
Xuran maupun Azuya berjalan beriringan dan tidak ada yang membuka suara diantara mereka berdua.
"Kenapa hari ini kau tiba tiba datang melamar? "Selidik Azuya
"Ayyaa Kamu itu terlalu Cantik Sayang. Bagaimana kalau kau di lamar duluan oleh laki laki lain"ujar Xuran dengan wajah merajuk
"Hah"Azuya hanya bisa menghela nafas. Apa pria ini gila. Dia masih berumur 15 tahun dan itu masih anak kecil beda dengan dirinya yang sudah berumur 20an tapi masih tamapn. Hehehehe
"Aku belum mau menikah sekarang"
"Hah? Tapi bukankah kau sendiri mengatakan bahwa aku akan menjadi Suami mu? Atau kau udah dapat yang baru? "Xuran merasa gelisah bila gadisnya telah mendapatkan pasangan baru
"Kau! O.. Omong kosong apa yang kau bicarakan! "Azuya merasa sangat malu pipiya memerah secara spontan.
"Eh bukan kah kau sendiri yang bilang saat itu di hutan"goda Xuran
"Dasar ********!! "Azuya langsung menginjak kaki xuran dan lari ke arah kamarnya.
Xuran yang melihat sikap malu Azuya merasa geli, siapa sangka bahwa gadis itu sangat mudah malu. Jadi Xuran memutuskan kembali. Ke tempat tinggalnya yang sudah di siapkan oleh pihak istana.
*****
Brakkkkkkk
Azuya langsung menutup pintu kamarnya dengan keras, pipinya masih setia merah di wajahnya, nafasnya tidak teratur.
"Dasar Xuran ********"teriak azuya dalam hati.
Foxi dan V yang melihat Kemarahan Azuya hanya bisa saling memandang satu sama lain bingung apa yang terjadi pada gadis itu lagi.mengalir. Dan untuk penampilan tentunya wajah Draka sangat manis dan umurnya baru 2 tahun. Wajah Draka yang menggemaskan mampu membuat Azuya sendiri kadang mimisan karna serangan manis dari draka.
Draka langsung lari ke pelukan Azuya dan membenamkan kepalanya dan pelukan gadis yang dianggapnya
"IBU.. . !! "teriakan anak kecil yang terdengar menggemaskan.
"Draka? Kau bisa keluar dari Spaceku? "Azuya menatap kaget bocah kecil di depannya yang tiba tiba saja muncul entah dari mana.
Draka sudah mampu berubah menjadi manusia karna dalam dirinya ada darah suci naga yang mengalir
"IBU bukankah aku hebat"puji Draka pada dirinya sendiri.
"En. Kau hebat"
Azuya mengelus kepala Draka dengan lembut.
"Ibu tadi di Dalam ruang mu aku melihat seorang Pria Tampan. Apakah Dia ayah ku? "Tanya Draka Dengan Antusias.
Mati aku, batin azuya
Azuya bingung harus menjawab apa pada bocah ini
"Itu... Ah Draka apa kah kau udah makan? "Azuya mencoba mengalihkan topik ini dari bocah itu.
"Belum. Bu aku ingin makan paha ayam "
"Baik"
Azuya bersyukur bahwa Draka mudah di alihkan. Naga kecil ini sangat Nakal.
Akhirnya Azuya meminta dayang menyiapkan makanan dengan porsi yang banyak untuk dirinya padahal sebenarnya untuk 4 orang.
***
Pagi Hari..
Azuya di bangun kan oleh dayang di luar mengatakan Bahiwa ada tamu yang menunggunya.
Siapa?
Selesai mandi dan merias dirinya dia mulai melangkah keluar, tapi ketiga tukang makan itu tidak bisa bangun dan mereka masih setia tidur dalam ruangnya.
Azuya di bawa ke taman oleh para dayang dan di bawah pohon ada seorang pemuda yang berdiri disana. Memakai baju putih dengan kerah hijau, rambut kuningnya terbawa angin dan hijaunya menatap kedatangan Azuya dengan semangat berkibar.
"Pangeran Michael"
"Putri Azuya"
Sapa mereka bersamaan.
"Ada apa anda datang mencariku? "Tanya azuya dan duduk di bangku yang sudah di sediakan
"In.i aku ingin meminta tolong anda mengajari saya sihir angin, bisa? "Wajah Michael sudah memerah karna gugup.
Menatap pemuda di depannya yang gugup. Azuya menganggukan kepalanya tanda bahwa ia setuju.
"Benarkah?? "Tanya Michael dengan mata berbinar senang.
"Hm"
Michael kaget kalau azuya langsung setuju dengan permintaannya
"ya, tapi dengan satu syarat! "azuya mengajukan permintaan nya
"eh apakah itu? "
"Didaerah Utara terkenal dengan Bunga saljunya yang langka,aku ingin itu"
"ta..pi bunga itu milik istana"
"kalau begitu tidak usah datang pada ku lagi, permisi"
Azuya baru saja akan pergi tapi fi tahan oleh michael
"baik aku akan membawakan bunga itu"
"Bagus"
azuya memandang Michael dan mulai memperlihatkan sihir angin miliknya
Di atas telapak tangannya ada pusaran angin kecil yang mulai terbentuk dan berputar sangat cepat.
"ini? "bingung michael
"sihir angin yang di ciptakan tanpa mantra, kau harus bisa mendengar dan merasakan angin itu sendiri"jelas azuya
"baik"
Michael mulaai menutup matanya dan merasakan sekitarnya, disisi lain azuya hanya memperhatikannya tanpa mengarahkan pemuda itu.
Energi angin di sekitar Michael akhirnya mulai tercipta di sekelilingnya, dan mulai menjadi lebih kuat dan berbahaya
Mata aAzuya menatap pusaran itu tajam
Pemuda bodoh ini terlalu mengeluarkan mananya kuat
"michael hentikan"ucap tegas gadis itu
"eh? "michael bingun atas perintah azuya padanya
Karna pusaran kekuatan Angin pada Michael membuat angin itu menjadi amat tajam. Dan mengiris kulit dan jubah michael menyebabkan darah merembes keluar.
Melihat hal itu azuya langsung meñompat ke depan pusaran yang mengelilingi Michael dan mulai mengambil pedang miliknya dan memotong pusaran itu dan menciptakan ledakan besar
Booommmmmm
Michael terlempar ke belakang akibat ledakan itu.
"uukhhhh"tubuhnya memiliki banyak luka parah.
Azuya menarik tangan Michael dan mulai membaca mantra penyembuhan mmilikya
Cahaya kehijauan yang terang menyinari tubuh michael dan menutup luka-luka pada pemuda itu.
"Eh? "michael kaget dengan sihir azuya yang mampu menyembuhkan dirinya.
"lain kali kendalikan kekuatan mu, kau selamat karna aku ada, PAHAM"
"baik"
Tiba-tiba teriakan seorang pemuda dari belakang mereka berdua membuat suasana menjadi dingin dengan hawa membunuh
"AZUYA!!! "
azuya memutar kepalanya denga melihat pria yang memili hawa dingin yang haus akan membunuh, Pakaian hitam nya berkibar di bawa angin, matanya menatap tajam dirinya dan michael, lebih terjurus dirinya.
Ada apa??
Tanya zuya dalam hati
Xuran masih menatap tajam AZUYA dan langsung mengendong gadis itu pergi meninggalkan michael yang masih termenung melihat kejadian itu.
Dasar michaeñ jomblo😂😂😂😂
Tbc
Gimana ceritanya guys???
Mau minta pendapat kalian ini cerita di tammatin atau lanjut???
Vote &Coment 😝😍
Michael