
...-Duak!!-...
"Darah yang indah!!"
"Hahahaha!!"
Tampak dipedalaman hutan Nayama, seorang pemuda tengah bertarung melawan sekumpulan besar serigala...
Dengan ekspresi senang, dia berteriak kegirangan ketika sebuah cairan amis berwarna merah keluar dari bekas luka yang didapat oleh para serigala...
Mengepalkan tangan yang sudah terlapisi serabut hitam, dia berlari menerjang para kawanan tersebut.
...-Duak!!-...
Serangan yang lebih kuat menghantam perut serigala tersebut!
"KHEKK!!"
Satu serigala tumbang namun masih memiliki tenaga untuk kembali bangkit!!
Pandangan acuh Haza menjadi pecah ketika melihat salah satu memimpin fang wolf menerjang kearahnya.
"Hei..., bukankah bos seharusnya menyerang ketika semua anak buahnya mati?"
"Dimana adegan klise itu k*parat!!"
Waktu seolah berjalan dengan lambat..., Haza tahu bahwa melawan pemimpin fang wolf yang memiliki level 1 awal-menengah adalah hal yang mustahil...
Apalagi dengan dia yang dalam posisi dikeroyok...
Mau tak mau Haza segera membayangkan seseorang..., dia berpenampilan persis seperti dirinya.
Membayangkan sosok itu, Haza mau tak mau harus menahan rasa benci yang dalam!
Tapi dia tak memikirkan itu lagi ... melainkan...
"Jika kau dalam posisi yang menyedihkan..., aku akan mengambil alih kendali demi nyawaku dan nyawamu sendiri..." Perkataan orang itu terngiang dalam kepala Haza...
"Untuk kali ini saja..."
"Bunuh mereka untukku b*jingan!!" Haza berteriak dengan keras!!, kepalanya langsung tertunduk kebawah seolah kehilangan kesadaran.
Bahkan serigala yang hendak menyerang Haza langsung berhenti!, insting hewan buas miliknya menyuruhnya untuk lari sejauh mungkin dari orang yang ada didepannya!!.
Menghentakan kaki kiri kedepan sambil perlahan mengangkat tumit kaki kiri, tangan kanan Haza maju kedepan. Bahkan menambah berat badannya kedepan untuk membuat tenaga pukulan menjadi lebih besar!
...-Duak!!-...
...-Krack!-...
Bunyi retakan kecil terdengar dari dalam kepala serigala tersebut!...
Membuatnya jatuh dalam sekali serang!!...
...[ Selamat pagi...]...
...[ Tak kusangka akan mendapat kendali lagi secara suka rela darimu 'k*parat'... ]...
Dengan raut wajah dingin, dia berkata dengan nada monoton. Jelas dari bagaimana dia bicara maupun mimik wajahnya ... dia bukan Haza maupun Khanzaec!
'Sial*n, jika bukan karena terdesak...'
'Mana mungkin aku mau menukar kendali dengan 'bajing*n' sepertimu!.'
Mendengar batin Haza, sosok yang mengendalikan tubuh Haza terkekeh sesaat...
...[ Anak yang pemalu.... ]...
...[ Baiklah, karena aku sudah bangun ... mengapa tidak kita mulai saja? ]...
Berkata dengan seringai yang tercipta secara mendadak..., sosok itu melesat dengan kecepatan luar biasa kearah kawanan serigala!!
...[ Lihat dan pelajari si*lan ... lihat dan pelajari.. ]...
Haza- tidak, dia bukan Haza tapi mari kita sebut saja sosok ini dengan sebutan Haza.
Haza melesat kearah pemimpin serigala yang diam mematung, saat telah mencapai jangkauan serangan dia berhenti didepannya.
mengangkat kedua tangannya kedepan atas, sedikit lebih tinggi dari kepalanya!
...(Note : kurang lebih seperti pose vasc* di l**ksim.)...
Kedua tangannya memiliki jarak yang bisa dikatakan cukup lebar, jelas ini bukanlah pose seorang tinju...
Terlihat mirip namun tidak, karena bisa dilihat kuda kuda ini memiliki banyak celah!.
Jika seorang profesional melihat hal ini maka mereka akan berkata...
...[ Teknik ini terlihat sangat payah bukan? ]...
Mendengar ucapan datar Haza², Haza asli hanya menjawab dengan kosong.
'Sangat payah, bahkan kita memiliki terlalu banyak celah untuk diserang oleh lawan.'
Mendengar tanggapan Haza, Haza² hanya terkekeh pelan. Dirinya kembali berkata.
...[ Tetapi disaat yang sama... ]...
...[ Teknik ini sangat mematikan. ]...
Mendengar hal itu Haza langsung mencibir dingin!.
'Mematikan huh?, maksutmu mematikan untuk kita?'
...[ Tidak. Karena teknik ini diciptakan bukan untuk bertahan. ]...
...[ Tapi diciptakan untuk membunuh sampai titik darah penghabisan!. ]...
Hal tersebut membuat Haza tertegun sejenak.
...-Swoshhh-...
Dengan tangan yang dilapisi
Haza langsung meninju dagu serigala tersebut!
Membuatnya mundur sejenak.
...[ Lihat dan pelajari. ]...
...[ Teknik ini disebut... ]...
...[ < Hero Suicide > ]...
...ΩωΩΩωΩΩωΩΩωΩΩωΩΩ...
...[ how do you know my name ]...
...^^^Chapter 6 : Poor Technique^^^...
...ΩωΩΩωΩΩωΩΩωΩΩωΩΩ...
^^^Flashback sesaat sebelum pergantian kendali tubuh.^^^
Dalam sebuah ruang hampa nan gelap...
Terdapat 2 sosok mahluk yang saling memandang.
Tak lama kemudian aura sekitar mulai mencekam!!, membuat kesan yang tidak mengenakkan ketika dilihat....
...《Siapa dirimu..., b*jingan?.》...
Mendengar kelimat datar khanzaec, sosok yang menyerupai Haza hanya menatapnya acuh...
...[ Aku?, aku bukan siapa siapa ... jadi pergilah. ]...
Sosok itu berkata dengan dingin, nampak bahwa dia memusuhi Khanzaec.
...《 Katakan atau ... mati. 》...
Jelas bahwa Khanzaec tak puas dengan jawaban tersebut!, dia juga merasa bahwa sosok dihadapannya itu...
...^Sangat berbahaya...^...
Mendengar ancaman khanzaec, sosok yang menyerupai Haza hanya terkekeh pelan...
...[ Untuk mahluk rendahan seperti dirimu... ]...
Berkata dengan dingin, sosok itu menatap rendah Khanzaec sambil melanjutkan kalimatnya!
...[ Bernyali juga untuk mengancam diriku...]...
...-Swoshh-...
...-Bang!-...
...-Bang!-...
Aura aneh memancar keluar dari tubuh orang itu!!, membuat Khanzaec melebarkan matanya tak percaya!!
...^Ini mustahil...^...
...^Tekanan ini mirip seperti waktu itu!.^...
...[ Kau tahu?, dari ratusan skill milikmu..., mengapa kau hanya memberi bocah itu tiga dari yang terlemah?. ]...
Mendengar kalimat tersebut Khanzaec tertegun!, dia bahkan mulai waspada! meningkatkan kemampuan yang selama ini dia tekan!
...《 Sesuai dugaan, kau memang anomali yang aneh ya?. 》...
Namun Khanzaec tidak merasa takut, dia menyeringai kearah sosok tersebut sambil menunjuk kearahnya.
...[ Anomali?, seharusnya aku yang berkata seperti itu... ]...
...[ Apa yang kau lakukan di Multiverse Hympern... Khanzaec? ]...
...[ Ahh, atau haruskah kupanggil dengan... ]...
...[ Khanzaec Egneel, iblis pemburu jiwa? ]...
Mendengar kalimat akhir sosok tersebut, Khanzaec tertegun ditempat!. Seringai yang selalu terpasang di wajahnya memudar!!
...《 Bagaimana kau tahu namaku! 》...
...《 Siapa kau sebenarnya?! 》...
Melihat ekspresi muram Khanzaec, sosok tersebut hanya memandang rendah seraya kembali berucap...
...[ Keluarlah. Sebelum aku berubah pikiran... ]...
...[ Jika sampai kau melakukan apa yang tidak seharusnya dilakukan... ]...
...[ Kau tidak akan selamat. ]...
Merasakan ancaman serta ledakan aura yang terasa familiar mau tak mau Khanzaec mengenang ingatan dalam kepalanya!!.
...^Tekanan ini benar benar sama seperti waktu itu!^...
...^Jangan jangan...^...
...《 Kau adalah -!? 》...
Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Khanzaec telah tertelan aura kegelapan sekitar secara mendadak!.
Membuat dia tercekat bahkan keluar dari ruangan jiwa tersebut tanpa bisa melawan untuk sesaat!
...[ Nah..., tampaknya bocah kecil ini butuh bantuan diluar sana. ]...
Berkata dengan nada main main, sosok tersebut perlahan memudar dari kegelapan...
^^^Flashback end^^^
...<< 28 Day's Before Dead >>...
...Chapter 6 End...