My True Love Is My Underclassmate

My True Love Is My Underclassmate
Chapter 7



“Vechia , masih lama nunggunya? Pulang bareng aku saja yuk!!! Daripada nungguinnya lama.”, tawar Albert lagi. Karena merasa sudah tak ada pilihan Vechia pun ikut dengan Albert. Ada sedikit rasa senang yang menggerayangi hatinya. Dibonceng pria yang sudah menjadi dambaannya selama ini dan diapun lupa dengan Azhiel yang mengacuhkannya. Duduk di belakang Albert dan melihat punggung bidangnya membuat senyuman di bibirnya. “Albert , Albert seandainya kau tahu kalau aku menyukaimu. Tapi kau tak mungkin meyukai gadis seperti ku.”, batin Vechia. “Chia, kalau boleh tahu pria yang kamu panggil di parkiran tadi siapa sih?”, tanya Albert. “Oh itu, bukan siapa-siapa kok. Dia Cuma adik kelas yang sering aku ajari saja. Dia itu temannya Farell, adiknya Alice .” , jawab Vechia agak kesal. “Tapi sebaiknya kita jangan bicarakan dia dulu.”, “Loh kenapa?”, Albert heran. “Karena dia itu aneh, dia bisa mendengar orang-orang yang membicarakannya.”, gurau Vechia dan Albert pun tak menanyakan apa-apa lagi soal Azhiel.


Besoknya di sekolah, Vechia sedang duduk dengan Albert yang asyik menanyakan hal-hal tentang Vechia. Vechiapun tak menyangkal kalau dia merasa sangat senang karena bisa dekat dengan Albert. “Chia, kalau kamu suka pria yang bagaimana sih?”, tanya Albert ragu. “Ummm... yang gimana ya? Kalau aku suka pria yang bisa membuatku senang dan nyaman terus saat pertama melihatnya membuat aku merasakan hal yang belum pernah aku rasakan.”, jawab Vechia. “Tapi kenapa kamu nanya hal kayak gitu?”, tanya Vechia balik. Albert menggeleng, “Enggak, cuma pengen tahu aja.”, Albert pun pergi karena salah tingkah dan membuat Vechia tersipu. Vechia merasa kalau Albert juga menyukainya namun setiap kali dia berpikir seperti itu dia semakin ragu kalau Albert akan bersamanya. Apalagi Dinda juga menyukai Albert dan dia lebih berani menyatakan perasaannya. Dan benar saja selama Albert dan Vechia ngobrol berdua Dinda melihatnya dengan geram menahan cemburu. “Vechia! Awas kau ya!”, gerutu Dinda. Tumben seharian ini Vechia tidak bersama Alice, ini karena Albert selalu saja mengajaknya bicara dan membuatnya tak punya waktu bersama Alice. Begitu juga ketika Alice ingin agar Vechia mengantarnya ke kelas Farell , Albert meminta Vechia untuk mengajarinya dan terpaksa Alice harus mengalah. Karena diam-diam Alice sudah tahu perasaan Vechia pada Albert. Sialnya ketika Azhiel tidak melihat Alice bersama Vechia, dia merasa sangat kesal. Hari itu kebetulan sekolah sedang bebas dan semua murid punya kesempatan untuk bermain sepuas mereka. Azhiel memanfaatkan kesempatan ini untuk minta maaf pada Vechia karena dia sudah merasa sangat rindu ingin melihat senyum Hana dan ocehan-ocehannya saat mengajar Azhiel.


*****