My Ideal Wife

My Ideal Wife
Flashback__



***Tto witaerowo tto wiheomhae


So bad (why) urin yeah


Deo beotigido jitaenghagido


So hard (hard) an dwae


Imi algo isseodo


Meomchul suga eobseosseo


No way, no way, no way sseureojyeo


Sigani jinagalsurok


Deo manggajyeogagiman hae


No way, no way tto muneojineun geol


Kadeuro mandeun jip geu sogeseo urin


Kkeuchi boindaedo got sseureojindaedo


Kadeuro mandeun jip babogachi urin


Heotdoen kkumiraedo idaero jogeum deo stay


Naeiriran ge eobtdeusi


Daeumiran geon eobtdeusi


Jigeum naegen nun ape neoreul ppaen modeun ge


Jidokhi kkamkkamhan eodumiji


Ipbeoreutcheoreom malhae


Urin gyeolgugen an dwae


Geuraedo nan gyesok barae


Majimakdo neowa hamkkeramyeon I'm okay


Imi algo isseodo


Meomchul suga eobseosseo


No way, no way, no way sseureojyeo


Sigani jinagalsurok


Deo manggajyeo gagiman hae


No way, no way tto muneojineun geol


Kadeuro mandeun jip geu sogeseo urin


Kkeuchi boindaedo got sseureojindaedo


Kadeuro mandeun jip babogachi urin


Heotdoen kkumiraedo idaero jogeum deo stay


Siganeul slow down


Please baby. Calm down


Jogeumman deo


Deo witaerowo deo wiheomhae


So bad (so bad) urin yeah


Deo beotigido jitaenghagido


So hard tto muneojineun geol


Kadeuro mandeun jip geu sogeseo urin


Kkeuchi boindaedo got sseureojindaedo


Kadeuro mandeun jip babogachi urin


Heotdoen kkumiraedo idaero jogeum deo stay***!!


Itulah lagu terakhir yang dibawakan oleh bangtan sonyeondan, idola Arvia. Sehabis itu, konser selesai. beberapa ucapan salam sebelum konser selesaipun sudah diucapkan oleh masing2 member.


Sungguh, malam itu benar2 membuat Arvia tak akan pernah melupakan semua kenangan itu. ditambah lagi, besok adalah tour terakhir, walaupun terakhir tapi itulah yang benar2 membuat arvia tak sabar akan hari esok.


Besok siang, adalah waktu dimana arvia akan bertemu langsung, secara kasat mata, secara eyes contact sama biasnya. yaitu, Fansign.


_-__-__-__-_


Flashback


Seusai konser kemarin, salah satu member yang melihat Arvia menangis adalah Jimin.


saat jimin ingin berjalan agak kedepan panggung, ia melihat sosok gadis ARMY yg menangis. jimin tau itu bukan tangisan kebahagiaan, tapi itu tangisan kesedihan yang mendalam, jimin ingin rasanya turun kebawah panggung dan menghapus air mata ARMY itu. jimin juga tak sempat melihat wajah arvia, karena arvi menangis sembari menunduk. jimin mengurungkan niatnya saat Jungkook menarik Jimin untuk ketengah panggung kembali.


" semoga kita bertemu secara langsung lagi "


ucap jimin dalam batinnya sembari terus memperhatikan arvia.


Jimin POV


 


Sehabis konser kemarin. aku melihat seorang gadis menangis. dia ARMY tentu dia ARMY. karena saat aku memperhatikannya ia memegang ARMY BOMB yang kami buat untuk lightstick para penggemar bts, grup ku.


aku ingin menghampirinya saat itu, tapi Jungkook menarikku dan membawaku ketengah panggung. aku sebenarnya tidak fokus saat membawakan lagu kedua saat konser. bahkan aku merasa aku tak bisa memberikan yg terbaik utk para ARMY aku rasa itu.


Saat lagu kedua itu, untungnya lagunya adalah ***MAKE IT RIGHT*** lagu yang aku harapkan bisa membuat gadis itu berhenti menangis.


***Samaggwa badadeul\-eul geonneo


Neolbgo neolb\-eun segyeleul


Hemaeeo danyeoss\-eo***


saat lirik itu aku terus memperhatikan gadis itu. dia belum juga berhenti dati tangisnya.


sampai pada akhirnya lirik terakhir yang ku nyanyikan dibait itu pun keluar.


***Baby I***..


saat lirik itu keluar dati mulutku, aku melihat wanita itu lebih tepatnya gadis itu langsung menatap kearahku. aku tersenyum kearahnya, entah ia melihatku tersenyum atau tidak. tapi ia malah tersenyum kearahku, aku merasa ia melihatku tersenyum, tapi sepertinya tidak. dan tersenyumnya itu seperti ia membalas senyumanku.