MY SYSTEM

MY SYSTEM
Chapter 2 - Mendapatkan sistem



~"Mulai dari ini aku akan melakukan apapun untuk hidupku hari ini" batin Rangga yang penuh tekad.~


.


.


.


.


.


Sekarang Rangga sedang mencari tempat tinggal untuknya. Saat ia sedang mencarinya, ia menemukan kost yang nyaman menurutnya dan langsung mendatangi tempat yang punya.


"Assalamualaikum permisi".


Lalu keluar lah wanita yang berumur 45 tahunan untuk menemui Rangga.


"Waalaikumsalam, iya dek ada apa ya?" tanya wanita tersebut.


"Ah saya Rangga bu. Saya ingin menyewa kost'an ibu. Kira kira berapa ya bu selama sebulan?" tanya Rangga.


"Murah aja kok den Rangga, sebulan cuma 800 ribu dan itu dah sama air dan listrik den" jawab ibu kost.


"Kalau begitu saya mau bu dan ini bayarannya selama 3 bulan" dan menyerahkan uang ke ibu kost.


"Alhamdulillah baiklah den bentar ya ibu ambil dulu kunci kamarnya. Oh ya panggil saya ibu Ina ya den" jawab ibu kost.


"Baik bu Ina" sambil tersenyum ke ibu kost.


Setelah itu Bu Ina pun mengambil kunci kost'an untuk Rangga dan tidak lupa juga mengantar Rangga kesana. Rangga terasa senang dengan keramahan Bu Ina dan kondisi kost'an nya juga sangat baik untuk di tempati.


"Oh iya den, raden dah kerja?" tanya Bu Ina.


"Belum bu, saya masih sekolah dan sekarang saya sudah dikeluarkan dari tempat panti asuhan saya" jawab Rangga dengan agak sedih.


Bu Ina yang melihat Rangga sedih pun langsung menghibur Rangga.


"Jangan sedih den Rangga, ibu akan bantuin kamu kok jadi jangan sedih lagi ya" hibur Bu Ina.


Rangga yang mendengar hiburan dari Bu Ina pun tersenyum kembali. Ia berterima kasih telah menghiburnya.


"Makasih Bu Ina" jawab Rangga.


"Yaudah sekarang raden beristirahat dulu ya. Oh ya kalau raden mau makan tinggal ke tempat ibu ya. Ibu akan menerimamu kok".


"Gak usah bu nanti Rangga malah ngerepotin Ibu" Rangga yang tidak enak hati mendengar bantuan dari Bu Ina.


"Enggak kok gak ngerepotin ibu. Malah ibu senang kok yaudah ya ibu pulang dulu" dan meninggalkan Rangga disana.


"Terima kasih bu Ina" teriak Rangga dari jauh dan segera masuk ke tempat kost'an miliknya.


Rangga langsung membaringkan badannya yang ada disana dan langsung tidur karena banyak kejadian hari ini yang sangat melelahkan.


...****************...


Di pagi hari Rangga bangun dari tidurnya dengan wajah yang ceria. Ia berdoa semoga hari ini akan baik untuknya. Setelah berdoa ia segera mandi dan tidak lupa wudhu lalu melakukan salat subuh di kost'annya.


Setelah salat ia mendengar ketukan dari luar dan ternyata Bu Ina yang memberi makanan untuk sarapan buat Rangga. Rangga berterima kasih ke Bu Ina dan memakan pemberian Bu Ina dan setelah selesai ia langsung berangkat ke sekolahannya.


Saat Rangga sampai di sekolah, ia merasakan firasat buruk untuknya tetapi ia akan menghadapi firasat buruk tersebut.


"Aku merasa gak enak sekali hari ini. Tapi aku yakin kalau Allah akan melindungi hambanya dari bahaya" batin Rangga dan melangkah masuk ke sekolahannya.


Belum jauh Rangga dari gerbang sekolah, tiba tiba terdengar teriakan yang biasa ia dengar setiap hari di sekolah.


"Oii anak miskin! Masih berani lu tunjukin muka lu di sekolah ini hah!" teriak tersebut berasal dari Rey.


Rangga yang melihat sumber teriakan tersebut hanya terdiam lalu ia melanjutkan jalannya ke kelas.


Rey yang kesal melihat kelakuan Rangga pun langsung menyuruh anak buahnya untuk menangkap Rangga. Anak buah Rey yang mendengar perintah tuannya pun langsung menangkap Rey dan membawa Rey ke gudang sekolah.


Saat sampai di gudang sekolah, Rey pun langsung menghajar habis habisan ke Rangga beserta anak buahnya hingga terluka parah.


"Ini lah perbuatan lu yang acuhin gw! Lain kali jangan begini lagi! Lu ini cuma miskin dan anak yang dibuang oleh orang tuanya" teriak Rey yang keras dan setelah itu langsung meludahi Rangga dan meninggalkan Rangga begitu saja.


"Kenapa? Kenapa hidupku begini? Padahal aku tidak pernah berbuat salah sama sekali" batin Rangga diambang kesadarannya.


Saat Rangga lagi diambang kesadarannya hilang, tiba tiba terdengar suara notifikasi di kepalanya.


[Ding...]


[Mulai menyesuaikan tubuh host dengan sistem...]


[Ding... 10%... 25%... 50%... 75%... 100%...]


[Ding... Selesai]


[Selamat host terpilih sebagai orang beruntung yang mendapatkan sistem kekayaan...]


Rangga yang mendengar suara pun terkejut sekali tetapi karena kesadarannya menghilang setelah mendengar suara tersebut.


.


.


.


.


.


Yoo makasih yang sudah nungguin gw update makasih yg sudah baca karya gw, ok see you next time 👋🏻👋🏻