
"kamu lapar?..."tanya bian singkat tp terkesan lembut....dengan manjanya kahiyang hanya mengangguk sambil memainkan dasi yg dipakai bian...
"ayo kita makan"ajak bian manis...
"ingat bian jam 1 kita ada meeting dgn pt prakasa"ucap alfin jengah karena melihat interaksi antara bian dgn kahiyang.
"kamu menuduh saya tidak pernah meluangkan waktu untuk istri sendiri,tp ucapan kamu barusan secara tidak langsung melarang saya untuk pergi dengan istri saya "ucap bian panjang lebar dan tegas,terkesan ada amarah di tiap ucapan yg dilontarkan bian.
"ga apa apa suami.....makan dsini aja...tisa uda pesan makanan td di jln"ucap kahiyang sambil mengusap dada bian,aksinya terkesan meredam amarah sang suami.
"ya om...bentar lg nyampe"ucap tisa menimpali.
"halo om welly halo om juno salam kenal,maaf om waktu itu saya belum sempat menyapa om...maklum jadwal kuliah padat,waktu saya dengan om suami juga sedikit"ucap kahiyang
"halo gadis manis,akhirnya kita bisa bertegur sapa"ucap om juno.
"oh ya,besok adalah hr peringatan kematian kakek bram wijaksono,kalian jgn lupa datang kerumah besar ya....kamu juga ya gadis manis karena bian hanya datang disaat upacaranya,tp tidak pernah bermalam atau hanya sekedar bersua"ucap om welly.
"baik om,nanti kahiyang bujuk om suami dlu ya"ucap kahiyang sambil menautkan tangan kanannya dengan tangan kiri bian.
"ya sudah kalo begitu,kita pamit dlu ya"ucap om welly .mereka bertiga pun keluar dr ruangan bian.setelah situasi aman,kahiyang pun beranjak dr pangkuan bian,dan melakukan tost tangan dengan tisa...
"gimana udah all out blm?"tanya kahiyang pada tisa.
"kurang cyn...lu kenapa ga cium bibir om gue aja,terus om bian uda tisa ajarin tata cara beromantis ria depan umum ih...malah menunjukan muka es nya"ucap tisa kesal.
"aje gila gue nyosor om lu....kagak ada ah...ini udah maksimal gue bermanja manja,gue malu setengah mati waktu cium pipi om lu,berasa PL di tpt keraoke tau ga,bener ga ma"ucap kahiyang sewot.
"iya sayang,kamu sudah bagus....coba kaka kondisikan tuh muka,jgn datar datar banget,disini kan ceritanya kaka yg jatuh cinta sama kahiyang"ucap rachel.
"udah ah mah kita makan yuk diruangan mama,uda datang tuh sushi nya"ucap tisa..
"sayang kamu dsini aja ya makannya nanti mama antar makanannya soalnya om welly sama om juno masih ada disekitar kantor"ucap rachel...kahiyang hanya mengangguk.
situasi sedikit akward pasca perginya rachel dan tisa,bian kembali memeriksa berkas berkas yg akan dibahas pada rapat jam 1 nanti,tidak ada pembicaraan lagi diantara mereka,tak lama ob dikantor menyerahkan 2 bungkus yg berisi sushi...
"om mau makan ga?"tanya kahiyang canggung.
"kamu aja dluan "ucap bian singkat sambil masih memilah milah dokumen yg berada di meja kerjanya.
"om mau disuapin ga?"tanya kahiyang konyol.
"saya bukan anak kecil"jawab bian singkat.
"20 menit lg jam 1 om...bukannya mau meeting"ucap kahiyang menjelaskan tp tidak ada jawaban...bian masih sibuk dengan dokumen dokumennya....
merasa tidak ada jawaban,kahiyang pun mulai makan sendiri,disaat kahiyang fokus makan,bian menghampiri kahiyang dan ikut makan disamping kahiyang.
jam menunjukan pukul 1 malam,bian baru saja sampai dari batam,meninjau pembangunan mall baru...setelah beres meeting siang tadi,bian langsung bertolak ke batam,menggunakan helikopter...ketika sampai dirumah bian mendapati kahiyang yg sudah tertidur pulas...ntah kenapa akhir akhir ini memandangi wajah pulas kahiyang adalah aktifitas yg paling bian suka ketika sampai dirumah,semua rasa penat dan sakit dibadan akan terobati dengan aksi tidur kahiyang yg ajaib,berguling kesana kemari,
pernikahannya sudah berjalan hampir 4 bulan,bian mulai terbiasa dengan kehadiran kahiyang di sampingnya.... akhir akhir ini juga bian merasakan perasaan yg bian sendiri tidak mengerti..detak jantungnya selalu berdebar debar,,,,
apalagi ketika,aksi heboh kahiyang klo sudah pura pura menjadi istri yg manis,ingin sekali ia membabat habis bibir mungil sang istri,ini kali pertama ia berpikiran kotor seperti itu,..............
hr ini ketika dibatam,bian bertemu raisa...perempuan yg ia tunggu selama 15 tahun,seharusnya bian bahagia atas pertemuan ini..tp kenapa yg muncul di otaknya malah sang istri mungil nya ini...hatinya menghangat ketika membayangkan moment sang istri pura pura bersikap manja didepan banyak orang...
bian tersadar dari lamunannya ketika kahiyang mengigau kesakitan.
"ayah...ampun ayah...sakit..."ucap kahiyang mengigau dalam tidurnya sambil memeluk dirinya sendiri dengan air mata yg mengalir tanpa henti...segera bian menghampiri kahiyang.
"kahiyang bangun,hei bangun..."ucap bian lembut bukannya bangun kahiyang semakin memberontak sambil sesekali meminta ampun,dengan cepat bian pun memeluk erat kahiyang sambil mengecupi puncak kepala kahiyang.
"hei...its ok....kamu aman sayang....its ok ada aku"ucap bian sambil menenangkan,saat itu kahiyang langsung tersadar sambil menangis di pelukan bian...hampir 30 menit kahiyang menangis,dan bian dengan setia memeluk sambil mengusap bahu kahiyang,sesekali bian pun mengecup puncak kepalanya,aksi bian itu membuat kahiyang kembali terlelap tak lama bian pun ikut terlelap dengan kahiyang yg berada di pelukannya.
pagi menjelang,kahiyang terbangun,ia kaget ketika mendapati bian berada disampingnya sambil memeluk erat dirinya...sungguh ia sangat malu dan berusaha melepaskan diri dari pelukan bian,tp tidak bisa terlepas,yg ada bian ikut terbangun...mereka saling tatap untuk sesaat..
"om uda pagi,lepasin iyang"ucap kahiyang polos dan itu membuat gemas bian...dengan terpaksa bian melepaskan pelukannya,segera setelah itu kahiyang langsung berlari ke kamar mandi,sementara bian hanya tersenyum..
* ruang makan *
" Ma.... Kemarin iyang ketemu ayahnya di areal kampus,hampir di seret gitu... Untung aja langsung masuk mobil"ucap tisa.
"Seriusan... Kok masih berani ganggu kamu yang? " Tanya rachel kaget..
"Bener.... Bener tuh orang.... Masih berani ganggu kamu, pdhal om uda peringatin ayah kamu loh" Ucap ryan kesal.
"Iya ma.... Untung mobil datang tepat waktu..... Jd kahiyang ga apa apa.... " Ucap kahiyang...
"Klo ga apa apa, kamu ga akan mimpi kayak semlm, sampe nangis dan teriak teriak juga berontak kayak gitu... " Ucap bian kesal karena sikap kahiyang yg pura pura baik baik aja... Pdhl bian tahu sendiri betapa kahiyang ketakutan...
"Maaf om uda ganggu jam tidur om semlm" Ucap kahiyang sambil menghentikan aktifitas makannya....
Sungguh bian tidak bermaksud menunjukan sisi buruk nya pada kahiyang, ia tidak bermaksud kesal dan melontarkan .. Kata kata pedas pada kahiyang... Ia hanya tidak suka dengan sifat buruk kahiyang, yaitu menyembunyikan rasa takut dan rasa sakit dan berpura pura baik baik saja pdhl menderita, setelah aksi nya mengomentari sikap kahiyang, bian tidak bisa konsentrasi kerja, yg terbayang di wajahnya adalah mimik muka takut kahiyang....
Ya..... Kahiyang takut padanya...
# rumah besar kakek bram #
"Wah wah.... Dateng juga.... Kirain ga dateng.... Mana bian, katanya mau bujuk bian ... " Ucap om welly dengan nada menyindir...
"Nanti nyusul katanya om....masih ada urusan yg musti di handle,kan sama aja ada saya om" Ucap rachel....
"Maaf om.... Saya ga bawa serta bian,tp bentar lg datang kok" Ucap kahiyang...