NARENDRA

NARENDRA
7



Pisau yang dibawa Yuda sudah menempel dileher Nayya. dan tiba tiba...


BRAK....


Naren dan teman temannya datang


Naren langsung meninju Yuda tanpa henti. tak lama kemudian Yuda sudah tergeletak.


"NARENDRA" ucap Nayya langsung memeluk Naren. "gua takut ren. gua takut sama Yuda" ucapnya.


tiba tiba Naren melepas pelukan Nayya dan dia menghampiri Yuda. Naren langsung menghajar Yuda habis habisan. lagi. karna tadi Yuda sudah ingin bangkit.


Yuda sudah pingsang,dan Naren langsung memeluk Nayya. tangis Nayya pecah. takut menguasai dirinya.


Nayya melihat tatapan Naren yang begitu dingin dan tajam seolah olah ingin membunuh siapa saja.


Naren dan Nayya berpelukan cukup lama. sampai akhirnya Nayya pingsang tak sadar kan diri.


"Nayy bagun Nayy. gua mau bawa Nayya kerumah sakit,kalian urus bangke ni orang ya" ucap Naren.


"siap bos" jawab Bima.


Nayya harus dirawat inap karna dehidrasi yang cukup tinggi.


"ren kalo lu mau pulang,pulang aja" ucap Nayya.


"oh jadi lu ngusir gua" jawab Naren.


"ga gitu.. mending lu pulang dulu,ganti baju biar lu fresh" kata Nayya sambil menghampiri Naren yang duduk di sofa rumah sakit.


"ga deh be besok aja,nanti lu sendiri disini" ucap Naren masih fokus dengan handphonennya.


"gua gapapa serius deh" kata Nayya meyakinkan Naren


"gua telfon bunda gua aja suruh bawain baju ganti sama baju sekolah gua. bentar ya" ucap Naren meninggalkan Nayya.


Nayya hanya memandang Naren bingung,kenapa Naren sebaik itu?kenapa Naren begitu perhatian padanya?. ahh mungkin itu karna kasihan :) . fikir Nayya.


Sekitar 30 menit Nayya menunggu Naren,akhirnya cowok itu datang membawa tas yang berisi baju baju.


"mau mandi gua nay" ucap Naren.


"ya terus" kata Nayya


"siapa tau lu mau ikut" ucap Naren sambil tertawa.


"gila" jawab Nayya. "udah buruan mandi"kata Nayya.


Naren selesai mandi dan dia hanya menggunakan celana levis selutut dan kaos berwarna hitam. itu menambah kesan mempesona.


"ren besok lu sekolah?" tanya Nayya.


"iya.. kenapa? lu takut disini sendiri?" Naren balik bertanya.


"ga.. gua berani sumpah,gua cuma nanya aja" kata Nayya.


"tenang gua bsk sekolah cuma setengah hari. udah lu istirahat yaa.." ucap Naren sambil menyelimuti Nayya. karna lelah Naren pun ikut tertidur.


KEESOKKAN HARINYA..


"Narendra,bangun sekolah" kata Nayya


"iyaiya bawel" jawab Naren sambil mengambil handuk dan bergegas mandi.


"ati ati ren,jangan lupa sarapan" kata Nayya.


"iya bawel" jawan Naren.


sepeninggalan Nayy hanya menonton kartun dan sesekali tertawa. "gua ga boleh baper pokoknya. ayo Nayy lu pasti bisa" kata Nayya.


Sementara disekolah berita Nayya dan Yuda sudah tersebar bahkan Yuda terancam dikeluarkan dari sekolah,mendengar itu Naren pun tak acuh.


"gimana Nayya ren?" tanya Rara.


"dia dehidrasi jadi harus rawat inap" ucap Naren.


"gua mau jenguk nayya nanti pulang sekolah boleh?" tanya Rara.


"boleh" ucap Naren.


"woy ren kenapa kemaren lu ga matiin aja tu si Yuda" kata Bima.


"bisa aja sii,cuma gua kasian liat Nayya udah pucet" kata Naren


"wah keknya Nayya lu lindungin bgt" kata Farel


"iya soalnya dia satwa langka" jawab Naren asal.


mendengar itu Bima dan Farel pun tertawa.


"lu kenapa ga kabarin mamah or papahnya Nayya ren" tanya Bima.


"kata tu bocah gausah,dia gamau bikin orang tuanya cemas" jawab Naren.


"ohh yaudah tar balik sekolah gua mau jenguk dia deh" kata Bima.


"gua ikut" sambung Farel


"Rara juga mau jenguk dia" tambah Naren.


                                                ~~~


Bel pulang sekolah pun berbunyi. Naren,Bima,Farel,dan Rara pun segera bergegas kerumah sakit.


"eh Nayya kamar nomor berapa" tanya Rara ketika mereka sampai


"bawel lu" ucap Bima.


Mereka sampai di kamar Nayya


"Nayya omg Nayya gua kangen lu" kata Rara sambil memeluk Nayya.


"ah iya Raa gua juga kangen lu,kangen banget" kata Nayya.


"udah makan Ra?" tanya Naren


"udah ren.. kalian udah makan?" tanya balik Nayya.


"blm sii... gampang kita mah" kata Rara.


"Nay lu tau ga,disekolah berita lu udah kesebar sampe sampe nih si Yuda kabarnya dikeluarin dari sekolah" kata Bima dengan heboh.


"oh.. baguslah" kata Nayya


                                               ~~~