
"Xuran apa yang kau lakukan HAH!"Azuya berteriak marah karna Xuran menggendongnya bagaikan karung beras"Aya sayang ini karna kau yang memaksaku ,kau bermesraan dengan pria itu aPa diriku kurang dari dirinya"walau nada yang xuran pakai lembut namun tersirat nada marah padanya."Memangnya appa yang kulakukan ********!"Azuya sangat bingung namun dia juga tidak terima di beginikan oleh pria itu"AYA jangan bilang kau lupa heh,kau memegang tangan bocah itu aku tidak terima"sikap Xuran berubah menjadi bocah yang diambil permennya,Azuya merasa Pria ini salah makan tadi dia bagaikan dewa kematian,sekarang bagaikan bocah.Xuran sebenarnya merasa kesal,marah dan cemburu karna gadisnya sedang berduan pria lain ditaman dan pemandangan itu bagaikan sepasang kekasihheh dia adalah gadisnya,batin XuranXuran membawa Azuya ke kamar gadis itu dan menurunkannya di kasur besar gadisnya.setelah duduk dengan baik di kasur azuya langsung berguling ke samping kasurnya dan memandang Xuran dengan mata marah"********!!!"teriak azuya sambil mengarahkan telunjuknya ke arah Xuran ,nafas gadis itu tidak teratur karna emosi"Azuya sekarang jelaskan kenapa kau berduaan dengan Pria lain saat aku tidak ada?"nada yang digunakan Xuran sekarang berbeda dengan biasanya ,suara pria ini berat dan serak."Memangnya apa yang harus ku jelaskan?"Azuya masih tidak mengerti kenapa pria ini marah padanya"kau masih tidak tau?"mata xuran menatap tajam azuya dan suhu dalam ruangan itu menjadi sangat dingin dan mengcekam karna aura yang dikeluarkan oleh Xuran sangat gelap.mata merah darah pemuda itu menjadi lebih dingin "Azuya sayangku,apa kau tidak tau kau beduaan dengan laki-laki lain di taman tanpa dayang maupun pengawal hmm.apa yang akan terjadi bila pria itu melakukan sesuatu yang tidak bermoral"akkhirnya emosi Xuran sedikit meredaAkhirnya Azuya tau apa yang menyebabkan kemarahan pria Childish ini itu karna dirinya mengira bahwa ia kencan dengan Michael padahal bukan itu.."Xuran kau sepertinya salah paham deh"Azuya mulai menggeser sedikit ke arah xuran"salah paham?"tanya xuran''aku dengan Michael berperan sebagai guru-murid bukan kekasih hufff dan ditaman tadi aku mengajar dirinya cara mengendalikan sihir angin .paham"jelas AzuyaXuran membelalakkan matanya kaget karna dirinya salah paham dengan gadis itu,aduh malunya...."jadi.. itu ..kamu bukannya sedang bermesraan dengannya heheheh"Xuran hanya bisa tertawa canggung''Ya"Xuran langsung merengkuh tubuh azuya karna kesalahpahaman antara dirinya tadi karna kebawa cemburu''Xuran.kau bilang kau akan menjaga ku,namun ini baru aku dekat dengan pria lain kau sudah marah begini"Azuya melepas diri dari peluka pria itu,perasaan kehilangan menghinggap Xuran."aya aku tau aku salah"Xuran menundukkan kepalanya karna dia tau dia salahAzuya yang melihat perilaku Xuran hanya bisa menghela nafas ."kau harus ingat bahwa sebuah hubungan akan berjalan dengan baik itu haruslah adanya kepercayaan antara kita berdua .Mengerti" "En.aku tau,jadi Aya sayang udah kagak marah kan" mata Xuran berbinar terang"Bagus"Azuya baru saja akan mulai berdiri tapi di cegat oleh Xuran dan langsung di tarik ke peukan pemuda itu.Eh?Azuya langsung kaget karna dirinya kembali kepelukan Xuran dan dirinya tidak bisa lepas dari rengkuhan pria ini.''xuran,lepaskan aku""tidak""lepaskan""tidak"perdebatan kecil antara mereka berdua tidak bisa ada akhirnya.Xuran mulai memegang pipi Azuya dengan lembut ,tangan dingin pemuda itu menyebabkan dirinya merasa mengigil."kau mau apa?jangan mac-" kata azuya belum selesai namun xuran sudah menutup bibirnya dengan menciumnya.''ummmm '' azuya ingin melepas ciuman pemuda itu tapi Xuran malah memegang tengkuk lehernya .tbc