My snowman

My snowman
isi kepala soji part 1



Ccheeeerrrrssss...


suara gelas wine beradu terdengar riuh diruangan Vip sebuah klub..


"selamat Hana.. akhir nya kamu melanjutkan domonasi SJ entertaiment dalam festival film kali ini" suara manager kim memeberi selamat pada Hana salah satu aktris kebanggan SJ..


"aahh tidak2 aku tidak melakukan apapun koq.. ini semua berkat tangan besi so ji" hana menatap ku.. aku hanya tersenyum..


"hidup SJ.." Teriak seisi ruangan..


dan mulai lah pesta itu.. aku menatap jam sudah pukul 11 malam.. dan aku merasa sangat lelah ditambah alkohol yang membuat kepala ku semakin terasa berat..


"manager kim bisakah kau memesan supir untuk ku.. aku akan pulang duluan"


"heeyy kau mau kemana soji pesta baru saja dimulai" hana duduk bersandar di pundak ku..


"aku sedang merasa tidak dalam kondisi baik


saat ini hana.." aku berusaha bangkit..


aku tau dan semua tau semenjak debut hana sudah lama menyukai ku.. dan itu lah alasan nya memilih agensi ku.. kami pernah bermain di beberapa film yang sama.. sehingga hubungan kami lumayan dekat.. tapi aku belum bisa menyukai nya sebagai seorang wanita.. dia hanya sahabat bagi ku..


"maaf semua nya seperti nya aku harus menyerah.. silahkan lanjutkan sisa nya sepuas kalian" aku mengeluarkan kartu platimun dri dompet ku dan memberikan nya pada manager kim..


"aku traktir sepuas nya.."


aku berjalan di papah supir pengganti..


sesampai di rumah kepala ku sangat terasa berat hingga aku tak sanggup menekan password rumah.. akhirnya aku berjalan ke arah pintu ruangan niga..


dia tampak sigap membuka pintu dan memapah ku memasuki ruangan nya.. entah mengapa setelah melihat tubuh mungil nya kepala ku terasa sedikit ringan.. dia mendudukan ku di sofa dan menyodorkan ku segelas air..


aahh entah mengapa aku ingin sekali memengang tangan mungil nya itu..


dia nampak diam saja atau mungkin juga takut untuk menarik tangan nya ketika ku genggam.. tangan mungil itu terasa sangat hangat dan nyaman.. aku menyukai tangan nya.. aku ingin berlama2 menggenggam nya.. tpi aku takut dia berpikir yang tidak2 nanti tentang ku.. ketika dia menarik tangan nya perlahan aku membiarkan nya saja..


aku berusaha bangkit tapi kepala ku terasa sangat pusing ketika aku berdiri..


"niga bolehkan aku tidur disini malam ini" izin ku..


dia tidak menjawab.. tpi mata ku telah terasa sangat berat aku akhir nya tertidur nyenyak..


aku terbangun dan ku lihat selimut abu2 membungkus tubuh ku pantas saja terasa hangat.. ternyata niga menyelimuti ku ketika aku tertidur.. dia tak nampak tempat tidur nya telah rapi.. dia pasti telah dirumah utama.. aku bangkit menuju kamar ku..


"hey bisakah kau membantu ku niga?!" aku mengahampiri nya


aahh membuat ku gemas sajaaa...


aku menarik tangan nya menuju lantai atas untuk berolahraga..sebenarnya aku tdi akan berolahraga sendiri.. tpi seperti nya akan sangat menyenangkan jika niga ada dsini..


awal nya aku hanya ingin melakukan hal2 yang ringan2 saja tapi ketika melihat mata nya yang bulat itu akan terasa menyenangkan bila bola mata itu melotot kesal.. aku mulai ingin menganggu nya..


"bisa kah kau menahan sasak ini untuk ku?!"


aku akan melakukan pukulan2 ringan saja ke arah sasak karna melihat tubuh mungil nya yang hampir sama besar dengan sasak itu aku jadi tak tega..


bugh..bugh...bugh..


tiga pukulan ringan aku layang kan tapi sasak itu tak bergerak dari tempat nya.. waahh hebat juga anak ini.. aku mulai memukul dengan sedikit kencang tpi tetap saja dia terlihat santai.. aahhh aku mulai terpancing..


buuugghhh.... satu pukulan keras aku layang kan.. dan dia nampak terhuyung..


"yeeeeaaaayyy..." aku berteriak..


ku lihat niga terduduk.. aku ingin mengahampiri nya menanyakan apa dia baik2 saja.. tpi belum sempat aku beranjak dia tampak bangkit dan mengambil sarung tinju dan melemparakan nya padaku..


"ayo kita saling menjadi sasak, kita lihat kemampuan mu ketika berhadapan dengan lawan yang hidup..."


aku terperangah.. menahan tawa.. anak ini mudah sekali terpancing ketika kesal atau melihat sesuatu yang dia sukai..


"ooohh.." aku menjerit keras dan memegangi tulang kering ku..


bagaimana bisa tubuh kecil itu begitu kuat.. dengan sekali hentakan dia membanting tubuh ku yang beberapa kali lebih besar dri tubuh nya ke lantai matras..


"tuan.. tuan tidak apa2?!" dia mulai sadar dan terlihat sangat cemas..


dan raut muka nya membuat ku tak dapat menahan diri..


ku dekap dan ku kunci dia dari belakang.. dia nampak tak siap dan meronta berusaha melepas kan diri.. tpi aku berjuang sekuat tenaga agar dia tak lepas.. aahh.. kemana pergi nya tenaga super itu tadii.. akhir nya dia memukul2 tangan ku tanda menyerah...


"kau mudah sekali tertipu.."ejek ku..


"setelah ini ayo kita main game.. cepat mandi sana bau keringat mu membuat AC diruangan ini tidak berfungsi dengan baik.." aku bangkit dan mendorong kepala nya gemas...


aku berjalan menuju kamar mandi.. dan kaki ku trasa sakit hingga aku berjalan terpincang.. ku perksa kaki ku.. tampak lebam dan membiru di tulang kering ku.. aku meringis dasar kurcaci pemarah..


### jumpa di episode selanjut nya ya.. maafkan jika ada penulisan yang typo.. jika teman2 menyukai cerita ini silahkan tinggalkan koment dan jangan lupa like tulisan ini ya.. terimaksih.. banyak cinta untuk kalian semua...😘😘😘😘#####