
"Bicaralah.... Pasti ini tentang tisa" Ucap bian.... Sultan menghela nafas sejenak... Lalu mulai bercerita semua dari awal sampai akhir, termasuk perasaannya pada tisa,...
"Maafkan saya, ga ada maksud buat melecehkan tisa sungguh... Tapi... " Ucap sultan lalu disela bian..
"Ga kuat ya..... " Ucap bian..
"Begitulah,tisa adalah godaan terbesar di hidupku, ini juga pertama kali buat saya... " Ucap sultan sambil menyugar rambut.
"Apa yg harus saya lakukan? " Tanya sultan.
"Tanggung jawablah" Ucap bian.
"Itu sudah pasti, apa yg harus saya lakukan untuk bisa ketemu tisa, saya jamin pasti tisa ga mau ketemu " Ucap sultan..
"Datang kerumah, paksa dia klo ga mau" Ucap bian...
"Ga bisa kasih solusi yg lebih baik apa, saya bukan kamu atau ryan yg to the point" Ucap sultan...
"Kali ini kamu harus to the point, suka ya suka, ga suka ya uda, jangan sampai kamu menyesali diakhir, jgn sampai terulang lg apa yg terjadi waktu dulu kamu dan selma"Ucap bian...
" Bicaralah sama rachel dulu, jelaskan semuanya,jgn lupa minta restu dia,minta dukungan dia"ucap bian....
"Baiklah......... " Ucap sultan...
Bian pun memanggil rachel keruangannya, setelah rachel datang, segera sultan menjelaskan lg apa yg terjadi dengan sultan dan tisa, tak lupa sultan meminta restu pada rachel, diawal rachel terkejut atas aksi kejujuran yg di ungkapkan sultan, sesaat rachel pun melamun, tidak berkomentar apa apa.....
"Rachel..... Gimana, kamu bisa khn bantu saya.....? " Ucap sultan cemas melihat reaksi rachel....
"Mau khn kamu merestui saya dengan tisa" Ucap sultan makin cemas.
"Rachel..... " Panggil bian.
"Yah.... Mau gimana lagi, kamu harus tanggung jawab, syukurlah kamu ada perasaan sama tisa, karena kalo menikah tanpa perasaan akan membuat tisa menderita.... Yang harus kamu lakukan adalah merebut hati tisa,membuat tisa jatuh cinta" Ucap rachel.
"Saya akan berusaha.... Saya ga akan sakitin tisa" Ucap sultan.
"Saya pegang janji kamu, skr jangan dlu temui tisa,percuma aja klo maksaain,tisa ga akan mau,nanti malam aja datang kerumah, saya yang akan paksa tisa supaya kalian bisa bicara,pokoknya secepatnya kalian harus nikah...saya akan minta ryan untuk mengurus dokumen pernikahan kalian"Ucap rachel....
Setelah berbicara dan meminta bantuan bian serta rachel, sultan pun plng ke apartment untuk sekedar istirahat, niatnya ingin segera menemui tisa,karena rasa kangenya semakin besar semenjak mereka tidur bersama, tp rachel melarangnya, akhirnya ia hanya bisa pulang ke apartmentnya...diperjalan pulang ia pun kaget mendapat telepon dr selma yg tiba tiba mengajak bertemu..... Dengan penasaran sultan menerima ajakan selma untuk bertemu. .,
# kediaman wijaksono #
"Lu kenapa sih cengok gitu? " Tanya kahiyang yg penasaran tentang keadaan tisa.
"Gue mau cerita.... Tp lu janji jangan bilang bilang laki lu" Ucap tisa... Kahiyang hanya mengangguk, segera tisa bercerita tentang apa yg terjadi antara dia dgn om sultan.
"Serius lu? " Tanya kahiyang.
"Iya.... Sekarang inti nya gue sakit banget terus badan gue remuk" Ucap tisa memelas.
"Jangan cemas, sabar aja, besok ga bakalan sakit lagi, gue juga gitu waktu sama om lu, jadi gue tau perasaan lu" Ucap kahiyang
"Tp kok sampai skr ga ada om sultan yg nyamperin atuh jelasin sesuatu sih" Tanya kahiyang.
"Au ah gelap..... Kita main ke taman kota yuk.... Kuliner Kita, mau ga? Sumpek dirumah" Ajak tisa.
"Ga di izinin gue, ntar yg ada gue di marahin lagi.... " Ucap kahiyang.
"Bentaran doanx. .. Banyak makanan loh, emang lu ga ngidam apa" Bujuk tisa.
"Pgen sih.... Yuk ah, pgen mkan gulali rambut nenek" Ucap kahiyang ngiler....
# taman kota #
"Sultan apa kabar? " Tanya selma lembut
"baik..."jawab sultan singkat.
"duduklah dulu....."perintah selma,sultan pun duduk di sebelah selma.
"ya tuhan...apa kamu sakit?"tanya selma cemas sambil memegang kening sultan.
"tolong jangan seperti ini,nanti suami kamu salah faham"ucap sultan sambil menepis tangan selma dengan lembut.
"saya sudah cerai sultan,saya mendapatkan KDRT..."ucap selma sedih.
"saya turut berduka mendengarnya"ucap sultan.
"saya mau minta maaf sultan,saya ga bermaksud nyakitin kamu,saya ga bermaksud ninggalin kamu di acara akad kita...tp semua terjadi karena kamu terlalu cuek akan prosesi ini,blm pernah sekalipun kamu terlibat dalam proses pernikahan itu....kamu"ucap selma lalu disela sultan.
"tolong hentikan,tidak usah dibahas lagi...saya sudah tau semuanya dari mama kamu,dan saya sudah menyadari ke salahan saya...tolong maafkan saya ,juga saya mau kamu lupakan semuanya"ucap sultan
"saya tidak pernah mencintai dika,diawal saya bersedia menikah dengan dia karena untuk mengobati rasa sakit saya pada kamu....yang saya cinta kamu sultan"ucap selma sambil memegang tangan sultan.
"maaf selma klo kamu mau ketemu saya karena ingin membahas masa lalu,lebih baik saya pamit"ucap sultan sambil melepaskan pegangan selma dan beranjak dr duduknya
"kumohon....aku masih sayang sama kamu...bisakah kamu menerima saya kembali?"tanya selma sedih
"ini sudah 5 tahun....dan saya sudah melupakannya,dihati saya juga sudah ada yg lain"ucap sultan.
"apa itu cinta pertama kamu?"tanya selma,sultan pun mengangguk...sedetik kemudian selma memeluk sultan.....
"tolong jangan lepaskan aku....aku kangen pelukan kamu sultan"ucap selma sambil memeluk erat sultan yg hendak berontak..disaat sultan diam untuk sesaat tiba tiba ada yg melihat aksi pelukan mereka....
"om sultan...."ucap kahiyang kaget,sementara terlihat jelas ekspresi mimik muka tisa yg membenci....
"iyang...tisa....."ucap sultan sambil melepaskan pelukan selma dengan kasar.
"ayo yang kita pulang ntar om bian nyari"ucap tisa sambil menarik tangan kahiyang.
"tisa ini tidak sepeti yg kamu lihat.....dengerin dlu om"ucap sultan sambil mencekal tangan tisa.
"kamu seenaknya tidurin aku,terus in the next day kamu peluk cewek lain,hebat bener.....jahat ya kamu....kenapa sih ga dia aja yg kamu tidurin?"ucap tisa marah.
"aku tau aku salah sayang"ucap sultan lembut.
"cih...sayang..."ucap tisa jengah....
"mas.....kenapa?"tanya selma sambil melingkarkan tangannya di lengan sultan,dan entah kenapa itu membuat hati tisa sakit,lalu tiisa pun membawa kahiyang plng,
"tisa please stop dlu"ucap sultan sambil memohon,juga berusaha melepaskan pegangan selma dan berusaha menggapai tangan tisa tp tidak bisa karena dihalangi selma,sehingga tisa dan kahiyang pergi.
"bisa ga kamu jangan ganggu hidup saya lagi....bisa ga jgn balik lagi dan menghilang dr pandangan saya,kamu memperkeruh keadaan"ucap sultan sambil menepis kasar pegangan selma lalu pergi menuju rumah besar setelah sebelumnya ia meminta tolong rachel juga bian.
# kediaman wijaksono #
tisa duduk sayang.."perintah rachel
"tisa mau istirahat capek "ucap tisa yg hendak berdiri,tp tidak jadi kerena seruan dr bian.
"duduk kamu,dengerin penjelasan sultan.....jangan jd pengecut,kebiasaan kamu,klo ada masalah pasti menghindar,om ga pernah ajarin kamu seperti itu"ucap bian marah,karena takut tisa pun urung untuk pergi dr ruangan itu
"lebih baik kamu kasih saya penjelasan yg bagus,apa maksudnya kamu pelukan dengan istri orang"ucap bian dingin,dengan tangan mengelus elus perut kahiyang
"bukan pelukan,tp selma yg peluk saya,selma janda"ucap sultan
"terus...apa itu menjelaskan bahwa kamu bisa dipeluk oleh selma gitu,baru saja kamu berjanji untuk tidak menyakiti tisa,tp skr kamu mau mengingkarinya"ucap bian dingin
"bukan begitu,kita ketemu karena selma ingin minta maaf pada saya,"ucap sultan
'apa kamu sadar apa yg telah kamu lakukan pada tisa,kamu tidur dengan dia,tp di kemudian hari orang yg kamu tidurin melihat kamu memeluk perempuan lain,kamu berpikir ga gimana perasaan tisa,"ucap bian dingin
"saya tau saya salah,seharusnya saya tidak meng idahkan permohonan selma untuk ketemuan,tp saya hanya ingin menguji perasaan saya"ucap sultan yg di sela bian
"menguji.....kamu pikir kamu ini siapa... Dsini yg cinta tuh kamu bukan tisa, punya otak di pake, jgn jadi *****" Ucap bian marah...
"Bukan begitu....... " Ucap sultan menenangkan