MY GIRL MY ROBOT

MY GIRL MY ROBOT
Tersedak



Saat sedang berbincang santai tiba - tiba saja ada yang memeluk zidan dari belakang. Tentu saja secara reflek zidan langsung menepiskan pelukan tersebut. Memegang kedua tangan dan langsung di hempaskan di udara sambil menoleh ke arah belakang.


" Feli..."


Sangat terkejut zidan kalau ternyata yang memeluknya adalah felicia. Wanita cantik yang pernah singgah di hati zidan.


Tanpa menutupi rasa malunya felicia masih saja maju memeluk zidan di depan umum. Terus melangkah dan memanggil nama zidan dengan mesra..." Zidan....."


Terus melangkah tanpa melihat sekeliling orang yang memandang. Bagi felicia semua hanya angin lalu yang lain kontrak. Tidak dengan teman - teman zidan dan niken. Yang merasa risih dengan sikap felicia yang tiba - tiba datang memeluk dan bertingkah manja di depan banyak orang. Melihat kejadian tersebut tentu saja membuat banyak orang yang hadir di pesta jio jadi berpusat ke arah zidan.


Niken yang dari tadi merasa risih kini menjadi lebih tidak nyaman dengan tatapan orang - orang yang ada di pesta. Untuk menghilangkan rasa canggung di pesta maka leo yang berdiri di sebelah jio pun maju dan menepuk punjak felicia " Fel..... lama tidak bertemu kamu tambah cantik saja ya...." Untuk menghilangkan rasa canggung leo memberi senyum manis yang menjual sambil mengalihkan perhatian dengan menepuk pundak felicia sesaat.


" Baik....aku baik kok..."


Sesaat mencoba memeluk zidan tiba - tiba saja felicia merasakan ada seseorang menepuk pundaknya. Saat menengok ke belakang ternyata felicia melihat leo yang sedang menyapa dengan senyum keren bak seorang pangeran.


Tentu saja rencana mau memeluk zidan pun jadi berubah memandang leo dengan pandangan manis seperti seorang wanita imut....


Bagi yang melihatnya pasti mau muntah bila melihat tingkah felicia ini sangat genit dan tidak tahu tempat. Hampir semua teman zidan tahu kalau felicia merupakan wanita yang suka mencari perhatian.


Dengan sifat yang seperti gadis pemalu felicia menjawab pertanyaan leo sambil membenarkan anak rambut yang di dekat kupingnya." Terima....kasih.....pujiannya...."


Tentu saja felicia merasa terbang tinggi saat leo mengatakan kalau dirinya tambah cantik. Dengan senyum imut tiba - tiba saja felicia merasa ada sosok wanita cantik yang dekat di sebelah zidan. Terus memandang dari atas sampai ke bawah kaki melihat sosok wanita cantik yang bersebelahan dengan zidan.


Ya, wanita cantik yang di pandangi oleh felicia adalah niken. Merasa tersaingi dengan niken tiba  - tiba saja raut wajah felicia jadi berubah. Maju memandangi niken sambil memberi senyum dan mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan niken.


Melihat tingkah wanita yang sangat manja dan tidak tahu tempat membuat  niken merasa nek melihatnya. Tiba - tiba saja  niken merasakan sebuah tatapan yang tajam dari arah depan.


Ya, siapa lagi kalau bukan felicia yang memandang niken dengan sangat tajam. Tatapan yang seakan siap membunuh orang ini membuat hati niken menjadi sangat risau. Melihat felicia yang terus maju tiba - tiba saja felicia mengangkat tanganya ke arah niken. Secara spontan niken mundur sedikit sambil menghindari pukulan dari felicia


Tapi  siapa yang sangka kalau tangan yang di angkat tersebut ternyata mengajak kenalan dengan niken.


" Halo namaku Fe..li..cia...wanita special zidan" Merasa posisi wanita itu sangat dekat dengan zidan membuat felicia yang tadinya masih manja tiba - tiba saja tidak senang akan kedekatan zidan dengan wanita tersebut. Tentu saja felicia sengaja mengucapkan kata wanita special agar niken mundur.


Melihat situasi tersebut tentu saja niken mulai mengulurkan tanganya untuk berjabat dengan felicia. " Halo...namaku....." Niken yang melihat tindakan felicia yang mau berkenalan pun mencoba mengerakkan tangannya. Saat hendak memberi salam ternyata felicia langsung menarik tangannya agar tidak tersentuh oleh niken.


Felicia tiba - tiba saja menarik uluran tangan tersebut langsung merangkul zidan dengan sangat  kuat. Tentu saja sebagai perempuan niken merasa risih dengan sikap felicia yang merangkul zidan dengan manja sambil menekan ke arah dadanya.


Di suasana pesta yang meriah ini tentu saja jio tidak mau teman - temannya bubar karena kelakuan felicia. Jio datang sambil membawa minuman. Tentu saja tak lupa menyuruh pelayan membagi minuman ke semua teman - teman yang ada di sana.


" Teman - teman terima kasih akan kehadirannya di pestaku ini..."


" Nikmatilah pestanya dan bersenang - senanglah.... dan tak lupa untuk tuan zidan selamat akan pasangan barunya..." Begitulah ucapan pembukaan kecil yang jio lakukan untuk mencairkan suasana sambil memberi selamat kepada zidan.


Sesaat semua suasana yang tegang kini kembali mencair. Tuan rumah pesta yang peka bisa mengubah dengan cepat. Setelah semua berlalu niken yang bosan mencoba menikmati pesta dengan mendekati meja yang penuh dengan beraneka ragam makanan.


Pastinya kesempatan untuk menikmati makanan gratis tidak akan niken lewatkan. Satu - persatu makanan yang ada di meja sudah mulai di cicipi oleh niken. Tanpa niken sadari kalau setiap gerak - geriknya selalu di awasi oleh seseorang yang misterius di dalam pesta.


" Hai..."


"Hu...huhk...huhhk..." Niken terbatuk saat makanan yang di nikmatinya tiba - tiba saja tersedak di tenggorokkan.


"Hei....kau tidak apa....apa...?" ucap seorang pemuda yang tiba - tiba saja hadir di depan niken


Secara reflek niken menekan dadanya sambil melihat sekitar makanan untuk mencari minuman yang bisa membuat dia lega.


Pemuda yang tiba - tiba datang mencoba membantu niken sambil menepuk pundak niken dengan pelan. Melihat cara pandang niken maka pemuda tersebut langsung tahu dan pergi mengambil sesuatu untuk bisa mengatasi batu tersedak yang niken rasakan.


Beberapa menit kemudian akhirnya niken bisa bernapas dengan lega


"Sruuups....Aaahhk....." Tenggorokkan yang tersedak sudah hilang di tambah bisa bernapas dengan lega setelah meminum air putih yang di sediakan oleh pemuda tersebut.


" Bagaimana......sudah lebih baik...? menepuk dan mengelus pundak niken sambil menanyakan keadaan niken. Sesaat niken lupa kalau orang yang membuat dia hampir meninggal karena tersedak adalah pemuda yang memberikannya minuman. Tentu saja niken yang semula tenang tiba - tiba saja menunjukkan muka tidak bersahabat dengan pemuda tersebut.


Merasa pandangan wanita cantik yang di tolongnya tidak senang pemuda tersebut langsung menunjukkan senyum menjual kepada niken berharap niken tidak marah. Hampir semua wanita mudah luluh dengan senyum yang di perlihatkan oleh pemuda tersebut.


" Hufh...."


" Untung.... tampan...." walaupun niken marah bukan berarti mencari ribut di pesta orang. Menghela napas sambil menarik napas panjang  dengan mengatakan kalau pemuda yang menolongnya selamat karena tampan saja.