NARENDRA

NARENDRA
2



"halo Rara sayang". sapa Nayya yang baru datang


"halo cabe sayang". ucap Naren membalas ucapan Nayya.


"cih". kata Nayya.


"mulai deh kalian berdua. plis deh gausah bikin gua pusing. sehari aja gausah ribut bisa?" racau Rara.


"gabisa". jawab Naren dan Nayya bareng.


Nayya langsung menoleh kearah Naren dan Naren malah tersenyum jahil.


"dasar cowo gila" ucap Nayya.


"sayang juga" jawab Naren.


mendengar itu Bima pun langsung tertawa.


Tak lama setelah itu,bu Ayu selaku guru Bahasa Indonesia pun masuk kekelas.


"Bu saya izin ke toilet ya" ujar Bima.


"yaudah jangann lama lama" ujar bu Ayu.


"ayo ren" Bima mengajak Naren


"skuy".


"kenapa berdua kan sendiri juga bisa" ujar Bu Ayu


.


"saya takut bu kalo sendiri" elak Bima.


"yasudah".


"pasti mau bolos deh" ujar Rara


"ga peduli" kata Nayya.


     


                                          ~~~


SKIP ISTIRAHAT.


"ayo kantin Ra gua laper ni" ajak Nayya


saat melewati lapangan basket Nayya dan Rara melihat Naren dan Yuda sedang bertengkar.


murid murid disana memang sudah tau kalau Naren dan Yuda itu musuh bebuyutan didalam sekolah maupun diluar sekolah.


"nonton orang ribut dulu yu Nay" kata Rara sambil menarin tangan Nayya.


"ayo keknya seru liat monyet ribut" ucap Nayya semangat.


Melihat Nayya dan Rara,Bima pun langsung menghampiri kedua gadis itu.


"Nay pisahin Naren sama Yuda plis" mohon Bima.


"lah kenapa ga lu aja" tanya Nayya


"tadi gua udah coba tapi gua malah kena tonjok ni" ucap Bima sambil menunjuk pipinya yang lebam.


"harus bgt gua ya?" tanya Nayya lagi


"iya,soalnya gaada yang berani kalo Naren lagi semarah itu" jelas Bima.


"oke gua pisahin tapi lu jangan libatin gua ya" ucap Nayya.


"iya pendek" kata Bima.


Nayya pun berlari ke tengah lapangan dan menerobos kerumuan para siswa siswi yang sedang menonton Naren dan Yuda.


"NARENDRA PUTRA GALANG UTAMA.. STOP ATAU GUA GA MAU NGOMONG SAMA LU LAGI" ucap Nayya dengan teriak agar didengar Naren.


mendengar itu Naren yang ingin menonjok Yuda pun berhenti dan melihat kearah Nayya dengan tatapan membunuh tapi tiba tiba tatapannya berubah jadi teduh ketika matanya bertemu dengan mata Nayya.


"eh bu cabe,iyaiya ini berenti" kata Naren sambil mengelap keringatnya di dahi.


Nayya melotot kearah Naren dan Naren malah tertawa.


"eh kalian dari pada ngeliatin gua,mending bawa tu makhluk ke uks sebelum jadi bangke disini" ujar Naren.


"omongannya bisa dijagaga sih" kata Nayya sambil mencubit lengan Naren.


"aw sakit be sakit.." rintih Naren,namun Nayya tidak peduli dan terus mencubit lengan Naren.


"ayo ke uks gua obatin luka lu sebelum infeksi" ajak Nayya pada Naren.


"ayo sayang" kata Naren mengekor dibelakang Nayya.


                                              ~~~