My Life In Pesantren

My Life In Pesantren
Ketegangan yang luar biasa



Adzan pun sudah berhenti berkumandang,, dan acara pun kembali di teruskan,, makanan cimol yang aku belipun sudah tinggal 3 biji dan segera aku habiskan di saat aku mendengar panggilan di undian ke 14,, aku sungguh tegang,, dan langsung buru buru aku buka al Qur'an ku dan memperhatikan yang sedang tampil,, dari mulai sang juri membacakan tantangan nya dan saat peserta itu pun membacakan nya aku meneliti setiap huruf ,, makhraj nya dan panjang pendek nya dengan seksama,, supaya nanti aku tak ada kesalahan saat tampil.. dan terus memperhatikan nya sampai undian seterusnya..


Waktu yang begitu tak terasa,, saat ini undian no 15 sedang berlangsung,, jantung ku semakin berdebar kencang,, dan badan ku gemetar karna di depan nanti tidak hanya santri putri saja yang melihat tapi santri putra pula bahkan para masyarakat pun turut menonton.. sungguh harus punya mental yang kuat,, tapi aku selalu yakin aku pasti bisa...


Undian 15 pun sudah berakhir,, tubuhku semakin bergetar dan jantung ku semakin tak tenang,, dengan mental yang sudah siap,, dan pakaian putih kerudung putih dan sarung berwarna unggu.. Aku pun sudah siap tampil...


"Baiklah,, mari kita sambut undian ke 16 saudari Nisa,," panggil sang pembawa acara..


semua bertepuk tangan,, ada juga yang berteriak,, berteriak pun bukan tampa alasan tapi sebagai dukungan dan memriahkan acara,,


Aku pun menghela nafas panjang beberapa kali supaya tenang,,


"Semangat teh.." Ucap de ilah yang berada di sebelah ku saat duduk ...


Akupun mulai berjalan menuju ke atas panggung,, selangkah demi selang kah dan menaiki tangga,, lalu aku duduk dan mulai lah aku tampil..


"Assalamualaikum w.r.b." aku mengawali tampilanku dengan jantung deg degan dan memegang mic dengan tangan gemetar namun aku mencoba tenang,, dan mencoba melirik ke dua arah supaya lebih tenang kedepan nya..


"Baik saudari nisa,, coba buka halaman 267..(seumpamanya..)" ucap salah satu juri yang akan memberi aku tantangan..


Aku pun mencoba mencari nya dan tak butuh waktu lama aku pun menemukan nya.. dan juri pun melanjutkan nya..


"Coba saudari baca dari ayat 60 sampai 68 surat ar ra'du,, (seumpamanya)" ucap juri..


Saat aku menemukan nya aku pun mulai membacanya,, dengan menghela napas panjang aku pun memulai bacaan nya


aku membaca sebisa mungkin serapi mungkin seteliti mungkin dan seindah mungkin sebisa yang aku bisa,, aku begitu khusu dalam membaca nya karna di takut kan aku akan berhenti di tengah tengah penampilan ku atau ada yang salah sehingga aku mengulangi nya lagi supaya benar,, maka untuk menghindari itu semua sebisa mungkin aku mencoba tenang dan terus membacanya dengan sangat hati hati dan sebaik mungkin,, bukan karena ingin jadi juara akan tetapi aku hanya ingin benar dalam membaca nya,, aku juga tak begitu memiliki suara merdu akan tetapi sudah lebih dari cukup aku membaca al Qur'an dengan baik itu pun sudah cukup bagiku..


Beberapa saat kemudian akhir nya selesai pula,, aku pun berhasil menyelesaikan tantangan dari juri dan hasil nya terserah nanti yang penting aku tampil dengan baik..


Akupun mengakhiri nya dengan salam dan kembali turun dari panggung..


Dan undian pun di teruskan ke undian selanjut nya...