QUEEN ARCULOS

QUEEN ARCULOS
Δύο



Happy Reading -!!


jangan lupa vote and Comments-!!


btw sebelum lanjut part 2 riry mau jelasin beberapa hal biar gak terlalu bingung kedepan nya


jadi di sini riry berpedoman sama tiongkok kuno sama yunani kuno dan gabungan dari beberapa sumber lain.


di sini riry jadi 3 dunia : dunia bawah tempat manusia biasa seperti kita. dunia tengah itu bisa kita sebut dunia kultivator atau bisa kita kenal dunia tempat para kultivasi dan sejenisnya seperti penyihir, alchemist, dan yang lain nya ( akan di jelaskan secara berkala) yang bisa naik ke dunia atas dan tinggal di sana . yang terakhir dunia atas. di sini juga tambah kan hal - hal lain seperti langit yang riry bagi menjadi 7. langit pertama langit pembatas antara dunia bawah dan dunia tengah seperti yang terdapat di chap pertama. trus langit ke - 2 smpai ke - 7 akan di jelaskan secara berkala :v


buat yang bertanya - tanya tentang ARCULOS sabar ya nanti ada bagian nya sendiri:V sekarang kita back ke claudia


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


"nona-??!! nona Wang Mei Lian? apakah anda baik - baik saja? apa ada yang sakit? perlukah saya memanggilkan tabib untuk memeriksa kondisi anda" ucap pelayan itu atau bisa kita sebut sebagai xianlun yang sedang memandang nona nya dengan binar kebahagiaan yang terlihat jelas di wajahnya.


claudia atau yang kita ketahui sekarang sebagai Wang Mei Lian yang mendapatkan pertanyaan seperti itu hanya menghela nafas pelan lalu memandang xianlun dengan senyum manisnya dan menggelengkan kepala sebagai tanda bahwa itu tidak perlu. "bisakah kau ambilkan minuman dan makanan untuk ku? aku benar - benar sangatlapar dan sangat lemas" ujar nya di sertai suara parau yang terdengar sangat lirih menandakan bahwa dia benar - benar tidak memiliki tenaga bahkan hanya untuk mengeluarkan suaranya. sang pelayan yang mendapatan perintah pun mengangguk dengan cepat lalu keluar dari kamar dan berjalan menuju ke arah dapur untuk mendapatkan apa yang junjungan nya ingin kan. (dari sini claudia kita ganti mei lian / lian biar gak bingung)


lian yang melihat itupun menghelah napas secara kasar dan memejamkan mata lalumemijat pangkal hidungnya ketika dia merasa kepala nya terasa sangat sakit dan sangat berat hingga tiba - tiba sebuah ingatan berputar di kepalanya seperti sebuat film yang menceritakan kehidupan seorang gadis kecil dengan keluarganya atau lebih tepatnya hanya ayah dan ke 2 kakak nya. lian yang melihat itupun menautkan ke 2 alisnya terukir jelas raut kebingungan di wajah nya. dari ingatan nya dia memiliki 1 ayah 2 ibu dan 3 kakak. ayah nya merupakan seorang tetua ke - 3 klan Wang,, ibu pertama adalah istri sah dari ayahnya yang meninggal ketika melahirkan kakak ke 3 nya, dan ibu nya yang merupakan selir dari ayahnya tidak ada satupun ingatan tentang dia seolah - olah ibu nya tidak pernah berada di sisinya dan kakak ke 2 nya hanya sampai ketika lian berusia sekitar 4 tahun kakak nya di bawah oleh seorang penatua sebuah sekte yang sangat tertutup sampai sekarang pun lian tak pernah mendapatkan lagi kabar dari sang kakak. sedangkan kakak pertama nya merupakan seorang jendral muda kekaisaran.


setelah nya lian membuka matanya lagi - lagi lian menghelah nafas "ah sepertinya kehidupan ku memang tak akan pernah mulus. semoga kau selamat clau. semangat-!!" ujar nya sambil mengepalkan telapak tangan kanan nya betapa terkejutnya dia ketika melihat pergelangan tangannya terdapat sebuah lambang yang 100% sama dengan lambang yang ada di tubuh lamanya ah haruskah kita sebut sebagai lambang ketika hal itu nampak seperti sebuah tato(?).



...[ok ini ngedit mau gambar tapi lptop nya di pakek jadi sementara pakek yang edit aja ya:v. Sebenernya juga ini gak sesuai sama ekspetasi riry but oklah.]...


hingga suara pintu di ketuk dan terdengan suara gesekan pelan yang menandakan ada seseorang yang membuka pintu hingga sosok Xialun berdiri dengan senyuman nya sambil membawa nampan yang bisa lian simpulkan bahwa itu adalah makanan dan minuman yang dia minta.


xialun pun berjalan mendekat dan menaruh nampan itu di sebuah meja yang memiliki sisi paling dekat dengan tempat tidur millik lian. lalu membantu lian untuk duduk yang menyuapi nya secara perlahan di sertai sebuah senyuman yang sangat menghangatkan. lian yang mellihat itupun seketika hatinya menghangat. kehangatan yang membuatnya merasa sangat nyaman. suap demi suap hingga makanan itu pun habis xialun pun membantu ia minum dan terakhir dia membersihkan nya sebelum di bawa keluar hingga tiba - tiba suara lian memberhentikan nya.


"xialun jika nanti ayah pulang bilang kepadanya nya aku menginginkan baju baru dari nya, dan juga aku akan tidur sebentar untuk memulihkan diri ku bangunkan aku saat makan malam dan ku harap sudah ada buku tentang kultivasi, alchemist, dan juga sihir. Dan juga terima kasih untuk makanan dan minuman nya" setelah lian mengucapkan hal itu di sertai senyuman manis ia pun mulai terlelap. xialun yang melihatnya tersenyum dengan haru "terima kasih kembali nona karena telah percaya kepada saya yang rendahan ini", setelah nya xialun pun benar - benar keluar dari kamar dan pavilium milik lian untuk melakukan tugasnya nya dan mencari buku yang nona nya minta.


Sedangkan di sisi lain lebih tepat nya tetua ke - 3 klan wang, Wang Ho Chen. Wang Ho Chen Benar - benar terkejut ketika ia mengetahui putri tunggal nya mengalami demam tinggi hingga tak sadar kan diri selama seharian penuh. Karena kekawatiran nya terhadap sang putri dia pun memutus kan untuk mempercepat urusan nya dan segera pulang untuk merawat sang putri walau ia tau Lian di rawat dengan sangat baik oleh pelayan nya, Xialun. Tetapi, sebagai seorang ayah ia harus memastikan sendiri bahwa putri nya di rawat dengan baik dan sembuh.


Ketika Ho Chen sedang melamun memikir kan kondisi mei lian seseorang tiba - tiba menepuk bahu sebelah kanan nya dan membuat kesadaran nya seakan di tarik secara paksa dari acara melamun nya dan betapa terkejutnya ketika melihat seseorang yang menyapa nya adalah.....


-


-


-


Btw riry mau curhat masa riry gak percaya diri sama book ini hiks:(