NARENDRA

NARENDRA
1



"WOY NAREN MONYET.. BALIKIN BUKU GUAAAA" kata Nayya sambil berusaha mengejar Naren yang mengambil bukunya secara paksa.


" gua liat pr doang be plis lah" kata Naren memohon.


" terserah." ujar Nayya sambil meninggalkan Naren.


Itulah Naren dan Nayya,bukan mereka kalau tidak bertengkar dan cekcok setiap harinya dikelas. Naren memanggil Nayya dengan sebutan "cabe" yang awalnya Nayya selalu marah jika Naren memanggilnya dengan nama itu tapi lama kelamaan dia tidak mempermasalahkannya,entah karena apa.


karna seringnya mereka ribut bahkan sampai ada beberapa murid kelas lain yang datang kekelas Naren hanya untuk melihat Naren dan Nayya bertengkar.


Naren. cowo alis tebal,hidung mancung,perawakan tinggi,dan berbadan putih. hampir nyaris sempurna bukan?. Naren yang memiliki sejuta pesona tentu sudah memiliki berpuluh-puluh mantan alias playboy akut.


Nayya. cewe berbadan pendek dengan tinggi 150. rambut sebahu,dan berkulit kuning langsat tidak seputih Naren. dengan ke imutannya itu ia sering mencuri perhatian warga sekolah. oiya Nayya juga memiliki suara yang mengelegar. jadi jangan buat nayya teriak.


                                               ~~~


"Naren,Nayya bisa ga sih kalian ga ribut sehari aja.. gua bosen liatnyaa" ujar Rara teman sebangku Nayya.


"gua juga pengennya gitu Ra,tapi tu si monyet bikin gua marah mulu." kata Nayya.


"Nay,kata orang kalo keseringan berantem tar lama lama malah suka loh" kata Rara sedikit berbisik.


"idih amit amit" kata Nayya.


Naren yang baru datang langsung menaruh tas nya dan menghampiri Nayya.


"halo cabe kecil. hari ini gua ganteng kan?" kata Naren sambil mecoleh dagu Nayya.


" heh lu colek colek gua emng gua apaan" omel Nayya


"cabe" jawab Naren enteng.


mendengar itu,Nayya pun langsung mengeplak tangan Naren dengan buku yang dia bawa.


"sakit **** be" ujar Naren sambil mengusap lengannya yang di geplak Nayya.


"******." kata Nayya sambil meninggalkan Naren.


Setelah merasa puas menganggu Nayya Naren pun keluar dan menuju koridor.


"amit amit ih bocah berisik banget gitu" ujar Naren sambil memperhatikan tingkah Nayya yang pecicilan.


"noh liat,bocah tingkahnya kaya kesetanan"


ucap Naren sambil menunjuk Nayya,teman teman Naren pun memperhatikan Nayya yang sedang bertingkah layaknya seorang anak kecil.


Nayya yang merasa diperhatikan pun langsung menoleh ke arah Naren dan mengacungkan jari tengahnya.


"hahahahahhahahaha" Naren dan teman temannya menertawakan tingkah Nayya itu.


Naren pun langsung masuk ke dalam kelasnya dan menghampiri Nayya.


"woy cabe". Nayya pun menoleh ke arah Naren.


"gajadi". ujar Naren.


"gila" kata Nayya.


     


                                         ~~~


SKIP PULANG SEKOLAH.


Nayya langsung bergegas pulang menuju rumahnya.


rumah Nayya sepi. hanya ada dia dan mbok ijah, asisten rumah tangganya. sedangkan mamah dan papah Nayya sibuk bekerja. sekalinya mereka pulang, mereka selalu bertengkar karna saling tuduh selingkuh. aneh bukan?.


makannya itu Nayya lebih baik dirumah tanpa mamah dan papahnya,tenang dan damai. dari pada ada mamah dan papahnya,selalu ribut dan gaduh.




SEE U.