
~"Baiklah ini sudah cukup, aku tidak tahan lagi menahan rasa lelah ini" Rangga yang sudah tidak kuat menahan rasa lelah ini langsung tertidur begitu saja di atas kasur.~
...****************...
Rangga pun membuka matanya perlahan dan bangun dari tempat tidurnya. Ia mencoba mengingat kembali apa yang ia lakukan kemarin.
"Ternyata aku tertidur hingga pagi hari" gumam Rangga. Saat Rangga berdiri dari tempat tidur, Rangga mendengar notifikasi di kepalanya.
"Apa aku mendapatkan misi lagi Peter?" tanya Rangga.
[Iya tuan]
[Misi harian
Push up 20×
Back up 20×
Lari 1km
Batas waktu : 1 hari
Hadiah : uang tunai Rp 2.000.000 dan poin utama 5.000
Hukuman : sengatan listrik selama 10 menit]
"Baiklah aku akan menjalankan misinya pagi ini juga" Rangga yang dengan semangat dan mengganti pakaiannya dan menjalanka misinya.
Rangga menjalankan misinya di taman dekat dengan kost'annya. Ia merasa dilihat banyak orang disana dan tidak banyak juga membicarakannya tetapi Rangga merasa tidak peduli karena ia sering merasakan suasana ini.
Saat ia sudah sampai di taman, hal pertama ia lakukan adalah push up lalu dilanjutkan dengan back up dan terakhir lari 1km. Setelah selesai menjalankan misinya, Rangga sangat kelelahan sekali karena ia merasa sangat berat menjalankannya.
[Misi harian
Push up 20× (Selesaj)
Back up 20× (Selesaj)
Lari 1km (Selesai)
Batas waktu : 1 hari
Hadiah : uang tunai Rp 2.000.000 dan poin utama 5.000
Hukuman : sengatan listrik selama 10 menit]
[Selamat tuan telah menjalankan misinya, dah hadiahnya sudah ditransfer ke rekening tuan dan poin utama tuan]
Rangga yang mendengar itu cukup senang lalu ia ingin melihat poin utamanya sekarang.
"Buka status" ucap Rangga.
...STATUS...
Nama : Rangga Rasendria
Umur : 17 tahun
Kepintaran : level 2
Kekuatan : level 2
Kelincahan : level 2
Karisma : level 2
Lucky : level 2
Poin stat : 10.000
Poin utama : 12.000
Keahlian :
1.) Hacker tingkat master (level max)
1.) Laptop tercanggih dengan RAM unlimited dan internet unlimited
2.) Pemilik perusahaan NS Group dan pemegang saham NS Group 100%
3.) Apartemen mewah di Jakarta
(Level akan naik jika tuan melaksanakan misi yang diberikan dengan baik)
"Sekarang aku harus segera pulang dan mandi lalu berangkat ke sekolah" pikir Rangga dan pergi meninggalkan taman.
Rangga merasa sangat berkeringat karena misalnya tadi dan saat sudah sampai ia ingin sekali membersihkan dirinya yang berkeringat. Saat Rangga hendak segera mandi, ia melihat wajahnya yang sangat berbeda di depan cermin yang ada di depan.
"Apa ini aku? Kenapa wajahku sangat tampan seperti ini?" pikir Rangga dan terkejut saat melihat wajahnya sendiri.
[Iya tuan. Ini disebabkan tuan naik level kemarin makanya wajah, bentuk dan aura tuan berbeda sekali dengan kemarin]
"Benarkah Peter? Tetapi kenapa rambutku sekarang menjadi warna putih semua? Seharusnya cuma beberapa bagian saja" tanya Rangga ke Peter.
[Iya dan itu juga karena kenaikan level tuan. Bukannya rambut putih itu membuat diri tuan makin tampan?].
"Aku tahu tetapi aku tidak mau berpenampilan mencolok seperti ini. Apa aku harus mengecat rambutku seperti dulu?" pikir Rangga.
[Sepertinya mustahil tuan. Mau berapa kali tuan menyemir rambut tuan tidak akan bisa menutupi warna asli rambut tuan].
Rangga yang mendengar itu sangat kecewa sekali dan setelah itu ia dengan segera membersihkan dirinya supaya tidak terlambat sekolah.
Saat Rangga sudah selesai mandi dan memakai seragam sekolah, tiba tiba seseorang mengetuk pintu kost'annya.
Rangga langsung membuka pintunya dan ternyata Bu Ina yang membawakan sarapan untuknya. Bu Ina cukup terkejut dengan penampilan Rangga sekarang.
"Ternyata den Rangga ganteng juga ya" puji Bu Ina.
"Hahaha makasih Bu Ina bisa saja" jawab Rangga.
'Yaudah ini Bu Ina antar sarapan buat kamu, yanh rajin belajarnya di sekolah" dan mengasih sarapan ke Rangga.
"Makasih banyak Bu Ina" lalu Bu Ina pun meninggalkan Rangga dan Rangga memakan sarapannya dari Bu Ina.
Setelah sarapan ia segera berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki. Saat Rangga sudah sampai di gerbang sekolah, semua orang melihat Rangga dengan kagum bahkan ada yang tergila gila dengan penampilan Rangga.
"Kyaaa tampan sekali dia"
"Apa dia murid baru?!"
"Wahh ingin sekali punya pacar tampan kayak itu".
Banyak sekali yang kagum dengan penampilan Rangga tetapi itu sangat membuatnya malu sekarang. Ia segera menyusuri kelasnya dan tentu saja semua orang membicarakannya. Saat ia sudah berada di depan kelas, Rangga segera mendatangi tempat duduknya dan duduk dengan tenang.
Semua orang melihatnya sangat terkejut apakah orang tersebut adalah Rangga yang selalu dihina di mata mereka. Lalu salah satu murid perempuan bertanya sesuatu ke Rangga.
"A.. Anu apakah kamu ini Rangga?" tanya murid perempuan itu.
"Iya. Memangnya kalian tidak menyadarinya kah?" tanya Rangga dengan sopan.
Orang yang mendengar perkataan Rangga pun sangat terkejut dengan perubahan Rangga. Yang dulu Rangga sangat kelihatan kurang diperhatikan sekarang ia berubah menjadi laki laki yang tampan.
Rangga mengetahui dengan perasaan orang yang mendengarkannya tadi karena ia juga merasa terkejut dengan perubahannya.
Setelah itu tidak lama bel masuk sekolah berbunyi, semua orang langsung berlarian ke tempat duduknya masing masing dan ada yang menuju kelasnya masing masing.
.
.
.
.
.
Yoo maaf kemaren status Rangga terakhir aku melupakan jumlah properti milik Rangga //ditabok Peter//. Pokoknya makasih yang telah baca karya gw dan jangan lupa mampir ke novel pertama gw ok see you next time 👋🏻👋🏻