama " ucap Ziva
mereka pun berpencar
Raka dan Zidan mulai masuk dari pintu belakang
mereka berdua langsung memukul para penjaga hingga pingsan
" dengarkan aku mereka semua sedang mengadakan pesta jadi penjagaannya tidak terlalu ketat dan Ziva ketua dari Black Tiger sedang berada di ruangan nya bersama dengan seorang wanita " ucap Zain
" baiklah Zain " ucap Ziva
sementara Raka dan Zidan hanya mendengarkan
Ziva pun segera masuk dengan hati hati saat beberapa penjaga melihat nya dia segera melumpuhkan mereka .