
saat ini kelima prince membolos mata kuliah mereka karna bos mereka saja baru saja menggemparkan kampus
"Bos Lo kok bisa gitu narik cewek cadar itu"ucap Arga heran dengan binya
"nah berner tu ,jangan -jangan Lo ada rasa ya sama tu cewe"timpal zero
"ngaco"balas nya singkat dia juga tidak tahu kenapa dia bisa berbuat seperti itu
"wah bos gue udah bisa suka sama cewek ni"ucap verel
"gak mungkin"ucap Cakra tak kalah cuek
"gak mungkin gimana eh emang iya deng gak mungkin sedangkan cewek tu muslimah banget la bos kita tiap hari gak jauh dari club"ucap verel
jleb
rasanya ucapan verel seperti itu membuat nya sakit memang yang dikatakan verel benar tapi dia juga tidak mungkin menyukai perempuan itu bahkan gadis itu bukan tipenya .
"gimana keadaan markas"ucap Erlangga mengalihkan pembicaraan
"aman bos Lo tenang aja jugaan kata angkatan 7 saat ini gak ada yang bikin masalah"ucap Arga
"bagus kalo gitu"balas nya
"oh iya nanti malam gue mau ketempat biasa lobpada harus nyusul "ucap verel
"alah Lo mah kalo mabok bikin ribet "ucap zereo
memang verel sangat ribet kalo udah soal mabuk.
"hehe Ya kan gak sadar ,pokoknya datang gue yang traktir semuanya "ucap nya sambil tersenyum
tiba tiba ucapan nya disela "gue gak Dateng "ucap Erlangga
semuanya terkejut tumben sekali bos mereka tidak sama sekali tidak pergi diclub bahkan kan club makanan sehari harinya
"kenapa gak ikut bis"ucap Arga mewakili mereka semua
"gue ada urusan"ucapnya seadanya
sebenarnya bukan ada urusan dia ingin mengurangi alkhohol nya walaupun ia bisa atau tidak
mereka yang mendengar hanya menggaguk tidak mau bertanya lebih lanjut mereka tau sahabat nya mempunyai masalah privasi
"Lo gak mau balik lagi ta liat gue udah terjun kedunia yang Lo pasti benci bahkan sebenernya gue benci dengan keadaan gue kaya gini tapi gue gak tau mau gimana lagi"batin Erlangga sambil menerawang kedepan
"bos kenapa ya rel"ucapnya berbisik
"gue gak tau diem dulu jangan ganggu gue lagi chatan sama pacar gue"ucapnya dengan suara sedikit pelan
"gue cabut dulu"ucap Erlangga
mereka diam mereka merasa ketua mereka sedang tidak baik baik saja sejak kejadian viral dengaj gadis bercadar itu pasti ada yang tidak beres batin mereka.
...****...
saat ini Reyna sedang menunggu pacarnya beberapa hari lalu ditanam belakang
gadis itu merasakan ada yang menepuk pundaknya karna dia membelakangi orang yang nepuk.
gadis itu menoleh"verel Lo kenapa kesini"tanya heran
bukan nya menjawab ia maah bertanya"Lo juga ngapain disini"sambil berjalan duduk samping Reyna
"ish gue tanya malah balik tanya"kesalnya
lelaki playboy itu terkekeh pelan"gue lewat aja sih terus tau Lo duduk disini sendirian gue samperin lah"ucapnya
"gue gak sendirian sih sebenernya gue lagi nunggu seseorang "ucapnya sambil tersenyum manis
verel terpana melihat senyum gadis cantik itu "ehm Lo emang nunggin siapa"ucapnya mengalihkan rasa gugupnya
"gue nungguin cowok gue "ucapnya
"emang Lo beneran pacaran sama daniel itu ya"ucapnya pelan dadanya sesak saat tau gadis yang ia sukai ternyata sudah mempunya pacar
"iya gue akhirnya bisa pacaran Sama dia "ucapnya bahkan varel melihat dari amta itu memancarkan kebahagian
jleb
kenapa sesakit ini pria itu sudah menyukai gadis yang duduk disamping nya ini dari kecil karna mereka bertetangga kenapa dia didahului pria lain Memang dipengecut untuk mengungkapkan perasaannya kepada Reyna karna dia takut ditolak.
"Rey Lo tau kan Daniel orang nya gimana Bahakan banyak yang bilang tentang dia gak bisa puas satu cewek bahkan gue sama temen temen gue sering liat dia jalan sama perempuan"ucapnya memberi saran walaupun menahan sesak Diidada nya
gadis itu menoleh sepenuhnya menghadap pria itu "stop gak usah bilang Daniel! gue muak dengerin semua orang bilang kaya gitu kegue dan Lo temen dari gue kecil bukan nya seneng temen Lo ini punya pasangan bukan nya bikin gue terpojok karna gue pilih Daniel sebagai pacar gue dan oh ya satu lagi apa bedanya Lo sama daniel kalo dia emang main Sama perempuan? Lo juga kan bahkan Lo udah gak kehitung berapa cewek yang lo udah pekek"ucapnay mata gadis itu memancarkan kemarahan dan kekecewaan
gadis itu meninggalkan laki laki yang sedang menunduk itu *teman batin nya hanya kata teman tidak lebih sama sekali, dia berucap seperti itu agar gadis yang ia cintai tidak salah menggenggam tangan tapi kenapa jadi seperti ini dan memang membenarkan ucapan Reyna dia Suka bermain perempuan dia playboy* tapi itu ada banyak alesan kenapa dia seperti itu alesan salah satu nya untuk membuat Reyna cemburu .