My Sugar Baby Wife

My Sugar Baby Wife
tisa agresif



"itu ga betul saya......"ucapan shinta terpotong oleh tisa.


"udah deh jangan banyak ngomong,jangan sok kecantikan deh,sebelah om bian tuh istrinya,dia sedang hamil muda,jd percuma kamu sok cantiq depan om bian...ga akan dilirik....."ucap tisa songong....shinta pun tidak berkutik


"sayang udah yuk kekamar,iyang capek"ucap iyang merajuk sambil bergelayut manja di tangan bian...


"sekarang kamu tunggu perintah dr saya,pergilah...saya sudah muak sama kamu"ucap bian dingin...


"pak saya mohon..."ucapan shinta disela bian.


"apa kamu mau saya suruh security buat seret kamu keluar?"ucap bian dingin,tanpa kata shinta pun pergi karena takut.


"ryan urus masalah ini,batalin kontraknya selma,apa kita bisa usir shinta juga?"perintah bian.


"bisa,tuntut aja pencemaran nama baik,menyebarkan hoax bahwa kamu ada main dengan dia,kita bisa gunakan itu untuk menuntut shinta "ucap ryan.


"lakukan yg terbaik.....saya muak ketemu dia"ucap bian kesal.


"baik bos......"jawab ryan sambil menyerahkan cemilan pada iyang lalu pergi menuju ruang kerja bian.


**  kamar tisa  **


"om....tadi ada mak lampir datang kerumah"ucap tisa .


"mak lampir siapa ?"tanya sultan sambil mendekati tisa yg duduk di sofa  panjang belakang ranjang..


"siapa lagi klo bukan  dr shinta,td juga om bian marah marah soal gosip dia sama dokter shinta tersebar,emang lg hot ya gosipnya?"tanya  tisa.


"iya.....dirumah sakit tersebar klo shinta calon istri bian"ucap sultan.


"salahnya om sih kenapa ga klarifikasi maslah ini dan perkenalkan iyang sama khalayak umum"ucap tisa sebal.


"ini juga mau sayang,besok akan ada general meeting di rumah sakit,iyang juga akan dibawa,kamu ikut juga ya"ucap sultan.


"ngapain.......males ah...skripsi tisa blm bres"ucap tisa ,


"ya udah aku bantuin mana yg belum?"ucap sultan...tisa pun menyerahkan mac book nya pada sultan.segera sultan merevisi 2 bab terakhir hanya dengan waktu 30 menit...


"udah bres....gih kirim email dosen pembimbing kamu"ucap sultan sambil tersenyum.


"wah....uda bres lagi,emang no wahid suami gue"ucap tisa sambil mengecup singkat bibir sultan sehingga sultan pun kaget....


" Kenapa om? Ga boleh cium ya? "Tanya tisa polos...


" Ya... Itu... Boleh k0k.... "Ucap sultan gelagapan...


" Om juga boleh cium tisa klo mau"ucap tisa.... Sultan hanya diam...


"Om.... Kata om ryan, om bukan type laki laki yg obral nafsu.... Apa ada sesuatu yg bikin om lepas kendali? " Tanya tisa kepo..


"Ryan cerita semuanya? " Tanya sultan.


"Sebenarnya om udah kontrol hawa nafsu om, cuman kamu bilang om ga mau sentuh kamu karena  kamu anak pungut, om cuman mau ngebuktiin klo kamu sangat berarti buat om ga peduli kamu anak pungut sekalian" Ucap sultan sendu


"Om cinta banget ya sama aku? " Tanya tisa... Sultan pun mengangguk.


"Aku tempramental loh om..." Ucap tisa..


"Aku uda tua loh.. " Ucap sultan.


"Om.... Kemarin khan kita melakukannya waktu tisa ga sadar... Jadi.... " Ucap tisa ..


"Jadi apa?.... " Tanya sultan penasaran..


"Om mau ga ngelakuinnya lg, tisa penasaran apa yg kita lakukan sampai badan tisa remuk semua" Ucap tisa polos, sedangkan sultan kaget....


"Kamu yakin? Nanti kamu marah lg, ga mau ah.... Om ga mau kehilangan kamu" Ucap sultan.


"Om ga mau sentuh tisa? " Tanya tisa polos.


"Ya mau..... Sayang" Ucap sultan lembut.


"Ya ayo....... " Ucap tisa manja sambil duduk dipangkuan sultan...


Sultan langsung merebahkan tisa di kasur lalu sultan membabat habis tisa, menciumi tisa dr ujung kaki sampai ke ujung rambut... Perlakuan sultan sempet membuat tisa kaget sehingga badannya tegang.... Dan sultan menyadarinya...


"Yakin sayang mau lanjut? " Ucap sultan lembut dengan mata berkabut tanda gairah... Lama tisa diam... Kemudian tisa pun mengangguk.... Akhirnya saling mencumbu...


Pagi hari manajemen rumah sakit kocar kacir mempersiapkan ruangan yg akan di pakai untuk general meeting.... Para staff dan para dokter juga perawat rumah sakit sudah berkumpul, mereka bertanya tanya apa gerangan maksud dr mereka dikumpulkan..... 10 menit kemudian pemilik dr rumah sakit masuk dengan menggandeng seorang wanita muda. .. Iyang.....berjalan dengan pelan, tangan bian merangkul pinggang iyang,di belakang ada sultan dan tisa berjalan dgn tangan saling bertautan.... Setelah semua orang duduk bian berbisik pada iyang setelah itu baru ia mulai bicara..


"Selamat pagi semua, terima kasih kalian menyempatkan hadir..... Pertama tama saya ingin memperkenalkan istri saya... Kahiyang gavin wijaksono... Istri saya sedang hamil 5 minggu" Ucap bian... Langsung para staff pun heboh... Sementara shinta menunduk malu.....


"Saya mau klarifikasi tentang,rumor yg beredar di sekitar rumah sakit.... Saya mau menegaskan klo saya tidak ada hubungan apa apa dengan dr shinta...... Bahkan kadang adik saya rachel yg bertemu langsung dengan shinta... Kabar bahwa shinta diperintahkan saya untuk kerumah memang betul tp hanya sebatas diruang tengah... Saya ada bukti cctvnya.... " Ucap bian lantang.... .. Semua orang kaget dengan pernyataan bian... Sejenak bian mengusap usap lengan iyang mereka saling senyum, bian sempat bertanya apa iyang tidak nyaman dan ingin mengakhiri meeting ini, iyang hanya menjawab dengan gelengan saja...


"Istri saya sedang hamil muda, dan saya ga mau rumor tidak berbobot ini membuat istri saya stress, saya mau dr shinta menyerahkan surat pengunduran diri paling lambat siang ini" Perintah bian tegas... Suasana semakin heboh, wajah pucat tercetak jelas di muka cantik dr shinta, mimik angkuh dan sombong seakan hilang dengan hitungan detik.... Disaat saat terakhir dr shinta tetap bertahan, dengan anggunnya ia berdiri dan mendekati podium...


"Maaf kan saya... Saya mohon, kasih saya kesempatan, akan saya perbaiki rumor tentang kita pak.... " Ucap shinta


"Kita..... Kita kamu bilang..... Tidak akan ada kita... Kenapa sih kamu PD banget....kamu tau perkataan kamu itu seakan akan ada apa apa dengan kita,pilihan cuman 1 kamu mengundurkan diri atau saya tuntut kamu atas pencemaran nama baik... Juga tentang dokumen ini" Ucap bian murka... Sambil melempar kontrak kerja dr selma ke muka dr shinta...


Suasana menjadi hening, shinta semakin malu dibuatnya....


"Saya umumkan pada kalian yg tanda tangan kontrak kerja dengan selma hanya rachel adik saya... Kalian sudah tau....kontrak kerja akan sah klo ada tanda tangan saya.... Jadi saya umumkan pada kalian klo selma bukan dr di rumah sakit ini.... Jadi pada dr selma silahkan sekarang juga keluar dr ruangan ini" Ucap bian lantang.... Dr selma dengan muka merah menahan malu... Berdiri ....


" Oh ya...Satu lagi dr selma"ucap bian, dr selma menghentikan langkahnya...


"Bukan urusan dr sultan klo kamu mendapatkan kekerasan oleh mantan suami kamu....dan bukan kewajiban dr sultan untuk melindungi kamu, jangan jd parasit yg menempel terus pada dr sultan, saudara saya sudah menikah.. Perempuan disampingnya adalah istrinya" Ucap bian, semua mata memandang kearah tisa...


"Hanya ini yg saya mau bicarakan di sini, tidak ada sesi tanya jawab... Selanjutnya untuk pengganti shinta nanti diserahkan pada dr sultan.... Terima kasih" Ucap bian lalu berdiri dan menggandeng tangan iyang dan membawa iyang menuju ruang dr kandungan...