
Sudah 5 bulan Azuya tinggal di dalam hutan bersama Xuran dan Foxi.
"Xuran apa tubuhmu sudah baik baik saja? "Ucap azuya
"Sudah baik, tapi bentuk tubuh ku belum kembali, menyebalkan"gerutunya
Azuya merenungkan sebentar, dan tiba tiba ia ingat di dalam ruangnya terdapat berbagai macam pil ramuan
Azuya memasuki ruangnya dan suara seorang anak kecil bergema di pendengarannya.
"Ibu, kau datang, aku rindu huaaaaaa"tangis nya pecah
"En, bagaimana kabarmu? "Tanya azuya sambil menatap telur di depannya.
"Ibu aku baik, dan sebentar lagi aku akan menetas"ucapnya bersemangat
"Wahh bagus dong, aku akan pergi nanti akan kembali lagi"ucapnya sambil mengelus permukaan telur tersebut.
Krakkkk
Pintu ruang medis terbuka dan azuya memperhatikan obat obatan dalam ruangnya, semua berupa cairan dan berkualitas tinggi.
Azuya mencoba membayangkan obat untuk kembali ke bentuk semula
Muncullah sebotol cairan berwarna ungu terang, azuya langsung mengambilnya dan keluar dari ruangnya.
"Xuran, kemarilah"panggil azuya
Bocah itu melangkahkan kaki kecilnya kearah dirinya dan langsung menatap gadis di depannya.
"Minum ini, ini akan mengembalikan bentuk mu"Ujarnya sambil memberikan sebotol cairan pada bocah di depannya
"Kau yakin? "Tanya Xuran Ragu
"En. "Yakin azuya
Xurian mengamati isi botol tersebut dan membuka tutup botol
Bau harum masuk ke dalam penciumannya dan baunya wangi
Alvian langsung meneguk isi botol sampai kandas, dan rasa panas langsung menusuk seluruh tubuhnya
'Akhhhhhhhhh!!'
Teriakan Xuran membuat azuya khawatir dan langsung mengendonya dan membarinkannya di rumput.
Azuya memanggil Magic book nya dan mencari mantra untuk menyembuhkan rasa sakit yang di alami alvian
"Dengan sihir penyembuhan, ku perintahkan kau hilangkan lah rasa sakitnya!! " ucap azuya dan pola sihir
Langsung terbentuk mengelilingi Bocah kecil yang kesakitan
"Arrrgghhhhh"teriakan Xuran semakin kuat dan perlahan lahan mulai menghilang
Xuran langsung terlelap. Azuya membawa Xuran kembali Untuk istirahat , menatap lekat wajah mungil tampan di kasur tersebut membuat azuya refleks mengelus kepalanya.
"Kau adalah orang ku sekarang aku sudah menyelamatkan nyawamu,kelak kau akan jadi suamiku, mengerti bocah"azuya berbicara sendiri
"Tuan tuan Foxi lelah "foxi datang entah dari mana
"En. "Azuya mengirim foxi ke ruangnya
Azuya merasa lelah dan terlelap di samping kasur Xuran dengan mengenggam tangan alvian.
Tubuh Xuran mulai berubah,Dari kecil menjadi lebih besar, pakaian yang pakainya menjadi ketat dan robek
Tidak ada lagi bocah tampan sekarang adalah pemuda dengan rambut putih dan otot tubuh yang hebat, alis tebal, mata merah semerah darah menatap tajam sekitarnya dan sampai kepada seseorang yang mengenggamnya tatapan mata itu lembut.
Srekkk
Srekk
Hap
"Tuan!! "Ucap kelompok bayangan di depan Xuran
"En. Kembali"ujarnya dan melepas genggaman tanganya
"Aku akan kembali, istriku"ucap Xuran lembut mengelus surai gadis yang sudah menemani dirinya di hutan ini dan dirinya sudah menetapkan hatinya pada gadis ini.
Tidak lupa mendaratkan ciuman ringan di puncuk kepala Azuya.
Bayangan Xuran dan orang berpakaian hitam menghilang dari rumah tersebut.
Dalam tidurnya,Azuya mengerutkan keningnya,merasa kurang nyaman entah dimana itu.
Xuran berbalik sebentar menatap kearah rumah pohon yang menyimpan banyak Kenangan untuknya,apalagi gadis yang ia sukai sudah ia temukan.
Foxi yang berada di sudut ,memiliki mata yang terbuka sebelah ,ia melihat bagaimana Pria yang sudah ditolong itu pergi.
Tbc