Princess Azuya

Princess Azuya
B4



Azuya melangkahkan kakinya kearah aula istana, karena Ayah tercintanya merindukan dirinya ia harus menghadap


Saat sampai di depan pintu besar berlapis emas, azuya mulai merasa ia di lahirkan dengan berbagai kekayaan dunia


Hadehhhh, batin Azuya


Para penjaga membungkuk di depan Putri Mahkota di depan mereka.


'Hormat kami putri azuya'ucap mereka serempak.


'En. 'Azuya langsung masukn ke dlam ruangan itu, seketika ruangan yang tadinya ribut dengan percakapan antara para pejabat terhenti dan langsung memandang satu objek yang membuat mereka terdiam.


Seorang Gadis Dengan memakai gaun sutra berwarna Putih dengan garis garis biru serta gambar mawar biru pada ujung gaunnya membuat kesan anggun, rambut yang dibiarkan tergerai, serta mahkota berhiaskan mutiara di kepalanya menyatakan status Putri nya, Mata Biru Lautan Dengan dingin memandang orang orang di depannya


sampai pada objek diatas singgasana, Seorang pria duduk dengan tegak di sana dan memberikan senyum hangat pada Azuya, membuat Azuya membalas senyumnya walau di tutup dengan cadar santin putihnya , tapi lengkungan mata bulan sabitnya menyatakan bahwa ia tersenyum membuat raja bahagia.


'Bukankah putri itu bodoh?


'Sempurna, tapi sayang katanya wajahnya itu jelek loh'


'Bukankah dia putri mahkota yang idiot '


'Pengecut tapi sombong'


"DIAM" Bentak Raja Alex pada semua orang di dalam ruangan.


Azuya?


Dia berdiri dengan anggung dan angkuh di depan singgasana tidak lupa dengan senyum sinis di bibir tipisnya


Walau tak diliat tapi semua orang dapat merasakan perasaan dingin itu dan merasa mengigil.


"Putri menghadap Ayahanda Raja"Ucap azuya dengan membungkukan dirinya ssedikit di depan raja


"Raja ini tidak memerlukan hormatmu anak ku, kemarilah biar raja ini dapat memeluk mu"Raja Alex merentangkan kedua tanganya pada AZuya


Semua orang terkejut karna raja mereka di kenal dengan sikap dingin, kejam, serta tirannya pada semua orang, kecuali Azuya, putri mahkota sekaligus anak tersayang nya.


Azuya melangkahkan kaki nya dan saat ia sudah di depan Ayahnya ia langsung masuk kedalam dekapan raja, bau maskulin dan cendana masuk dalam indra penciumannya.


Hangat


Ini adalh pertama kalinya Azuya merasakan pelukan seorang keluarga karna dari kecil mereka yang di latih dalam organisasi pembunuhan tidak di beri rasa kasihan, mereka sudah mati rasa


Tapi sekarang dia dikirim kemari serta mendapatkan rasa kasih sayang seorang ayah.


Aksi harmonis mereka berdua tidak lupa di saksikan oleh mentri serta jendral dalam ruangan itu.


"Ayah, bolehkah putri ini bertanya apa hala yang ingin ayah raja sampaikan pada putri ini!? "Sambil melepas pelukan mereka


"Raja ini ingin memberitahukan bahwa 6 bulan dari sekarang akan diadakan Festival Antar Negara ibu kota dan banyaknya nanti para pemuda dan pemudi dari berbagai wilayah untuk menunjukkan bakatnya , dan Kerajaan kita akan menjadi tuan rumah acara itu, dan putri mahkota juga para pangeran dan putri akan ikut," Alex merasa khawatir dengan putrinya karna dia tidak memiliki kekuatan


"Hah, jadi? "


"Ayah tau kau tidak akan mau ikut karna.."


Belum selesai Raja selesai bicara sudah di potong oleh putrinya


"Aku ikut"ucap Azuya dengan tegas membuat Raja terkejut dan mendapat cibiran dari orang di dalam ruangan.


Azuya membalikkan kepalanya dan memandang dingin orang orang didalam dan membuat suasana jadi dingin.


"Apakah seorang bawahan harus tidak menghormati tuanya? Kalau aku menang bagaiman? Kalau putri ini kalah bagaimna? Putri ini ingin membuat taruhan"Azuya melangkah kedepan serta memandang orang di bawahnya


"Saya akan melepas jabatan saya, Saya Mentri Keuangan ZongFo akan melepas jabatanya jika Putri ini menang"ucap paruh baya itu dengan angkuh dan sombong.


"Apa ada yang lain, tantangan kurang menantang"azuya melirik sini ZongFo


Mentri lain terdiam, lalu


"Jendral Yang ini bertaruh putri menang"ujar Si rambut putih


"Jendral Ying ini juga "maju selangkah seorang pemuda berambut hitam


Twins


"Jika putri ini kalah putri ini akan pergi dari kerajaan ini"membuat semua orang kaget dan senang


"Tapi jika putri ini menang, putri ini ingin mencabut jabatan kalian yang menantang ku"ucap Azuya dengan dingin.


"Raja mengizinkan"belum di bantah oleh para mentri tapi sudah di izinkan oleh Raja.


"Kalau begitu aku akan kembali, sampai jumpa ayah"


Cup cup cup


Ciuman di daratkan pada pipi kanan kiri serta kening Raja membuat semua orang Syok karna keberanian sang putri , Raja alex disisi lain bahagia dan kaget


Putrinya sangat menggemaskan


"Hati-hati putriku "ujarnya dengan sayang


Azuya melangkah kan kakinya keluar dari ruangan dan tidak lupa tatan tajam diarahkan kearah mentri keuangan


Kau mati


Membuat Zongfo mengigil,


Kenapa putri ini ssangat seram bukankah rumor mengatakan ia bodoh?


Tbc