
Terlihat dari kejauhan laki laki itu berlari kearah tempat dimana Agerta berdiri, ternyata yang sedang berlari kearah Agerta tersebut adalah Chin Hae, Chin Hae yang berlari sambil tersenyun lebar kepada Agerta membuat Agerta Deg Degan karenanya.
"Astaga aku pasti sudah gila karena hanya melihat senyumannya itu" Agerta yang berbicara dengan keadaan yang sudah tidak karuan.
"HOSH HOSH HOSH...Akhirnya sampai juga" Chin Hae yang berbicara dengan terengah engah.
"Kamu kenapa bisa ada disini?" Tanya Felincia.
"Kamu sama siapa datang kesini? Jangan bilang kamu terus mengikuti kami ya?" Tanya Felincia dengan sedikit agak meninggikan nada suaranya.
"Kenapa aku selalu saja dituduh yang tidak tidak olehmu hah?" Chin Hae merasa bahwa dirinya adalah seorang pengutit mereka padahal Hee Young tidak pernah mengutit mereka berdua.
"Dia ini siapa?" Tanya Hee Young sambil mengerutkan dahinya.
"Dia ini teman sekantorku" Jawab Agerta dengan wajah datar.
"Teman sekantor?" Tanya Hee Young sekali lagi.
"Iya teman sekantor" Jawab Agerta dengan wajah heran melihat ekspresi Hee Young.
Seketika raut wajah Hee Young berubah menjadi dingin, Chin Hae yang melihat raut wajahnya sedikit merasa tidak nyaman olehnya. Chin Hae langsung menghampiri Hee Young dan mengajaknya berkenalan.
"Chin Hae" Chin Hae yang berbicara sambil mengajukan tangannya.
"Hee Young" Hee Young yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan Chin Hae.
"Senang bertemu denganmu Hee Young" Chin Hae yang berbicara sambil tersenyum lebar kepada Hee Young.
"Iya, aku juga senang bertemu denganmu Chin Hae" Hee Young yang hanya bisa tersenyuman palsu terhadap Chin Hae.
Agerta dan Felincia yang melihat kedua orang itu berkenalan merasa mereka berdua sudah bertemu sebelumnya, dikarenakan mereka terlihat sangat akrab sekali.
"Kalian berdua sebelumnya udah pernah bertemu? Soalnya kalian berdua sangat akrab" Felincia yang bertanya serius kepada mereka berdua.
"Iya, apa kalian berdua sudah pernah bertemu sebelumnya?" Agerta yang masih penasaran dengan mereka berdua.
"Kami berdua tidak pernah bertemu sebelumnya" Chin Hae yang langsung menjawab pertanyaan dari Agerta dan Felincia.
"Kalian berdua juga lihat bukan? Kami berdua baru saja bertemu" Hee Young yang langsung membantu Chin Hae berbicara kepada Agerta dan Felincia untuk memastikan bahwa mereka berdua baru pertma kali bertemu.
Agerta dan Felincia hanya bisa diam melihat mereka berdua.
"Oh ya sudahlah aku kira kalian berdua sudah pernah bertemu sebelumnya ternyata belum" Agerta yang berbicara sambil mengangkat kedua bahunya.
Tanpa berpikir lama Agerta langsung menarik tangan Felincia dan mengajaknya pulang. Tapi mereka berdua dihentikan oleh Hee Young dan Chin Hae.
"Ayo kita pulang saja Fel aku lelah" Agerta yang berbicara sambil menarik tangan sahabatnya tersebut.
"Eh..." Felincia yang terkejut karena tangannya ditarik tiba tiba oleh Agerta .
"Sebentar! Kalian mau kemana" Tanya Hee Young dan Chin Hae secara bersamaan.
"Kami berdua mau pulang untuk apa kami berlama lama disini?" Jawab Agerta yang sedikit meninggikan nada bicaranyya.
"Kalian jangan pulang dulu kita makan bersama dulu" Hee Young yang mengajak Agerta dan Felincia untuk makan bersama.
"Iya benar kita makan bersama dulu, nanti biar aku yang traktir kalian bagaimana?" Chin Hae yang berencana untuk memancing Hee Young.
Hee Young yang spontan mendengar hal tersebut langsung menatap Chin Hae dengan tatapan membunuh. Chin Hae yang melihat raut wajah Hee Young tersebut tersenyum karena ia sudah berhasil memancing Hee Young.
"Tidak perlu aku saja yang traktir kalian pilihlah makanan apa saja yang kalian mau" Hee Young yang berbicara sambil berjalan.
"Sebentar kalian belun menanyakan kami mau atau ti..." Agerta yang sedang berbicara dipotong oleh Felincia.
"Ayo! Kami kebetulan sedang lapar karena kalian sudah berjanji untuk mentraktir kami, kami tidak masalah" Felincia yang berbicara langsung menarik kembali tangannya dari tangan Agerta.
"Dasar tidak tahu malu" Agerta hanya bisa terdiam dan berbicara kecil dengan memasang wajah dingin.
"Agerta ayo kita jalan besama" Ajak Chin Hae.
Hee Young yang mendengarnya langsung berbalik dan berjalan mendekati Agerta.
"Tidak! Dia akan jalan bersamaku" Hee Young yang berbicara sedikit meninggikan nada bicaranya dan langsung merangkul Agerta.
"Kalian berdua apa apaan sih?! Kalian punya kaki seharusnya kalian jalan sendiri kan? Dan juga seharusnya aku itu berjalan bersama Felincia bukan bersama kalian. Kalian itu cocoknya jalan berdua karena kalian laki laki" Agerta yang marah karena dari tadi mereka berdua tidak bisa tenang sembari melepaskan tangan Hee Young yang dari tadi merangkulnya.
Agerta pun berjalan dan jalan di samping Felincia dengan penuh amarah. Setelah Agerta duluan jalan Hee Young dan Chin Hae saling bertatapan bersaing.
"Hmp!" Chin Hae dan Hee Young.
"Agerta Felincia tunggu aku" Chin Hae yang berteriak karena tidak ingin terus di samping Hee Young.
Chin Hae langsung berjalan kearah Felincia dan Agerta begitu pula dengan Hee Young yang juga berjalan kearah Agerta dan Felincia.
Setelah sampai di tempat makan mereka langsung mengambil posisi duduk yang nyaman, Agerta lebih memilih tempat yang paling pojok/disudut. Karena melihat Agerta berjalan ke tempat duduk yang paling pojok apa boleh buat mereka hanya bisa mengikutinya, mereka pun duduk dan melihat daftar menu. Setelah melihat daftar menu dan memesan makanan mereka berempat hanya bisa diam dan canggung satu sama lain, tapi karena Felincia sangat bosan dia memulai membuka obrolan untuk bicara.
"Chin Hae aku mau nanya kamu tahu kami berdua disini dari siapa hah?" Felincia yang masih penasaran dengan Chin Hae.
"Hmm itu...aku tadi tanya sama orang yang dulunya kenal sama kalian berdua katanya kalian ada disini yaudah aku turut sampai kesini" Jawab Chin Hae yang sedikit agak gugup.
"Benarkah? Siapakah nama orang itu? Aku ingin tahu" Tanya Agerta yang sedikit curiga kepada Chin Hae.
"Hmm aku lupa namanya tapi dia sempat menyebutkan namanya kok tapi aku lupa" Chin Hae yang hanya bisa mengelak dari pertanyaan Agerta tersrbut.
"Oooh lupa ya?" Agerta yang hanya bisa memberikan jawaban singkat kepada Chin Hae.
"Ehem!" Hee Young yang mengode mereka untuk mengajak dirinya juga untuk ikut mengobrol bersama.
"Dan kamu kenapa juga bisa berada disini juga Hee Young" Tanya Agerta dengan nada yang berat.
"Ak aku juga kebetulan ingin menonton film juga disini aku ngk kebetulan kok bertemu dengan kalian berdua" Hee Young yang juga berbicara agak sedikit panik karena ditanyakan oleh Agerta.
"Chin Hae, Hee Young kalian berdua punya hubungan apa? Kalian berdua cocok sekali menjadi sepasang kekasih" Felincia yang berbicara sambil tersenyum jahat kepada mereka berdua.
"PPPFFFTTT" Agerta yang sedang minum tidak sengaja menyeburkan air dari mulutnya dan tersedak karena mendengar hal tersebut dari mulut sahabatnya yang bodoh itu.
"APA?!!!" Chin Hae dan Hee Young yang berbicara serentak karena terkejut mendengar hal itu.
Mereka bertiga langsung menatap Felincia dengan tatapan sadis.
"Uh umm ada apa? Apakah aku salah bicara?" Felincia langsung berkeringat karena mereka bertiga sedang menatapnya.
"BENAR BENAR SANGAT SALAH!" Chin Hae, Agerta, dan Hee Young berbicara serentak dengan nada dingin kepada Felincia.
"Ak aku cuma bercanda jangan dianggap serius" Felincian yang sudah mati ketakutan karena terus di tatap oleh mereka bertiga.
"Dasar otak fujoshi" Agerta yang berbicara sambil memasang wajah dingin.
"Apakah kami benar benar mirip sepasang kekasih?" Chin Hae yang sebenarnya ingin marah tapi tidak bisa.
"Hah~ Sudahlah aku tidak ingin membahas ini lebih lanjut lagi" Hee Young yang hanya bisa pasrah kepada perempuan.
"Hiks hiks hiks aku minta maaf" Felincia yang berakting lebay kepada ketiga orang tersebut.
"Meresahkan" Agerta yang berbicara dalam batinnya.
"Permisi makanan yang anda pesan tadi sudah datang" Pelayan restoran.
"Akhirnya datang juga" Felincia yang lega karenan makanan yang ia pesan akhirnya datang juga.
"TAK TAK TAK" Sura meletakan piring.
"Selamat makan" Pelayan restoran.
Karena Agerta bukanlah perempuan yang suka banyak makan ia pun melihat porsi makan Felincia betapa terkejutnya ia ketika melihat porsi makan Felincia.
"Astaga!" Agerta yang terkejut melihat porsi makan Felincia.
"Kenapa Ger?!" Chin Hae, Hee Young, dan Felincia yang serentak berbicara dan kaget.
"I itu kamu bisakah kamu mengurangi porsi makanmu itu Fel?! Kamu seharusnya tahu tidak baik terlalu banyak makan kamu benar benar sangat rakus" Agerta yang sudah tidak sanggup lagi melarangnya untuk makan banyak.
"Ger ngk papa lagi pula kita di traktir jadi kita pesan semau kita iya kan Tuan Muda Hee Young?" Felincia yang berbicara sambil tersenyum ramah.
"Aku bukan mengkhawatirkan berapa jumlah uang yang keluar untuk traktir tapi yang aku khawatirkan adalah kamu Fel" Jelas Agerta dengan sedikit meninggikan nada bicaranya.
"Ger ngak papa jangan khawatir aku ngak akan mudah jatuh sakit karena banyak makan seperti ini, aku tahu kamu perhatian dan aku juga tahu kalau kamu itu selalu melarangku untuk makan banyak tapu ini sudah menjadi kebiasaanku sekali pun aku jatuh sakit karena makan banyak aku tidak akan merepotkanmu Ger" Felincia yang sebenarnya takut kalau Agerta nantinya akan sedih mendengar kata kata yang keluar dari mulutnya.
"Merepotkan?! Sejak kapan kamu membuatku repot aku tidak pernah merasa direpotkan olehmu aku sudah menganggapmu seperti saudaraku sendiri sekali pun kamu jatuh sakit aku yang aku merawatmu paham? Sudahlah aku tidak ingin membuang waktu cepatlah makan sudah itu kita pulang ke rumah" Agerta yang sebenarnya masih ada sedikit rada khawatir pada Felincia.
"Baiklah" Felincia hanya bisa terdiam dan mengikuti perintah dari Agerta.
"Benar benar seperti saudara saling mengkhawatirkan satu sama lain. Aku jadi iri deh~ aku punya kakak tapi kakakku tidak pernah sama sekali mengkhawatirkanku" Chin Hae yang berakting lebay di depan Agerta dan Felincia.
"Memangnya kamu ada kakak ya Chin Hae? Tapi kamu ngak pernah bilang tuh" Tanya Felincia penasaran.
"Ada, hanya saja dia tidak pernah ada waktu untuk bermain bersamaku jangankan bermain untuk berbicara denganku saja dia tidak pernah ada waktu, tapi tidak apa apa sekarang aku sudah mempunyai dua teman perempuan" Jelas Chin Hae yang sedikit berakting sedih.
"Diadap" Hee Young yang ingin sekali memukul kepala Chib Hae.
"Aku sudah selesai makan, kalian makanlah dulu aku mau keluar sebentar untuk jalan jalan" Agerta yang berbicara sambil memasang wajah dinginya.
"Kamu sudah selesai makan?! cepatnya!" Felincia dan Chin Hae yang terkejut melihat Agerta yang sudah selesai makan.
"Siapa suruh kalian berdua mengobrol terus? Lambatkan jadinya" Jawab Agerta dengan nada dingin.
"Baiklah baiklah kami akan segera menghabiskan makanan kami, kamu kalau mau jalan jalan keluar pergilah asalkan jangan jauh jauh" Felincia yang langsung memberi Agerta peringatan agar tidak boleh berjalan jauh jauh.
"Tenang aja aku ngak bakalan pergi jauh kok" Jawab Agerta dengan senyuman lebar.
"Oghey"
Agerta pun akhirnya keluar untuk jalan jalan.
"Anjim di kacangin mulu dari tadi padahal kan aku lho pemeran utama laki lakinya hiks hiks hiks..." Hee Young yang hanya bisa menangis di dalam batin.
Author : Iya Iya maaf ntar di bab selanjutnya kamu lebih banyak muncul tapi ntar ya di bab selanjutnya jangan nangis nanti gantengnya hilang lho~ canda canda, dasar cengeng -_- muka aja yang kelihatan sangar tapi noh hatinya masih kaya anak anak -_-.
Tidak lama kemudian Chin Hae, Felincia, dan Hee Young akhirnya selesai makan, Chin Hae, dan Felincia bergegas untuk mencari Agerta yang dari tadi belum kembali juga sedangkan Hee Young si Tuan Muda sedang membayar makanan yang ia pesan tadi, setelah dibayar Hee Young juga ikut mencari Agerta. Akhirnya Agerta pun ditemukan ia sedang duduk di taman bunga. Dengan cepat Felincia pun berlari kearah Agerta yang sedang duduk di taman bunga tersebut.
"AGERTA!!!" Felincia yang berteriak sambik berlari kearahnya.
"Huh?" Agerta yang terkejut dan langsung membalikkan badanya kebelakang melihat apa yang sedang terjadi.
"HOSH HOSH HOSH.... Kamu kemana aja sih dari tadi dicariin ngak ketemu ketemu juga kamu kenapa ngak balik lagi kedalam tempat makan kita tadi hah?" Tanya Felincia dengan muka serius.
"Aku malas di dalam aku mau pulang" Agerta yang tampaknya sudah kelelahan seharian keluar rumah bersama mereka bertiga.
"Baiklah ayo kita pulang dan istirahat besok kita harus masuk kerja" Felincia yang sebenarnya sudah sangat lelah karena keluar seharian tapi ia tidak ingin menunjukan kelelahannya tersebut takut Agerta akan sangat khawatir dengan dirinya.
"Baik kita berpisah disini saja kalian juga pulanglah dan istirahat dan kamu Chin Hae besok kamu juga masuk kerja bukan? Istirahatlah yang cukup" Jelas Agerta.
"Iya, sampai jumpa di kantor besok" Jawab Chin Hae dengan tersenyum lebar.
"Baik ayo kita pulang juga" Hee Young yang mengajak pulang bersama kepada Chin Hae.
"Baiklah ayo"
Akhirnya mereka pun berpisah di taman bunga tersebut dan pulang kerumah mereka masing masing, mungkin bagi mereka berempat hari ini adalah hari yang indah bagi mereka, dan juga mereka berharap nantinya masih bisa seperti hari ini di hari selanjutnya, selalu bahagia.