NARENDRA

NARENDRA
5



Nayya pun masuk kerumah dan rumahnya sepi hanya ada mbo ijah yang sedang menonton tv.


"assalamualaikum mbo" ucap Nayya


"waalaikumsalam... aya uda makan?" ucap mbo ijah.


"udah tadi sama temen aya" kaya Nayya.


"yaudah sekarang aya istirahat ya... besokkan sekolah" kata mbo ijah.


"mbo ijah udah makan?" tanya Nayya


"udah" jawab mbo ijah.


"yaudah aku keatas ya" ucap Nayya sambil menaiki tangga.


ketika sampi dikamar Nayya pun mandi dan menyiapkan pelajaran untuk besok sambl melihat ada pr atau tidak. karna tidak ada pr nayya pun mengambil handphone nya.


"halo ma.. mama dimana?maaf ya maa tadi Nayya bener bener emosi" kata Nayya.


"iya sayang gpp..mama sekarang dirumah tante Dewi besok mama mau pindah ke apartemen nanti kami main yaa ke apart mama" ucap mama Nayya.


"siap ma nanti Nayya nginep juga kalo libur sekolahnya" kata Nayya.


"Nayya baik baik ya dirumah jangan naka,jangan bikin mbo ijah kesel sama satu lagi belajarnya yang rajin ya nak bikin bangga mamah sama papah mu" kata mamah Nayya.


"iya mah pasti,udah dulu ya mah nayya ngantuk ni" kata Nayya.


"good night sayang" kata mamah Nayya.


"too mamah" ucap Nayya sambil mematikan sambungan telfon.


"telfon papah ah" ucap Nayya.


"ada apa sayang" kata ayah Nayya


"gapapa pah,Nayya cuma mau minta maaf soalnya Nayya tadi emosi bgt" ucap Nayya.


"gapapa sayang papah maklum ko" kata papah Nayya


"oiya pah,papah tinggal dimana?" tanya Nayya.


"untuk malam ini papah tidur dikantor dulu,besok papah mau cari kontrakan" ucap papah Nayya


"oh yaudah deh pah nayya mau tidur,selamat tidur papah" ucap Nayya.


"selamat tidur juga Nayya" kata papah Nayya.


                                             ~~~


KEESOKKAN HARINYA.


Nayya berjalan dikoridor sambil bersenandung kecil,sesekali ia tersenyum dan melambai pada yang menyapanya.


"assalamualaikum temen temen" ucap Nayya ketika masuk kelas.


"waalaikumsalam... girang amat lu kayanya" ucap Deni temen satu kelas Nayya.


Nayya hanya tersenyum.


"kenapa sih lu nayy,senyam senyum gajelas. takut gua" kata Rara


"gua gapapa Rara" ucap Nayya. Rara pun tak acuh dan langsung memasang airpods nya.


"cabe" ucap Naren yang baru datang.


"monyet" kata Nayya sambil melambaikan tangan ke Naren.


"bodo" kata Nayya sambil tersenyum.


"Nayy lu kesambet ya?" tanya Bima


"ga,cuma gua lagi seneng aja" kata Nayya


"oh" kata Naren didepan muka Nayya.


"bau ****" kata Nayya sambil mengejar Naren.


hingga terjadilah aksi kejar kejaran itu. walaupun ditonton orang banyak Nayya terus mengejar Naren. Naren pun berlari kearah rooftop sekolah.


"kenapa ke rooftop sih?" tanya Nayya.


"sini aja kita bolos" kata Naren enteng


"heh gamau gua mau masuk kelas" kata Nayya sambil berusaha membuka pintu rooftop dan ternyata terkunci.


"ren ini kita kekunci gimana?" tanya Nayya panik


"itu pintu gabisa dibuka dari luar" kata Naren sambil menyalakan rokok.


"terus kita gimana?gabisa masuk lagi dong" tanya Nayya panik.


"tar gua telfon Bima atau yang lainnya" kata Naren sambil menghembuskan asap rokok.


"eh ko lu ngerokok ren. tar kalo seragam lu bau rokok gimana?lu bisa ketauan" kata Nayya sambil menghampiri Naren.


"gapapa udah sering" jawab Naren


"Dasar Narendara" kata Nayya


"dasar cabe" ucap Naren.


                                               ~~~


Bel istirahat pun berbunyi


"Naren bangun ini udah istirahat ayo kekanti" kata Nayya sambil membangunkan Naren.


"iya cabe ayo" kata Naren sambil membenarkan rambutnya.


Nayya yang melihat itu hanya bengong dan tak berkedip.


"ayo katanya laper cabe" kata Naren sambil mencolek dagu Nayya.


"ish kebiasaan suka colak colek" kata Nayya


Naren pun membuka pintunya.


"ih tadi katanya gabisa" kata Nayya


"bisa,tapi cuma agak keras aja" kata Naren.


"yang terakhir sampe dikanti traktir bakso" kata Nayya sambil berlari meninggalkan Naren dan Naren pun langsung berlari mengejar Nayya.


Buka Nayya dan Naren kalau tidak menjadi pusat perhatian disekolah dengan aksi kejar kejarannya.


Naren berhasil mengejar Nayya dan dia langsung menggendong Nayya seperti karung beras.


BRUK.......


                                                 ~~~


COMMENT DAN VOTE KALO MASIH MAU LANJUT