MY LOVE YOU

MY LOVE YOU
MLY-prat 5



sekarang diruang private itu hanya ada Erlangga dan Faisal karna nafhisa mempersilahkan mereka untuk bicara dengan kepala dingin nafhisa tidak bisa membantu lebih Faisal taupun mendukung Erlangga karna dia tau ini bukan masalahnya dan berat juga keadaannya.


awalnya semua tidak setuju apalagi teman-teman Erlangga karna takut ada keributan lagi tapi nafhisa menjelaskan agar lebih berdua untuk mencari solusinya


Faisal bingung mau bicara lewat kata mana apalagi melihat tatapan Erlangga yang tajam apalagi rahang Erlangga kembali mengerang sehabis nafhisa pergi dari ruangan ini


"bang "ucap Erlangga pelan Faisal Sama sekali tidak melihat wajah Erlangga


"hm"hanya gumaman balasan Erlangga diapun juga bingung


"sorry bang buat semuanya kalo gue boleh tau Melia dimana bang"tanya Faisal


"apratemen gue,jemput dia"ucap Erlangga dengan suara datar


"iya gue jemput besok bang"jawab Faisal


"jangan kabur lagi jadi cowok jangan pengecut"ucap Erlangga dan melalang pergi


...*********...


"didalem berantem gak ya"ucap Arga


"gak"ucap Cakra


"Lo mah cak jawab mau gak ada yang lain"kesal Arga


"Lo kaya gak paham aja sama Cakra ga"ucap zero


saat ini mereka berada di ruang depan dan nafhisa diruangan nya masih pusing dengan kegiatan hari ini bahkan sekarang sudah jam sebelas


"eh pak bos udah selesai "ucap varel


saat tau Erlangga sudah keluar dari ruang private


"hm,dimana pemilik cafe ini "cari Erlangga


"bentar,eh neng cantik sini sini"ucap varel memanggil karyawan wanita yang masih merapikan tempat pengunjung


"ada apa kak"ucap Caca karyawan wanita itu


"panggilan bos Lo pak bos gue mau ketemu Sama dia "ucap varel dibalas anggukan oleh Caca


memang dasarnya nafhisa mau pergi keluar untuk mengecek keadaan dan bertemu dengan Caca


"assalamualikum"ucap lembut nafhisa pandangan nya tidak melihat mereka


"waalaikumsalam"ucap sebagian mereka


"udah selesai urusan nya"tanya nafhisa


Erlangga melihat nafhisa dengan intens dengan matanya yang tajam membuat nafhisa sedikit takut


teman teman Erlangga dibuat cengo karna ucapan dan perilaku Erlangga padahal seorang Erlangga baru pertama ini memberi kartu nama apalagi dengan orang asing


"tidak usah semua bisa diatasi jugaan ini juga salah karyawan saya juga"ucap nafhisa menolak halus tawaran Erlangga


"terserah "Erlangga melengang pergi


empatprince menatap nafhisa tak enak dengan kelakuan Erlangga tapi bagi nafhisa sudah ditebak sifat Erlangga


"eh neng nafhisa maaf ya kalo gitu kita pamit dulu,assalamualikum"ucap zero dan teman teman nya mewakili


"iya,waalaikumsalam"jawab nafhisa dengan senyum tipis walaupun mereka tidak tahu


selepas nya mereka pergi ternyata karyawan cafe nya sudah berkumpul dimeja tunggu kasir


"ini udah kumpul semuanyakan"tanya nafhisa


"iya kak udah semua "ucap jeno karyawan laki laki mewakili semuanya


"buat semua maaf karna kalian pulang nya malam begini hati hati dijalan ya kalo yang perempuan mau nginep disini gak papa daripada ada hal yang tidak diinginkan"ucap nafhisa


"baik kak"ucap mereka serempak


"kak nafhisa maaf aku udah buat keribuatan dan buat kakak rugi karna kesalahan aku ,aku bakal ganti kok kak kerugiannya apa gak pakai gaji aku bulan depan kak"ucap Faisal tidak enak hati dengan nafhisa karna bagaimanapun ini fatal kesalahan nya


nafhisa tersenyum dengan karyawannya ini walaupun tidak akan terlihat dia bangga karna karyawannya mau mengakui kesalahan "iya gak papa gak usah diganti buat kamu Faisal tanggung jawab ya sama perilaku kamu"nasihat nafhisa


"iya kak makasih ya kak aku juga bakal tanggung jawab"balas Faisal


"kalo begitu kalian boleh pulang buat besok tutup aja cafe nya kalian istirahat saya juga mau tidur disini karna udah malam juga mau pulang "ucap nafhisa


di cafe nafhisa memang terdapat tiga kamar dibelakang bisanya udah karyawan ataupun khusus untuk nafhisa


"Caca sama Laila tidur disini aja kak sekalian nemenijin kakak"ucap Laila


"yaudah yang cowok boleh pulang dan kalian berdua kekamar"ucap nafhisa


karyawan di cafe nafhisa ada lima belas enam wanita dan 9 laki laki karna cafenya lumayan cukup besar dan saat malam dan pagi dibagi sift agar mereka tidak terlalu kelelahan


malam ini hanya Caca dan Laila karna satu karyawan wanita sudah pulang dahulu tadi


karyawan laki-laki sudah pulang dan ketiga gadis itu sudah berada dikamar cafe mereka karna sudah kelelahan apalagi nafhisa dia benar benar lelah sekali



restoran(cafe)bagian ruang pertama by pinterest



ruang private 1