My Life In Pesantren

My Life In Pesantren
Di Waktu Magrib Tiba



Waktu magrib pun menjelang,,,


Semua sudah berada di madrasah dengan mengenakan mukena dan sejadah yang sudah berjajar ke samping dan belakang . .


"Allohu akbar Allohu akbar... seterusnya"..


Suara adzan pun mulai terdengar berkumandang...


semua terdiam mendengarkan suara adzan...


setelah adzan selesai para santriah semua berdiri tuk melaksanakan solat sunat dua rakaat sebelum solat fardu magrib...


Setelah selesai,, sebari menunggu imam dari pihak dewan,, kami pun mengumandangkan solawat supaya lebih apdol,, jika dari pihak dewan tak kunjung datang,, maka sang imam di ambil alih oleh kakak senior yang sudah lama berada di pesantren tepat nya yaitu Pengurus pesantren..


Kebetulan kali ini sang dewan tak kunjung datang,, kakak senior menyuruh salah satu santtiah untuk mencoba mencari sang dewan ... Setelah beberapa menit santriah yang di suruh tersebut kembali ke madrasah dan berkata...


"Teh NiNa nya lagi halangan.." ucap nya sambil masuk dan duduk di tempat nya awal...


Ternyata sang dewan sedang kedatangan tamu,,, dan sudah lumrah jika sang dewan sedang halangan,, dan tak ada lagi dewan yang hadir maka sang kakak pengurus maju..


Dan kali ini,, sang imam di ambil alih oleh sang ibu roisah,, yaitu Bi Endah...


----------------------------------------------------


----------------------------------------------------


"Komat.." ucap bi endah pada siapapun yang ada di belakang dan mau mengumandangkan ikomah..


Salah seorang mengumandangkan nya,, Namun karna siapa pun boleh mengumandangkan ikomah,, maka saat itu ada tiga orang yang mengumandangkan nya,, dan ya karna begitu mereka malah terdiam bersama,, dan saling mengandalkan untuk mengumandangkan ikomah,,, namun dengan cepat santriah yang dari tiga tadi mengumandangkan ikomah meneruskan nya karna waktu yang terus berjalan...


Setelah ikomah di kumandangkan... Baru lah sang imam memulai Solat fardu magrib nya dengan awalan takbir... Setelah beberapa saat kemudian,, solat magrib pun di akhiri dengan salam di tahiat akhir...


Setelah Solat fardu magrib selesai saat itu pula sang imam mundur kebelakang dan melaksanakan solat sunat setelah solat magrib dua rakaat,, Memang sudah begitu,, Mereka tidak berani untuk duduk di depan seperti sang dewan,, dan selalu melakukan wiridan bersama sama santriah lain,, tidak memimpin wiridan seperti sang dewan sebiasanya,, Namun jika waktu berdoa telah tiba ,, maka sang imam tadi harus berdoa,, atau jika tak mampu ,, dan ada halangan,, seperti kebetulan sedang tidak di dalam madrasah karna alasan kebelet BAB,, atau semacam nya maka doa akan di pimpin oleh siapa saja yang hafal dengan doa tersebut,, tak perlu sama seperti doa yang sering di kumandangkan oleh sang dewan,, yang penting doa nya mirip persisi sebagian atau doa yang lain nya,,,,


Setelah doa selesai ,, maka dilanjutkan lah dengan membaca al quran surat al mulk dan surat al kahfi dari awal surat ayat satu sampai sepuluh dan akhir surat 10 Ayat,,,


----------------------------------------------------


\=> makna membaca ayat al kahfi 10 ayat awal dan sepuluh ayat akhir,, adalah perintah dari sang syaikhuna,, wasiat nya agar kita terhindar dari fitnah Dajjal di hari kiamat menjelang nanti,, dan bagus nya itu satu surat al kahfi di baca semua,, Namun kami hanya sering membacanya di hari jum'at tepat nya di waktu janari atau pagi hari jam 3 setelah melaksanakan solat sunat tahajjud..


----------------------------------------------------