
** siang hari **
# apartment sultan #
"lu tuh ya,janji jam 8 datang jadi jam 1 "cibir tisa.
"jangan salahin gue yg ingkar janji,tp salahin om lu ya tiba tiba ngajak gue ena ena sesaat sebelum kepergian mas bian ke bangka belitung, pdhl smlm gue uda kasi dia jatah lebih dr cukup"ucap kahiyang sambil tiduran di sofa panjang karena masih lemas.
"Lu pikir uang jajan lebih dari cukup,bener.....bener si om......lu bener bener lelah ya?"tanya tisa,kahiyang pun hanya mengangguk.
"sa......lu baikan kan skr?ga ada niatan bunuh diri khan?"tanya kahiyang polos,tak lama kahiyang cengengesan.
"sialan lu,ga lah njirr....gue ga se galau itu nyet......skr hati gue uda ga begitu sakit"ucap tisa lalu menghela nafas....
"lu ga marah khan sama mama rachel?"tanya kahiyang hati hati.
"gue ga marah sama nyokap"ucap tisa sendu.
"terus kenapa lu ga mau ketemu dlu mama rachel?"tanya kahiyang
"gue cuman bingung harus gimana bersikap depan nyokap setelah tau gue bukan anak kandung nyokap"ucap tisa memelas.
"ga boleh gitu lu,harusnya lu bersyukur masih ada yg mau ngebesarin lu dengan sejuta kasih sayang...hadapi apapun itu,biarkan mama rachel yg ngejelasin semuanya,skr mama rachel diluar,biarlah dia masuk ke sini dan menjelaskan "ucap kahiyang,tisa pun mengangguk tanda setuju,kahiyang segera keluar dr kamar lalu kemudian tak lama rachel masuk dan langsung memeluk tisa sambil menangis,mereka pun tenggelam dalam kesedihan,setelah selesai saling meluapkan emosi,mereka saling bicara.
"klo ada pertanyaan,ajukanlah,mama siap jawab"ucap rachel tenang.
"tisa anak siapa ma?"tanya tisa to the point.
"orang tua kamu tidak meninggalkan bukti atau benda apapun yg menunjukan jati diri kamu"ucap rachel tenang.
"mama nemu tisa dimana?"tanya tisa singkat.
"di jalan fly over,waktu itu jam 2 dini,mama baru aja menanda tangani surat cerai,lalu keluar dari rumah mantan suami mama,waktu itu hati mama sedang kacau,mama di hina dan dihujat oleh keluarga mantan suami,dan mama ga berani bilang sama kaka bian,jadi sakit mama telan sendiri,disaat mama hendak bunuh diri di jembatan flyover mama menemukan tangisan bayi dan langsung tersadar sehingga tidak jadi loncat,segera mama mencari asal sura tangisan itu,ternyata mama menemukan kamu di semak semak,gara gara kamu mama tidak jadi bunuh diri,gara gara kamu,mama punya semangat lg,makanya mama langsung memutuskan untuk adopsi kamu,begitu ceritanya,maafin mama ga cerita asal usul kamu sayang,mama lakukan itu karena mama sendiri ga tau kamu anak siapa,tidak ada bukti apapun,bahkan benda berharga disekitar tempat mama menemukan kamu"'ucap rachel menjelaskan.
"maafin tisa ma...tisa bersalah,tisa meragukan mama"ucap tisa sendu.
"tidak apa apa sayang,kamu kan baperan orangnya,kamu perasa orangnya,mama ngerti "ucap rachel.
"tisa sayang mama "ucap tisa sambil memeluk rachel.
"pulang ya nak......"bujuk rachel.
"ma....boleh ga,tisa tinggal 2 mingguan dsini,tisa pgen fokus bikin skripsi dlu,klo pulang nanti keinget lagi tentang masalah ini,jadi ga fokus deh,boleh ya?"ucap tisa memohon.
"mama sih ga masalah tisa,tp kasian om sultan,disini khn cuma ada 1 kamar,gimana tidurnya om sultan,di rumah eyang pratiwi gimana?"ucap rachel sambil mengusap usap kepala tisa.
"ah males,eyang tuh selalu banyak pertanyaan,tisa perlu konsentrasi ma"ucap tisa memelas.
"kamu tanya om sultan dulu,klo boleh,baru mama izinin"ucap rachel...
mereka ber 4 berunding membicarakan masalah ini,sultan sempat menolak maksud tisa untuk tinggal dsini selama 2 minggu,tp akhirnya luluh juga oleh tisa
sudah 5 hr tisa tinggal di rumah sultan sudah 5 hr juga kahiyang ditinggal oleh bian,setiap bian selesai mengurus perusahaan ,kahiyang sudah tertidur pulas,karena capek mengurus skripsi yg dibuatnya,mlm ini menunjukan pukul 1 dini hari,bian baru saja mengecek lokasi lokasi tambang yg perlu di perbaiki,uang yg seharusnya di peruntukan memperbaiki lokasi tambang dipakai alfin untuk berfoya foya salah satunya membeli yatch di daerah itali,aksi alfin itu membuat geram bian...beberapa kali bian menghela nafas,ia sangat merindukan kahiyang pdhl baru 5 hari jauh dr sang istri tp rasanya hati ini gelisah karena tidak mendengar suara sang istri,dengan nekat bian menhubungi sang istri...
"halo sayang....ganggu yah....?"tanya bian ragu
"ga mas......"ucap kahiyang dengan suara serak setengah tidak terdengar sehingga bian pun curiga klo....istrinya sakit.
"kamu sakit sayang.........?"tanya bian cemas..
"dr pagi demam mas,terus muntah muntah gitu,dan pusing,bawaannya ngantuk aja,tp iyang tahan soalnya nanggung blm bres,sekarang uda baikan kok"ucap kahiyang lemas...
kahiyang hanya diam,tak lama kahiyang pun menangis,lalu ditutup sambungan teleponya dan itu membuat bian semakin hewir,bian pun segera mendatangi kamar hotel ryan dan menyuruh ryan untuk mengantikannya 1 hr,karena bian akan pulang menggunakan helikopter...sesampainya di rumah bian segera berjalan tergesa gesa menuju kamarnya,sesampainya dikamar,bian mendapati kahiyang yg masih menangis sambil meringkuk kedinginan,dengan selimut yg menutupi seluruh badannya,bian segera berhambur memeluk erat kahiyang.....
"mas....kok plng?"tanya kahiyang sambil mengusap air mata yg terus berjatuhan..dan menyingkap selimut yg menutupi tubuhnya.
"mas cemas kamu nangis,mas makin cemas kamu tutup tlp"ucap bian sambil memeluk erat sang istri...
"abis iyang sebel sama mas,uda tau iyang kecapean karena bikin skripsi malah dimarahin ya uda iyang tutup tlpnya"ucap iyang manyun.
"maafin mas sayang,sudah diperiksa?"tanya bian
"blm.....tp uda minum obat"jawab kahiyang lemas.
"kenapa ga tlp sultan sih......"ucap bian khawatir...bian segera menghubungi dan memberikan ketterangan tentang sakitnya kahiyang,segera sultan pergi ke rumah bian...
"maaf ya om,dini hari ganggu om.."ucap kahiyang ga enak.
"ga apa apa sayang,sini om periksa dlu"ucap sultan,kahiyang pun diperiksa.
"gimana....?"tanya bian kepo
"cuman stress dan kecapean aja,sering begadang ya,tidur brp jam ?"tanya sultan sambil mengeluarkan sesuatu dr backpack nya.
"udah 5 hari ini begadang om,seringnya sih tidur jam 1 bangun jam 5 kadang jam 3 baru tidur"ucap kahiyang menjelaskan sambil melirik takut pada bian,sang suami pun melotot mendengar penuturan dr sang istri.
"dijaga donx kesehatan,jangan terlalu diporsir,takutnya pas ujian sidang kamu jatuh sakit sehingga ga bisa ikutan,tisa juga om atur jadwal istirahatnya,nih test dlu gih dikamar mandi"ucap sultan sambil menyerahkan test pack pada kahiyang,dan kahiyang menerimanya.
"aku anter sayang"ucap bian yg beranjak dari duduknya.
"ga usah ah...pipis doanx ini"ucap kahiyang sambil berlalu dan masuk kamar mandi.
"test pack.....?"tanya bian...
"dengan ciri ciri yg kamu sebutkan di tlp,saya curiga klo kahiyang hamil,kita liat aja klo garis merah 2 berarti kahiyang hamil"ucap sultan.
"tisa masih dikamu,gimana kabarnya?"tanya bian.
"sekarang baik,dia sudah menerima semuanya,cuman dia butuh ketenangan aja,klo skripsinya udah bres dia pasti plng,"ucap sultan
"bagus lah klo begitu,dia ga nyusahin khan?"tanya bian.
"ga...dia bantuin rapihin apartment,dia cukup mandiri kok,ga rewel"ucap sultan....
"udah bres....?"tanya sultan...kahiyang hanya mengangguk sambil tersenyum
"gimana hasilnya?"tanya bian,kahiyang diam,iapun menyerahkan hasil testnya,terdapat 2 tanda garis merah dan itu menjelaskan klo kahiyang positif hamil,tanpa kata bian pun memeluk kahiyang dan mencium sang istri penuh nafsu.
"kalian.....bisa ga klo nanti aja gitu,ga liat ada yg jomblo disini apa"ucap sultan jengah melihat aksi bian mencium istrinya penuh nafsu.
"sorry..sorry...lupa dsini ada cowok yg uda lama ga dapat kasih sayang"sindir bian karena kesal diganggu oleh sultan.
"udah ah saya pulang,iyang jangan sembarangan lagi minum obat ya,besok periksa ke dokter kandungan..nanti om suruh pagi pagi dokternya standby."ucap sultan,kahiyang hanya mengangguk...sultan pun segera pergi
"ih mas malu cium iyang depan om sultan"ucap kahiyang kesal.
"mas senang sayang kamu positif hamil,soalnya dikeluarga besar dari pihak mama ada yg mandul,itu om ryan sama rachel,mas takut mandul,takut ditinggalin kamu"ucap bian merajuk.
"siapa yg mau ninggalin mas,mau mandul atau ga,iyang bakalan tetap dsisi mas bian,sayang banget om om ganteng klo dtinggal"ucap kahiyang...
"udah dini hari,istirahat yah,mas mandi dlu nanti nyusul"ucap bian,kahiyang pun mengangguk,sekitar 10 menit bian mandi,setelah bres bian mendapati sang istri tepar karena kecapean,terdengar dengkuran halus sang istri.