My Life In Pesantren

My Life In Pesantren
PROLOG



ASSALAMU'ALAIKUM... Hallo saudara saudaraku,,, bagai mana dengan kabar kalian.. saya doakan kalian selalu sehat wal 'afiat...


Perkenalan,,,, nama saya "Nisa Khomsatun Kamilah" ini hanya nama samaran saya yang saya buat,,, saya lahir dari darah sunda,, tahun kelahiran saya tahun 2000,, dan sekarang sudah tahun 2020 akhir sebentar lagi akan tahun 2021,, umur saya sekarang 20 tahun... saya sengaja ingin menulis kisah kehidupan saya dan pengalaman saya sewaktu saya hidup di pesantren.. saya menuntun ilmu di pondok pesantren ROJAUL HUDA selama 3 tahun kurang dikarenakan saya bertemu jodoh saya...


Saya lahir dari keluarga biasa,, kehidupan saya tidak semewah orang lain... terkadang saya sering menghindar dari orang lain di karenakan ekonomi saya tidak semudah mereka.. sewaktu saya sekolah SMP Saya tak memiliki teman akrab yang begitu banyak.. hanya saja ada yang masih mau akrab dengan saya yang tak memandang akan materi..... aku memiliki kakak,, kami terdiri dari 5 bersaudara,, 2 laki laki yang sudah menikah dan 3 perempuan termasuk aku.. semua saudaraku sudah berkeluarga hanya tinggal aku seorang yang masih jomlo...


cerita ini saya karang dari kehidupan saya dan ingatan saya beberapa tahun kebelakang,, saya hanya ingin berbagi pengalaman dengan saudara saudara yang suka membaca novel,, kebetulan saya suka menulis,, karna jika saya tuliskan pengalaman saya di atas kertas,, tak akan ada banyak orang yang baca,, kebetulan saya menemukan aplikasi ini untuk menuliskan pengalaman saya,, dan agar banyak orang yang membaca pula.. kebetulan juga saya suka membaca komic,, kadang kadang novel juga sering saya baca,,, tetapi bagi saya kamic lebih seru karna ada gambar karakter nya.. novel juga seru.. ya begitulah...


komplek kami brehadapan dengan komplek santri putra hanya saja terhalang oleh madrasah tempat kelas akang mengaji atau kelas tiga.. setiap tahun kami terus bertahap dari pemula kemudian sanawi dan kelas 3 mau seberapa lama juga ngaji di sana kelas akan tetap berhenti di kelas 3 yang di ajarkan langsung oleh pemimpin pesantren...


nah itu hanya ulasan yang saya buat mengenai tempat mengaji saya..