
rumah ini terlalu sepi untuk ukuran sebesar ini.. ditambah dengan tempat tinggal ku yang terpisah dari rumah induk.. komunikasi antara akubdanbtuan ku pun di lakukan melalui interkom.. aku lebih banyak menghabiskan waktu diruangan ku daripada di rumah induk..
hari sudah pukul 2 siang tapi tak ada panggilan juga dari rumah induk karna khawatir akhir nya aku memutuskan untuk pergi kesana.. sepi seperti biasa nya.. pasti tuan berada di lantai atas pikir ku.. aku bergegas menaiki tangga.. tapi aku tak menemukan siapa pun dsana.. aku turun kembali le lantai bawah.. menuju basement yg di jadikan studio musik.. tiba di lantai bawah aku mendengarkan suara gitar dari dlam ruangan tersebut.. aku hanya melongokan kepala ku mengintip di pintu kaca karena takut mengganggu.. aku lega karena tuan baik2 saja.. entah aku merasa dia sedang tidak baik2 saja..
"heeyyy sedang apa kau melamun dsitu?!"
aku sedikit terkejut karena katauan sedang mengintip.. astaga niga..
aku menunduk sambil merwmas jari ku..
aku takut tuan marah karena aku belum begitu tau watak dan sifat nya.. hanya manager kim bercerita kalo tuan so ji orang yang baik.. selebih nya aku tak tau apa2..
"masuk kesini.." tuan so ji menatap ku..
aku melangkah perlahan memasuki studio musik..
tuan so ji masih sibuk memainkan gitar.. tak ku sangka dia sangat piawai bermain gitar akustik.. aku diam saja menatap nya dengan seksama..
"apakah kau tertarik dengan ini?!" tuan so ji mengangkat gitar akustik yang sedang dia pengang..
aku menggeleng..
"aku lebih tertarik dengan ini.." tanpa sadar aku berjalan mengahampiri gitar listrik berwana hitam di sudut ruangan..
reflek aq menyambungkan kabel gitar ke sound.. dan mulai memastikan kalau semua senar nya di nada yang tepat..
penyakit alami ku kambuh.. ketika berhadapan dengan alat musik maka aku suka lupa dengan orang di sekeliling ku, aku akan fokus hanya ke alat musik yang sedang ku pegang..
tanpa sadar jari jari ku mulai liar memain kan lagu metal.. lagu yang ku main kan terasa semakin pas ketika samar ku dengar suara drum mengiringi lagu yang sedang aku main kan..
hampir 15 menit aku akhir nya tersadar dan dengan tergesa menghentikan permainan gitar ku.. dan aku sangat gugup dan cemas.. astaga niga.. sadar.. apa yang baru saja kau lakukan..
aku bergegas meletakan gitar yang sedang ku pegang.. dan berdiri dengan kepala tertuduk...
"hey kau kenapa?!" suara tuan so ji tampak berat di balik simbal drum..
" aku baru saja bersemangat.. ayo laahh.." suara nya terdengar sedikit kecewa..
"maafkan aku tuan.. " aku masih di posisi ku..
"sudahlah.." tuan so ji melangkah keluar..
aku merasa sangat menyesal dengan sikap ku yang terkesan tidak sopan..
hari pertama mu niga.. dan kamu menghancurkan nya.. rutuk ku sambil memukul kepala ku...
"heeyy apa salah kepala mu.." tiba2 tangan ku di tahan oleh tuan so ji mengahalangi ku memukul2 kepala ku..
aku mengangkat kepala ku menoleh ke arah nya.. untuk sesaat pandangan kami bertemu..
"apakah ada yang salah dengan kepala mu?!"
" seingat ku justru tangan ini tdi yang bermain gitar.. bukan kepala kecil ini.." ucap tuan so ji melepas tangan ku dan mendorong kepala ku pelan dengan jari nya..
aku meringis menyesal dan malu...
"kalau jari itu merasa menyesal.. sebaik segera gunakan jari2 itu untuk memasak.. aku lapar.."
sambung tuan so ji seraya berlalu menaiki tangga basement..
aku mengikuti nya dengan tergesa menuju ruangan ku untuk memasak...
aku tersenyum.. benar kata tuan kim tuan so ji adalah pribadi yang hangat dan menyenang kan.. berhati baik.. bermata indah.. namun terlihat kosong....
#Next episode yaa.. happy reading.. 😊😊