Princess Azuya

Princess Azuya
32



5 tahun kemudian.........


Azuya dan Xuran sedang berkunjung ke istana bawah milik Xuran.


Karna kondisi Ayah dan ibunya sudah baik, Azuya akhirnya bisa izin dan menghela nafas lega untuk turun ke bawah


Xuran sebagai Raja  Iblis, sangat terkenal bukan karna ia raja tapi karna Pria itu sangat tampan


Azuya ingin sekali memasukkannya ke dalam karung dan membawa pulang pria ini kembali.


Xuran melihat bahwa Atmosfir istrinya sangat dingin, bersikap manja, Xuran memeluk pinggang Azuya Manja


"Aya ~ sayang kenapa,hm? "tanyanya


Azuya malah mencubit pinggang pria ini marah


"Aku marah! "ujarnya dan memalingkan wajahnya.


Saat Azuya serta Xuran sampai di gerbang Iblis, Azuya merasakan hawa gelap di sini, tidak seperti di istananya, hawa disini mampu membunuh manusia ehh


"Aya~ jangan marah yah "mengeluarkan Puppy eyesnya, Akhirnya Azuya takluk, ia tidak Bisa keras pada pria ini kalau sudah tampang begitu,


"Kau tau Xuran, aku khawatir dengan Draka, kita pergi tidak mengajak nya"


Xuran malah terkekeh


"Istriku tersayang~ ini semua rencanaku aku ingin bersama terus. Tanpa ada anak nakal itu" balas Xuran semangat .


"Dasar Kurang kerjaan"


Pintu gerbang di buka dan disana berdiri seorang pria dengan pakaian khas hitam, dan maju membungkuk kearah mereka berdua.


"Hormat Kami Yang Mulia Raja dan Yang Mulia Ratu"setelah mengatakan itu, para maid di belakang juga membungkuk.


Azuya merasa Aura pria disebelahnya bukan lagu hangat tapi dingin, seperti saat ia pertama kali bangun di hutan.


"Emm. "


Xuran meraih tangan Azuya masuk kedalam Kastil miliknya.


Azuya melihat bahwa di luar nya istana bewarna merah dan hitam, dan saat ia masuk, Warnanya putih cukup ceerah beda sekali di luar.


Berbalik, Zuya (thor ubah yah)ingin bertany tapi di kalah oleh pria itu


"aku tau Istriku tersayang ini tidak akan suka kalau suasana gelap, jadi ku perintahkan untuk di ubah menjadi putih agar kau nyaman"ujarnya


"Hubby yang terbaik ehhh"ujarnya.


"Sayang~"


Saatt mereka bermesraan, teriakan centil terdengar dari pintu depan, berbalik


Disana berdiri seorang wanita dengan rambut merah dan gaun merah, lipstik merah dan sepatu merah. Pecintabmerah.


Ia berlari ingin memeluk pria itu tapi ia langsung berhenti saat mihat disamping Xuran berdiri seorang wanita cantik dengan gaun biru dan rambut peraknya,


Wanita bergaun merah ini, mengepalkan tanganya marah, namanya wanita ini Kana, putri dari perdan mentri Xuran yang selalu mmenganggu Pria itu, tapi zelalu di abaikan.


"PERGI!"titah Xura. Dan marah.


Kana langsung berlari berurai air mata.


Namun ia berbalik sebentar menatap kearah Azuya dengan tajam.


Azuya yang memang Peka hanya menaikkan sebelah alisnya bingung


"Apa lagi salahku?"batinnya bingung .


Xuran yang melihat Istrinya dan Perempuan tak jelas itu bersengut kesal.


"Aya!!" panggil Xuran tajam ,walau masih memanggil Azuya dengan Nama Kesayangan .


"Em?" jawab Azuya bingung .


"Jangan Menatap Orang lain,Matamu hanya bisa melihat ku !!" ucap Xuran lalu menarik tangan Azuya ke dadanya.


Dug


Azuya mengelus keningnya sakit,Pria Pencemburu ini sangat Tidak tau tempat .


"Kau kenapa hm?" tanya Azuya mengangkat kepalanya memandangi Xuran


"Aku tidak suka jika Kau melihat Orang lain...Kau milikku..."


Cup


Xuran mencium Bibir Azuya mesra.


Tbc