Once Again Become An Idol

Once Again Become An Idol
chapter 12



...****************...


aku mendatangi sebuah ruangan latihan yang berada di devisi dua sekarang, aku rasa mengajak dia tidak terlalu buruk, masalah kami sekarang ada bagaimana kami kekurangan anggota dan aku menyuruh teman teman ku untuk tidak usah khawatir karena aku telah memiliki kandidat yang sangat cocok untuk menutupi kekurangan kami.


aku berjalan menuju gedung latihan devisi dua, gedung devisi dua tidak jauh dari studio tempat penulis choi berada jadi aku berfikir untuk mampir terlebih dahulu dan memberikan sebuah kabar gembira untuk nya, aku pun harus berterima kasih kepada nya.


...****************...


"pak choi" ucapku sambil menutup pintu ruangan ini, aku masuk kedalam ruangan miliknya setelah mengetuk pintu dan mendapatkan persetujuan untuk masuk darinya.


"ahh rayden, aku sempat berpikir siapa yang datang kemari menjenguk ku" ucapnya dengan membalikkan kursi nya dan menatapku.


aku merespon perkataan nya dengan senyuman sambil terus berjalan menuju dirinya.


"kemarilah" sambungnya sambil menunjuk sebuah kursi yang berada disebelah menja kerja nya yang dilengkapi dengan monitor monitor dan alat alat lainnya.


aku berjalan menuju kursi di sebelah nya dan aku menarik kursi itu dan langsung menduduki nya.


"ada apa den? tumben sekali kau mendatangi ku tanpa memberikan kabar terlebih dahulu" tanya nya kepada ku dan mulai menghentikan pekerjaannya.


"aku ingin memberitahukan sesuatu kepada mu mas choi" jawabku sambil tersenyum kearahnya, aku memanggilnya mas karena aku pikir kami sudah cukup dekat dan dia sebenarnya telah menyuruh ku untuk tidak memanggil nya pak lagi dari beberapa Minggu terakhir.


"aku mulai merencanakan debut ku dengan sistem self production dan masih dengan dibawah naungan agensi"


dia mengalihkan pandangannya ke arah ku dan tersenyum senang


"benarkah? kalau begitu aku akan berkontribusi juga dengan debut mu, dan aku tidak akan meminta pendapat mu karena ini bukan permintaan"


"terserah mu saja mas choi, meskipun aku menolak nya kau tetap akan memaksa untuk ikut"


kami berbincang sedikit sampai aku pamit untuk melanjutkan apa yang telah aku rencanakan.


......................


saat ini aku telah berada di gedung dua, gedung pelatihan para trainee.


aku masuk dan melihat beberapa orang yang tidak ku kenal di koridor gedung.


aku masuk lebih jauh kedalam gedung dan mencari seseorang yang aku kenal dulu.


aku teringat sebuah tempat yang mungkin akan dia datangi disaat seperti ini, dan benar saja aku menemukan nya dengan mulut yang penuh dan tangan yang memegang sebuah jajanan yang penyajian nya ditusuk dengan tusukan sate dan disajikan dengan kuah.


aku perlahan mendekati nya dan menarik kursi di depan nya.


"bolehkah aku duduk disini?" senyum ku kearahnya


dia memandang ku sekilas dan mengangguk, tak lama kemudian dia kembali fokus dengan makanan nya.


aku kembali memutar otak untuk mencari cara agar aku menemukan topik yang menarik bagi anak ini.


"apakah kau seorang trainee?"


dia kembali mengangguk sekilas dan lanjut dengan acara makannya


"aku huang rayden, aku juga seorang trainee"


... dia juga hanya merespon ku dengan anggukan.


Aku mencoba membuka topik kembali dan tetap di respon anggukan oleh orang yang didepan ku ini. aku sungguh ingin memaki nya sekarang:).


saat makanan yang ada didepannya telah habis dia mengangkat pandangan nya kearah ku dan menatap ku.


aku tersenyum kearah nya, saat aku mulai membuka mulutku untuk mengatakan sesuatu dia mendahului ku dan berkata.


"aku telah selesai, sampai jumpa" ucapnya dan mengambil mangkuk kertas didepan nya dengan cepat dan membuang nya di tempat sampah yang berada disamping kami persis.


saat dia melangkah untuk pergi aku berdiri dan mencegah dirinya dengan memegang pergelangan tangannya.


"tunggu dulu aku ingin berbicara dengan mu"


dia sedikit terkejut dengan itu, dia memandang ku dan memandang tangan ku yang memegangi pergelangan nya setelahnya.


aku melepaskan tangan ku dengan cepat dan tetap dengan pandangan ku yang memandangi nya.


setelah itu dia berjalan melalui ku dan duduk kembali ke kursi yang dirinya duduki tadi, setalah dia duduk dia kembali menatap ku.


dengan cepat aku kembali ke bangku ku.


kami kembali dengan saling mendiamkan :)


"kenapa kau diam saja? bukan kah ada yang ingin kau bicarakan kak rayden?" ucapnya dengan memiringkan kepalanya bingung.


"ah- benar maafkan ketidak sopan nan ku tadi, aku tidak bermaksud seperti itu, aku kemari sengaja untuk menemui mu dan ingin membicarakan sesuatu"


"tidak apa apa, apa yang ingin kau bicara kan"


"aku akan mulai dengan memperkenalkan diriku dengan lebih sopan terlebih dahulu. namaku rayden dan aku adalah seorang trainee di dev-"


ucapku terhenti karena dia memotong ku berbicara dan mengatakan,


"aku sudah tau, aku adalah salah satu followers mu di semua sosial media mu."


"a-apa?"


"benar aku memfollow akun sosmed mu karena suka dengan nyanyian mu dan cover cover mu"


"Baiklah :)" jawabku kepadanya


"kalau begitu apa yang ingin kau bicarakan? kalau tidak ada aku akan pergi dari sini" jawab nya dengan kembali akan melakukan ancang-ancang untuk meninggalkan ku kembali.


"begini aku ingin menawarkan sesuatu kepada mu"


dan aku mendapatkan atensi nya, dia mulai duduk kembali dan memberikan semua atensinya kepada ku.


"aku ingin mengajak mu masuk kedalam tim debut ku, aku telah memikirkan beberapa kandidat tapi aku memilih mu Karena mempertimbangkan kemampuan mu, apakah kau mau bergabung dengan ku?"


"baiklah aku akan bergabung" jawabnya cepat


"aku mengerti kau akan menolak ini tapi tolong per- APA? ka- kau menerima nya?" jawab ku dan agak terlambat menyadari jawabannya


"benar, ada yang aneh?" jawabnya kembali dan memiringkan kepalanya bingung.


"aku pikir kau akan menolak nya"


"kenapa diri ku menolak tawaran sebaik ini"


"kalau begitu berikan nomor telepon mu dan aku akan menjelaskan nya lebih rinci disana"


dia pun memberikan nomor nya dan kami memutuskan untuk berpisah lebih dahulu karena dia ada jadwal pelatihan yang akan dia lakukan sebentar lagi, aku pun menjelaskan semuanya setelah aku kembali ke asrama ku lewat ponsel, dan dia ku masukan kedalam grup chat kami dan disambut baik oleh yang lainnya setelah itu.


oh iya aku belum memperkenalkan dirinya, dia adalah seorang trainee yang di invite langsung oleh oleh agensi, Karena dia dulunya adalah seorang model yang aktif di sosial media.


dia bernama yoo yechan, dia berumur empat belas tahun sekarang, dia memiliki visual yang luar biasa dan memiliki teknik Vocal yang cukup baik, aku mengenal nya di kehidupan ku dahulu karena dia dulu melakukan debut solo dan tidak debut di sebuah grup.


baiklah cukup segini dulu karena aku tidak terlalu mengenal nya secara personal dahulu tapi aku sering melihat nya di program program televisi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


new main character unlocked:


Nama: yoo yechan


umur: 14 tahun


tanggal lahir: 13 Oktober


posisi: visual, lead vocalist, sub rapper


berkebangsaan: korea


...----------------...