NARENDRA

NARENDRA
8



Karna hari sudah semakin sore Rara,Bima dan Farel pun berpamitan untuk pulang.


"gua balik ren,jaga Nayya ya" pamit Bima


"siap bro" jawab Naren.


"eh btw kalian kaya suami istri" kata Rara.


"RARA" kata Nayya sambil melotot


"ampun Nayy hehe" kata Rara.


Ketika Rara,Bima,dan Farel sudah pulang Naren pun langsung fokus kepada hanphonennya.


"ren gua mau balik deh" ucap Nayya.


"kenapa?" tanya Naren.


"kenapa apa?" Nayya heran


kenapa mau pulang?" kata Naren.


"bosen gua disini sepi,hp gua juga ilang gara gara kemaren" keluh Nayya.


"yaudah kalo lu mau pulang biar gua urus dulu,lu siap siap ya" kata Naren sambil keluar


Nayya pun segera membereskan barang barangnya mau pun barang barang Naren.


"ayo udah boleh ko" kata Naren.


"mmm...ren.." kata Nayya


"apa?" jawab Naren sambil mengangkat sebelah alisnya dan itu menambah kesan tampannya.


"soal...administrasi...gmn..." kata Nayya


"udah gausah dipikirin,ayo pulang" ajak Naren.


akhirnya Nayya dan Naren pun pulang,Naren mangantar Nayya pulang.


"mampir yu ren makan dul" ajak Nayya


"boleh ayo" kata Naren


"assalamualaikum mbok..." ucap Nayya


"waalaikumsalam..aya dari mana aja" kata mbok ijah


"mmm...aya nginep dirumah Rara mbok" kata Nayya


"yaudah sekarang aya ajak temennya makan ya" kata mbok ijah


Nayya dan Naren selesai makan lalu dan mereka sekarang sedang berada diruang tamu.


"ren makasi banyak ya" ucap Nayya.


"santai aja Nayy,besok lu sekolah?" tanya Naren.


"sekolah ko" kata Nayya


"okedeh. gua pulang yaa udah malem nii takut dicariin bunda" pamit Naren


"oke see you besok monyett" kata Nayya


"ohh sekarang udah berani ngatain duluan ya" kata Naren sambil mengacak acak rambut Nayya.


Nayya mengantar Naren sampai depan gerbang.


"ren.." panggil Nayya,Naren pun menoleh.


"apa ay" jawab Naren.


"ay?" heran Nayya.


"aya hahaha" kata Naren sambil tertawa


"oke boleh dari pada cabe" ucap Nayya.


"iya iya deh" kata Naren


"mm...ren...g..gua..mau p..peluk lu boleh?" tanya Nayya.


Naren langsung memeluk Nayya tanpa aba aba. dagu naren ditempatkan dipucuk kepala Nayya. dan mereka berpelukan cukup lama.


"makasih ren" ucap Nayya.


"sama sama ay" kata Naren sambil mencium pucuk kepala Nayya. "istirahat ya" kata Naren lagi.


Nayya yang diperlakukan seperti itu masih mematung ditempatnya dan Naren sudah melesat pergi.


"tadi Naren ngapain ya..omg...omg.." kata Nayya.


"duhh..gua gaboleh baper..masa iya gua baper sama si monyet. pokonya gua besok harus biasa aja,gaboleh geer" ucap Nayya.


Nayya pun segera tidur karna besok ia harus sekolah.


GA SEMANGAT BANGET NII AKU NULISNYA HMM :(


KOMEN DONG SEMANGATIN JUJUU :(