QUEEN ARCULOS

QUEEN ARCULOS
Έξι - FLASHBACK 3 (ARCULOS)



Happy reading><


Ok riry minta maaf kalau kebanyakan typo.


-


-


-


-


-


-


2 minggu berlalu. Mark sudah kembali dengan barang yang mereka perlu kan dan clarisa sudah selesai dengan detail proyek yang akan mereka kerja Kan.


Siang ini mereka berada di dalam laboratorium pribadi milik clarisa. Clarisa sedang menjelaskan detail dari proyek nya kepada mark dan apa yang harus mark lakukan.


Setelah nya mereka mulai melakukan tugas masing - masing. Mark yang membuat kerangka nya sedang nya clarisa yang mengatur sistem nya. tak sulit memang karena laboratorium milik clarisa di lengkapi dengan sistem dan peralatan yang paling canggih.


1 bulan berlalu dengan mereka yang terus menerus menyelesaikan proyek mereka hingga mengorbankan waktu makan dan waktu istirahat mereka. Bukan kah mereka benar - benar memiliki ambisi yang sama - sama sangat tinggi?


Di sebuah laboratorium pribadi clarisa. Terdapat mark dan clarisa yang sedang memandang sebuah benda di depan mereka dengan perasaan puas dan bangga.


Sebuah benda yang berbentuk seperti cristal yang sedang melayang di dalam sebuah tempat khusus yang mereka ciptakan untuk benda tersebut. Ya benda tersebut adalah arculos sebuah benda yang berawal dari ambisi gila oleh sang leader yang akan merubah takdir mereka berdua.


Mark mengamati benda tersebut dalam diam nya. Dari awal mereka memutuskan tentang proyek ini ada beberapa pertanyaan yang berada dalam fikiran nya tapi karena sang leader sudah memutuskan nya ber arti dia sudah memikirkan semua nya dengan baik. Tapi sayang pola fikir seperti itu tidak membuat semua pertanyaan dalam benak nya terjawab karena nya ia memutuskan untuk bertanya "bagaimana cara kita mengaktifkan Arculos? Dan bagaimana cara nya kita menghubung kan arculos dengan seluruh dunia pararel? apa kau sudah memikir kan nya? Jangan bilang kau melupa kan nya?" tanya nya dengan pandangan yang masi tetap fokus terhadap arculos.


Clarisa tertawa pelan "bagaimana mungkin aku memikirkan tentang proyek ini tetapi tidak memikirkan tentang cara mengaktifkan nya." clarisa menjeda ucapan nya untuk menarik nafas secara perlahan "dalam buku kuno yang ku temukan memberikan ku penjelasan tentang sebuah benda yang dapat menghubungkan seluruh alam semesta sebuah benda yang bernama inti semesta." jawab nya


Mark yang mendengar kan jawaban dari clarisa mengerutkan kening nya. Inti semesta? Hal apa itu? Seperti apa bentuk nya? Dan bagaimana cara mengambil nya?


Clarisa yang menyadari respon yang di berikan mark melanjut kan perkataan nya "terdapat metode untuk mendapatkan. Mungkin emang terdengar tidak nyata atau bahkan mustahil. Tetapi aku akan coba untuk mendapat kan nya. Selama aku belum mendapatkan nya kita bisa memberhentikan sementara proyek ini."


Dan mark membalas nya dengan anggukan singkat "jangan paksa kan dirimu" setelah nya mark pergi dari laboratorium tersebut menuju arah dapur untuk makan.


Sedangkan clarisa tetap memandang arculos dalam diam nya selama beberapa saat setelah nya ia pun menghela nafas kemudian berjalan keluar dan mengunci ruangan tersebut dengan janji darah. Pola kunci janji darah adalah pola kunci yang terdapat di planet lain. Mark mendapatkan nya secara tidak sengaja kemudian di pakai oleh clarisa sebagai kunci dari laboratorium pribadi nya dengan cara kerja meletakkan telapak tangan nya di atas pola yang ada kemudian alat itu bekerja secara sendiri nya dengan menyayat setiap ujung jari nya dan mengambil DNA nya setelah nya pintu akan terbuka dengan sendiri nya jika DNA yang alat itu terima sama dengan DNA orang yang mengaktifkan nya tetapi jika berbeda alat itu dengan sendiri nya akan memasukan racun ke dalam darah seseorang yang mencoba untuk membuka pintu tersebut.


-


-


-


-


Setelah 2 jam ia berkutik dengan buku - buku tersebut ia akhir nya memahami cara untuk mendapatkan inti semesta yaitu dengan cara berkultivasi.


Ia pun mulai mencoba berkultivasi dan di awali dengan duduk posisi lotus lalu memejamkan matanya dan mulai bertapa memasuki alam bawah sadar nya.


Di tengah - tengah posisi nya ia merasa kan udara di sekitar nya mulai mendingin bahkan ia merasakan bahwa aliran darah nya mulai bergerak secara lambat. Karena tidak ingin mati karena kedinginan akhir nya clarisa membuka mata nya.


Betapa terkejutnya ketika melihat tempat yang ia singgahi bukan lah kamar nya yang penuh dengan peralatan canggih tetapi kamar yang penuh dengan barang - barang kuno.


Ketika clarisa mengedarkan penglihatan nya lagi - lagi ia di buat terkejut ketika melihat 4 pria dengan pakaian adat kuno china atau yang sering di sebut dengan hanfu "hormat kami kepada dewi yang agung" ucap mereka sambil membungkuk kan badan nya 90 derajat ke atah nya


Lagi dan lagi clarisa di buat terkejut oleh mereka "siapa kalian? Kenapa saya berada di sini? Dan dimana ini? Lalu kenapa kalian memanggil saya dewi?" tanya clarisa sambil memijat kening nya. ah kenapa dia tiba - tiba merasa kan sakit kepala karena banyak nya kejutan yang menghantam nya. Apakah ia sedang bermimpi? Tetapi jika memang ia sedang bermimpi kenapa ia memakai baju yang sama ketika ia mulai melakukan pertapaan nya.


"sebelum nya terlebih baik nya dewi membersihkan diri terlebih dahulu. Pelayan akan membantu dewi untuk membersihkan diri" ucap salah satu dari pria tersebut yang masi tetapi dalam posisi membungkuk nya. Dan di jawab gelengan tegas dari clarisa.


"tidak sebelum kalian menjelas kan nya kepada saya sebenar nya apa yang sedang terjadi"


Mereka yang mendengar penuturan sang junjungan menghela nafas pasrah akan keras kepala yang di miliki oleh junjungan mereka. "baik kami akan menjelas kan nya kepada dewi yang agung" ucap mereka bersamaan. Dan di balas senyum puas dari clarisa


"ah benar sebelum kalian menjelas nya bukan kah lebih baik kalian berhenti membungkuk dan duduk di kursi yang ada? Itu akan membuat saya merasa lebih nyaman."


Mereka pun mulai duduk di kursi yang tidak jauh dari tempay clarisa.


Salah satu dari mereka mulai berucap "perkenalkan kami adalah 4 arah mata angin yang di perintahkan oleh dewi alam untuk menjaga inti semesta." sebelum mereka melanjutkan perkataan mereka clarisa lebih dulu berucap.


-


-


-


-


-


-


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK^^