My snowman

My snowman
Nama ku Niga...



hiduplah dengan harapan walau harapan yang tak mungkin terwujud sekali pun.. karena harapan lah yang membuat kita bertahan hingga saat ini...


_#_#_#_#_#_#_#_#_


Hidup itu keras.. begitu mungkin kata orang tua ketika menasehati anak2 nya tentang hidup ini..


nama ku Nigaluh putri terlahir di sebuah kota kecil di pinggiran bali..


hidup yang miskin membuat ku terbiasa dengan kehidupan keras di jalanan,tumbuh dan berkembang diaebuah komunitas jalanan membuat ku terbiasa dengan keras nya kehidupan...


"Niga.."steve teman tongkrongan ku menatap ku serius.. aku hanya menoleh tanpa ekspresi..


"Mau sampai kapan kita hidup begini terus?!"


"ga bosan apa tiap hari berantem,mabok.. apalagi kamu perempuan.."


aku hanya menaikan alis menanggapi penyataan steve..


ada benar nya juga sih apa yang di katakan steve..


"tumben lu waras.."timpal ku sekena nya..


"merantau yok.. ke jepang masuk yakuza.."


steve asal bicara..


aku tertawa mendengar ocehan steve...


pulang...


rumah lengang.. ibu sedang menonton dua adik ku tampak sedang mengerjakan pr..


"buk.. gimana klo aku jdi tkw?!" ucap ku setengah bercanda..


"emang ada pjtki yang mau nampung kamu yang tattooan sebadan2 gitu?!" timpal ibuku sambil mengangkat alis nya..


"adalah buk.."


"emang kamu mau?! nanti malah kamu aneh2 di luar negeri?!"


"emang kamu mau kemana?!" ibu nampak mulai penasaran..


"yaa kemana aja.. yang ada salju nya.."ucap ku..


"emang bisa bahasa nya?!"


"kan bisa ngomong pke bahasa inggris buk.."


"yakin?! pikir dulu masak2 Niga.." ibu menatap ku serius..


semejak bapak meninggalkan kami 5 tahun yang lalu aku secara tidak langsung menjadi tulang punggung keluarga.. jdi aku sudah terbiasa bekerja..


semejak steve melontarkan pertanyaan tempo hari aku terus menerus memikirkan mau bagaimana hidup ku kedepan nya jika terus menerus begini.. pada akhir nya ibu akan semakin tua.. sedangkan kedua adik ku masih membutuhkan banyak biaya..


entah mengapa aku sampai terpikir ingin bekerja keluar negeri saja.. bukan tanpa


pertimbangan selain aku membutuhkan uang. aku juga ingin melihat luas nya dunia..


pada akhir nya kita harus tersadar oleh kenyataan hidup.. sudah saat nya mulai menata semua nya meski sedikit terlambat..


ya.. tahun ini usia ku genap 27tahun.. usia yang matang untuk seorang perempuan di negara ini..


aku sudah membulatkan tekad besok aku akan melengkapi semua berkas dan dokumen untuk di serahkan ke dinas ketenagakerjaan..


ya... aku harus berubah.. cukup sudah 27 tahun ini aku habis kan dengan kesia-siaan.. tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik.. niga.. kamu pasti bisa...


............


pagi yang baru bagi ku...


"udah mantap pilihan mu?!" ibu memulai pagi dengan pertanyaan yang dalam..


"seperti nya iya bu.." ku harap ibu mendukung ku..


"selama ini ibu tidak pernah mencampuri urusan hidup mu Niga.. selama kamu mampu dan mau bertanggung jawab dengan semua pilihan mu ibu akan mendukung mu.." yaa.. jawaban itu yang kuharapkan dari ibu..


"iya bu.. Niga akan berusaha sekuat tenaga niga untuk jdi lebih baik lagi bu.. maafkan niga bu.. belum bisa buat ibu bahagia.." ucapnku lirih..


"memiliki kalian bertiga adalah kebahagiaan luar biasa buat ibu"


aku memeluk ibu dengan perasaan yang sulit aku gambarkan.. sedih.. bahagia.. kecewa dengan diri sendiri.. mataku memanas.. maafkan niga ibu...


_#_#_#_#_#_#


lanjut next eps ya.. maaf klo typo..😊