My Sugar Baby Wife

My Sugar Baby Wife
keluarga angkara



sesampainya di rumah sakit,bian langsung berlari keruangan vip,ia baru saja mendapat tlp dari ryan klo kahiyang ngamuk dan histeris karena ketika kahiyang sadar dan dipindahkan ke ruangan vip,kahiyang menyadari bahwa bayinya sudah tidak ada......


"om ryan,kenapa bayi iyang ga ada om.....iyang udah jagain bayinya maksimal kok om....kenapa bayinya tidak bisa bertahan om,tolong jawab"ucap kahiyang histeris sambil menangis,ryan tidak bisa menjawab nya yg ia lakukan hanya memeluk kahiyang sambil mengusap usap puncak kepala kahiyang,tisa menangis dipelukan sultan,hatinya sakit melihat kahiyang yg memberontak dipelukan ryan.....tak lama bian masuk dengan bima.


"sayang........."ucap bian sambil mendekati kahiyan,ryan melepas pelukannya.


"mas.....bayinya uda ga ada.....raisa sama alfin uda bunuh bayi nya iyang,bayi nya ga ada mas.....pdhl ketika iyang di tendang alfin,iyang tutupi perut iyang pakai tangan,maafin iyang mas,ga bisa jaga dedek bayinya.."rengek kahiyang dengan air mata yg bercucuran memperlihatkan lengannya yg biru biru karena kena tendang ...


"sudah sayang,.....mas udah balaskan dendam mas kok....,ikhlas kan bayinya"ucap bian lembut sambil memeluk erat  sang istri,mendapat pelukan dari sang suami,tangis kahiyang pun pecah....kahiyang menangis sejadi jadinya..iyang teriak.....menjerit dalam tangisnya


"bagaimana keadaan kahiyang?"tanya bian sambil mengusap usap rambut kahiyang...


"tidak apa apa.cuman memar dan keguguran,sudah dibersihkan rahimnya....dan rahimnya baik baik saja....tapi sikisnya bermasalah....jangan sampai dia stres...."ucap sultan menjelaskan.


"apa perlu obat atau sesuatu?"tanya bima.


"tidak perlu om.....kahiyang hanya perlu refreshing...dan istirahat total..."ucap sultan.


"perempuan yg hebat.....saya menyesal telah membuang dia"ucap bima.


"dia bisa bertahan disituasi seperti itu om,iyang dipukul dan ditendang berkali kali,om alfin jambak iyang lalu badan iyang dilemparkan,ia hanya menggumamkan nama om bian.....sambil memeluk perutnya om"ucap tisa sambil menangis dipelukan sultan.bian hanya memandangi kahiyang yg tertidur... Sesekali air mata jatuh ketika mendengar tisa bercerita...


"maafin tisa ga bisa jaga iyang...."ucap tisa sambil  menangis.


"kamu sudah lakukan yg terbaik,kamu juga ikut terluka sa"ucap bian sambil tersenyum simpul kearah tisa,senyuman yg pertama kali bian tunjukan buat tisa dan itu membuat hati tisa semakin sakit...


"untuk sementara om jaga sembunyiin identitas om dlu...nanti klo sudah waktunya saya yg akan cerita"ucap bian.


"baiklah....klo itu memang yg terbaik"ucap bima.


"saya mau ke markas om,saya mau ikut siksa alfin,rasanya sakit td melihat kondisi iyang,saya mau melampiaskan amarah saya"ucap ryan kesal.


"ayo om juga ikut"ucap bima.


1 minggu di macau kondisi iyang berangsur membaik sehingga bian bisa membawa pulang kahiyang...selama 1 bulan,bian terus menemani kemanapun kahiyang pergi, sering sekalian bian menemukan iyang yg melamun sendiri kadang tak lama air mata nya keluar  bahkan tanpa iyang sadari,walaupun mulai membaik,sering kali iyang mimpi buruk dan teriak memohon untuk tidak mengambil bayinya,kejiwaan iyang tidak stabil,dan itu membuat bian sedih, setelah kelulusan kahiyang dan tisa...sultan mendapat berita bahagia,tisa hamil.....tp berita itu membuat iyang sedikit sedih karena ia ingat bayinya yg keguguran sehingga bian berinisiatif untuk membawa kahiyang keliling ke negara negara yg iyang inginkan,selama 3 bulan kahiyang dan bian mengunjungi kota yunani,mesir,turkey ,jepang,korea dan terakhir ia mengunjungi macau guna mempertemukan bima dengan kahiyang....selain itu, akhir akhir ini kesehatan iyang terganggu


"sayang kita ke macau ada urusan ya?di list negara negara yg iyang mau kunjungi ga ada macau..."ucap kahiyang...


"emang sayangnya mas ga mau ucapin terima kasih sama om om yg ikut aksi penyelamatan kamu"tanya bian.


"oh...om bima ya namanya,khan uda waktu om bima berkunjung kerumah kita,pasti ada yg lain ya"ucap kahiyang...


"kamu dengerin aku...."ucap bian sambil menangkup muka kahiyang.


"kenapa ih....jadi penasaran"ucap kahiyang kepo


"om bima sakti anggara adalah ayah kandung kamu....."ucap bian.


"kok mas ga bilang dr awal..."tanya kahiyang,


"dengan kondisi kamu kayak waktu itu?ga deh,,,,nyerah mas....itu hal yg terburuk dalam hidup mas...hampir aja mas kehilangan kamu,mas sampai berpikir mau ikut aja sama kamu"ucap bian sendu...


"aduh sayangnya iyang...."ucap kahiyang terharu....


"kamu emang ga mau tanyain alasannya kenapa  om bima buang kamu?"tanya bian.


"Mas... Nanti ajak iyang keliling macau ya. Abis dari rumah sakit" Ucap kahiyang mengalihkan pembicaraan....


"Jangan mengalihkan pembicaraan sayang... Mas ga suka" Ucap bian penuh tekanan..... Kahiyang hanya diam dengan mulut manyun...


"Hadapi... Jangan menghindar percayalah, om bima menyesal.... Dia sudah menebusnya dengan  menyelamatkan kamu...ketemu yuk" Ucap bian... Kahiyang pun mengangguk....


1 jam kemudian, sebelum pergi kerumah sakit, bian dan kahiyang menyempatkan diri berkunjung ke kediaman keluarga angkara....


"Hei... Kalian akhirnya mampir... Apa kabar sayang" Ucap bima tersenyum hendak memeluk kahiyang tetapi reaksi kahiyang mundur... Dan itu membuat bima kaget lalu langsung melihat kearah bian...


"Dia sudah tau om..... " Ucap bian...


Suasana menjadi canggung, kahiyang duduk disamping bian muka menunduk. dengan tangannya meremas remas tangan bian..... Bima duduk berhadap hadapan dengan tisa, bima bingung mau bicara apa, yg ia lakukan hanya memandangi kahiyang....


"Jangan kasih tatapan seperti itu pa.... Kasian dia ketakutan" Ucap daniel


"Aqu ga takut" Ucap kahiyang spontan menatap ke arah daniel... Tatapan mereka saling bertemu....


"Papa yakin, dia adikku.... Lucunya" Ucap daniel  hewir sambil mendekati kahiyang dan duduk di sebelah kahiyang sehingga iyang diapit diantara bian dan daniel..


"Jangan ganggu dia daniel.... " Ucap kenneth yg baru datang.... Daniel hanya diam, sambil tersenyum ia memandangi kahiyang...


"Boleh peluk ga? " Tanya daniel... Kahiyang hanya menggeleng.... Tp daniel nekad memeluknya....


"Senengnya punya adik.... " Ucap daniel sambil memeluk iyang dengan erat....


"Mas bian.... Iyang mau diculik" Ucap iyang merengek sambil memberontak di pelukan daniel,dan sang kakak semakin memeluk erat iyang sambil menciumi puncak kepala nya...


Bian sengaja memberi jarak supaya iyang ada interaksi dengan kakaknya, bian pindah duduk di samping bima, sambil tersenyum ia mengamati istrinya yg sedang dipeluk sang kaka ipar.... Tak lama  kenneth menghampiri iyang dan duduk disampingnya... Karena kesal iyang pun mencubit kecil pinggang daniel sehingga daniel kesakitan...


"Rasain.... Nakal.... Peluk orang sembarangan" Ucap kahiyang sambil melotot.. Daniel hanya meringis menahan sakit....


"Gila cubitannya kayak semut ... Tp sakit banget.... " Ucap daniel sambil meringis...


"Hei... Dia keturunan angkara.... Memang Harus galak" Ucap kenneth


"Makhluk dr mana sih, peluk orang sembarangan" Ucap kahiyang sebel...


"Kakak kamu sayang, aku kakak kamu yg kedua.... Dibelakang kamu ,kaka pertama" Ucap daniel, kahiyang pun melihat kebelakang, kenneth tersenyum pada sang adik....


"Katanya mau kerumah sakit , kenapa?  Sakit apa? " Tanya kenneth cemas sambil membelai pipi sang adik...


"Pusing kak.... Suka tiba tiba pening gitu tiap pagi,perut ga enak lagi,malahan tadi pagi abis makan dimuntahin" Ucap kahiyang menjelaskan, yg kenneth lakukan hanya memperhatikan dengan kening berkerut..... Tak lupa tangan mengusap usap pipi dan merapikan rambut....


"Sini tangan nya" Perintah daniel... Yg tiba tiba serius... Daniel mengecek denyut nada...


"Dia......... " Tanya kenneth.... Daniel tersenyum sambil mengangguk....


"Kenapa ? " Tanya bian singkat...


"Siklus datang bulan kamu teratur? " Tanya daniel serius...


"Teratur ko.... Oh iya.... Bulan kmarin ga dapat" Ucap kahiyang hendak menepuk jidat sendiri tp di tahan daniel...


"Hei.... Nanti keningnya sakit.... " Ucap daniel  protes....


"Pa... Panggil dokter kandungan, klo perlu alat usg di bawa kerumah.... Kita cek kahiyang, " Ucap daniel.


"Kahiyang hamil? " Tanya bian... Daniel mengangguk.. Segera bima menyuruh angga untuk melakukan apa yg di minta daniel....


"Aku hamil....? " Tanya kahiyang.... Daniel Mengangguk sambil tersenyum


"Mas.... Iyang hamil.... " Teriak kahiyang sambil berhambur ke..pelukan bian.... Dan bian menciumi kening kahiyang berkali kali...


"Kak... Berapa bulan? " Tanya kahiyang sambil melepas pelukannya lalu berjalan cepat kearah daniel...


"Wow.... Sayang... Pelan pelan... " Ucap kenneth kaget sambil memegang pinggang sang adik dari belakang....


"Lebih dr sebulan sepertinya, nanti pastinya kita tanya dokter kandungan" Ucap daniel....