Once Again Become An Idol

Once Again Become An Idol
chapter 3



...****************...


aku terbangun pukul lima pagi saat ini "ughhh bukan kah ini terlalu pagi" sambil melihat jam di ponselku, aku menaruh nya kembali dan berusaha untuk kembali tertidur "tidak tidak, mari bangun dan lihat ada hal menarik apa hari ini. mari kita mulai dengan berolahraga" aku mengganti bajuku dengan kaos putih dan celana training agar memudahkan ku bergerak saat aku berlari.


aku joging di area taman milik perusahaanku tidak terlalu besar aku hanya berlari kecil mengelilingi taman ini, tidak terasa aku telah berolahraga selama dua jam sebaiknya aku pulang dan mandi.


...****************...


setelah pulang berolahraga aku mandi dan sarapan agar tubuh terlihat lebih segar, sekarang aku berdiri didepan cermin melihat pantulan diriku sendiri "aku akan memotong rambutku, aku sedikit butuh suasana baru".


sesuai yang aku katakan tadi disinilah aku tengah memotong rambutku di salah satu barbershop yang ada di Seoul aku kembali melihat pantulan diriku dikaca potongan two block terlihat cocok tapi aku masih merasa sedikit kurang puas hanya memotongnya aku butuh suasana yang lebih baru lagi, disitulah pemikiran itu muncul aku tersenyum dan berbicara kembali kepada penata rambut untuk meminta apa yang aku mau


...****************...


Sesuai yang kalian kira aku mewarnai rambut ku menjadi coklat tua hehe dan disinilah aku duduk bersama seunghwan dengan ekspresi terkejutnya itu, aku sedikit malu dengan cara dia melihatku seperti itu.


"apakah tidak cocok untukku?" tanya ku dengan nada sedikit canggung


"bukan, bukan begitu kau tampak lebih fresh sekarang itu terlalu cocok untuk mu dan lihattt kau sangat tampan ayden!" jawabnya dengan semangat


"ekhmm... jangan seperti itu kau membuatku malu" aku sedikit terkejut dan malu abaikan muka dan telingaku yang memerah dan segera menutup mukaku dengan telapak tanganku


"huhh? apakah kau malu, heyy telinga mu memerah ohhh wajah mu juga hahaha" katanya dengan penuh semangat dia mentertawakanku dengan suara sedikit keras orang orang juga melirik sedikit karna suara berisik nya itu, ayolah kenapa dia begitu bersemangat sekarang "berhenti menertawakan ku eunghwan!!" kemana sifat nya yang kalem dan pendiam itu.


setelah dia puas menggoda ku, aku mengajaknya ke tempat pelatihan karna sebentar lagi latihan akan dimulai. sesampainya disana kami melihat sudah banyak trainee yang telah datang, aku mengajak seunghwan untuk duduk sambil menunggu coach yang akan melatih kami.


...****************...


ditengah latihan kami sekarang ini coach meminta kami menunjukkan hasil latihan kami dengan melakukannya bersama samaan dengan dia yang memantau dari depan, saat semuanya sedang memperagakan hasil latihannya coach mulai mengomentari dan memberikan masukan masukan.


setelah melewati latihan yang begitu panjang kami diberi waktu istirahat untuk makan siang terlebih dahulu sebelum evaluasi Mingguan kami.


"astaga aku pikir latihan dance adalah latihan yang paling melelahkan, iyakan den?" keluhnya sambil menyeruput minuman yang dia pesan


"aku setuju, tapi aku menyukainya. itu menyenangkan" jawabku sambil menjawab pesan pesan diponselku


"saat aku debut nanti aku akan mengambil posisi vocalist saja dan menghindari part dance break" keluhnya kembali


"huhh? kupikir dance mu cukup bagus, jadi teruslah berlatih eunghwan dan jangan banyak mengeluh, kau pikir jika ingin debut hanya memerlukan satu skill yang diatas rata rata dan skill lainnya dibawah. kau tidak akan debut kalau berfikir seperti itu" kenapa aku malah menceramahi nya? aku juga sedikit bingung hahaha "benar juga, aku hanya kelelahan saja dan berbicara sembarangan. lupakan saja" jawabannya dengan nada sedikit sedih dan wajah yang sedikit tertekuk


"ehhh maafkan aku. aku tidak bermaksud menceramahi mu" aku menjawab nya dengan sedikit panik, sial sial mulutku ini tidak bisa direm aku hanya sedikit kelepasan karna dia bilang seperti itu, semua ini tidak hanya semata mata karna aku ingin bertingkah sok didepannya tetapi ini pengalaman debut ku dulu yang tidak terkenal karena banyak nya kekurangan dan skill yang hanya dirata rata saja itu membuat grup kami biasa biasa saja dan akhirnya kurang dilirik. bagaimana aku menjelaskannya dan membujuk nya sekarang.


"huh? kenapa kau panik, ahh kau mengira aku tersinggung ya? hahaha aku tidak kok, lagipula yang kau katakan ada benarnya.aku hanya bercanda, kau menghawatirkan ku hmm? hahaha" jawabnya dengan nada dibuat buat di akhir untuk menggoda ku


"yaaaa, kau ini membuat ku panik saja" apa apaan orang ini dia terus terusan menggoda ku apakah dia menang seperti ini dulu, atau dulu aku tidak sedekat itu dengan dia. aku sedikit tersenyum


"hahaha, hei hei kenapa kau tersenyum?"tanya nya


"huh? lagi?" tanya nya dengan muka yang penasaran dan kebingungan


"ahhh..tidak tidak, ayooo kita kembali ke ruang latihan sebentar lagi akan dimulai hehe" jawabku sedikit panik dan langsung menariknya untuk pergi dari sini "heyyy pelan pelan" katanya sambil memelankan langkah kami dengan sedikit memberontak. lagi lagi mulutku ini mengeluarkan kata yang mencurigakan.


...****************...


evaluasi Mingguan kami telah dimulai kami diarahkan untuk memperlihatkan kemampuan kami dalam segala bidang, yang mendapatkan niali bagus akan berada di papan Ranking mingguan dan mungkin berkesempatan masuk kedalam line debut grup yang akan dibuat mendatang.


semuanya bersiap siap dan semuanya karna ini kesempatan bagus mereka untuk masuk kedalam line debut.


satu persatu trainee dipanggil, dan sekarang tersisa aku dengan beberapa trainee seunghwan sedang ada didalam ruangan sekarang. tidak lama seunghwan keluar dengan ekspresi yang sedikit sedih


"heyy ada apa? semuanya berjalan lancar bukan?" tanyaku sedikit panik dengan eskpresi yang dia buat


"huhhhhf, aku melakukan kesalahan sedikit dibagian dace apa aku akan masuk kedalam ranking itu?hahhhhh" jawabnya dengan nada sedih dan kecewa dan helaan nafas frustasi nya itu.


"tenanglah eunghwan, masih ada evaluasi Mingguan selanjut selanjutnya. lagian grup debut itu belum dibuat sekarang itu masih lama" ucapku untuk menenangkannya, semoga dia tidak terlalu frustasi "Huang rayden, silahkan masuk" dan aku bejalan meninggalkan nya.


...----------------...


seunghwan pov on:


huhh? apakah dia tadi mengatakan grup debut dibentuk masih lama? saat aku ingin menanyakannya kembali apa maksud perkataannya tentang grup debut terbentuk masih lama "apa yang kau maks-", "Huang rayden, silahkan masuk" dia lebih dulu pergi setelah aku menanyakan itu kepadanya "huhhhh" banyak yang aku tidak mengerti tentang dirinya dia terlihat misterius dan kadang kadang akan bersifat lebih dewasa bukan hanya terlihat tapi dirinya benar benar terlihat dewasa sewaktu waktu, dia sangat abu abu untuk dipahami banyak pertanyaan yang belum terjawab di dalam pikiran ku. apakah jangan jangan dia? aku akan menyelidikinya terlebih dahulu.mari bersikap biasa saja saat ini.


seunghwan pov off


...----------------...


aku telah menyelesaikan lagu dan dance yang aku tunjukkan semuanya terlihat sedikit tertarik aku berterimakasih dan berjalan keluar.


"aku kembali, ahh apa yang ingin kau tanyakan tadi?" tanya ku, kalau tidak salah aku tadi mendengar dia akan menanyakan sesuatu.


"huhh? aku sudah lupa, mari kita pulang saja aku sungguh lelah sekarang" jawabnya, ahh benar dia terlihat kelelahan sekarang dan aku melupakan rasa penasaran ku akan hal yang akan ditanyakan tadi begitu saja


"ahh baiklah baiklah, ayo kita pulang saja"


kami berjalan keluar gedung itu dan berpisah dilantai asrma seunghwan dia lebih dulu keluar lift karna ruangan ku sedikit lebih tinggi dari lantai kamar asrama seunghwan berada.


...****************...


aku merebahkan tubuhku setelah mandi dan berganti pakaian, hari yang melelahkan aku benar benar kembali mengulang proses panjang yang aku lewati sewaktu dulu tapi ini menyenangkan apalagi sepertiinya aku lebih akrab dengan seunghwan dikehidupan ini, dulu kami hanya sebatas teman bekerja saja hubungan kami tidak lebih dari hubungan pekerjaan saja terlihat akrab diatas panggung dan kembali asing setelah dibawah panggung,aku juga tidak tau kenapa di kehidupan ku dulu seunghwan Tampak lebih kalem dan pendiam dari ini, apa ada yang aku lewatkan saat kami tidak bersama saat trainee? sekarang aku telah menemui dia lebih cepat dari kehidupan sebelumnya, aku pastikan tidak ada momen yang akan terlewat lagi. aku tertidur tanpa sadar setelah memikirkan hal itu


...****************...