My Dream Has Come True

My Dream Has Come True
BAB 1 Awal kehidupan



Tahun ini aku sudah masuk kerja di perusahaan yang sudah lama aku impikan, tidak terasa waktu berjalan sangat cepat rasanya baru kemarin lulus SMA tapi sekarang sudah bekerja. Sekarang aku dan teman-teman SMA ku sudah memilih jalan karir yang berbeda tapi, hanya sahabat ku yang mengikuti ku ia juga bekerja di perusahaan yang sama dengan ku di kota Y dan nama sahabat ku adalah Felincia. Ia beranggapan jika aku sendiri bekerja di kota Y aku akan di bully lagi oleh teman-teman SMA ku dulu jadi ia ikut bersama ku dan ingin di samping ku hanya dia yang kuanggap sebagai keluarga dekatku.


Hari ini adalah hari pertama aku dan felincia masuk kerja bersama.


"Hah~ akhirnya kita bisa masuk kerja bersama ya Agerta" desah Felincia.


"Iya Felincia, aku sangat bahagia karena kamu masih bisa bersama ku sampai sekarang" Agerta hanya tersenyum kepada Felincia.


"Iyalah sejak kapan kita bisa terpisah hah?" cetus Felincia sambil memukul bahu Agerta.


Agerta hanya tertawa kecil melihat tingkah laku sahabatnya yang tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang.


Baiklah saat nya aku dan Felincia masuk ke perusahaan yang sangat besar itu kami langsung duduk di tempat yang sudah di tentukan oleh atasan kami, aku dan sahabat ku ditempatkan di tempat yang terpisah jadi kami tidak dapat berbicara.


Tidak terasa hari sudah menjelang malam ini waktunya aku dan Felincia pulang ke rumah aku bersiap-siap setelah itu aku berjalan ke arah tempat Felincia duduk.


"Fel…udah siap belum kerja kamu fel?" intip Agerta.


"Udah nih ger… udah yuk kita pulang" sambil merapikan tempatnya.


Aku dan Felincia berjalan menuju pintu keluar, ketika dalam perjalanan pulang perut ku berbunyi karena belum makan.


"Agerta perut mu…" Felincia terdiam sebentar dan kemudian menertawaiku.


Aku hanya bisa terdiam dan malu di hadapan sahabat ku itu. kami pun mencari restoran yang ada di dekat sana tak lama kemudian kami menemukan sebuah restoran, aku dan Felincia pun masuk ke dalamnya, setelah sampai ke dalam aku dan Felincia mencari tempat duduk yang nyaman. Kami memilih tempat duduk di dekat sudut. Pelayan restoran tersebut datang untuk menanyakan apa yang mau kami pesan seperti biasa aku memesan cumi-cumi pedas, mie, dan minumannya lemon tea dingin sedangkan Felincia memesan BBQ dan minumannya milk shake vanilla. Setelah memesan makanan dan minuman pelayan tersebut pergi untuk membuat pesanan kami tadi, setelah menuggu agak lama pesanan makanan dan minuman kami datang, aku dan Felincia langsung memakan makanan tersebut.


Selama dalam makan bersama itu aku dan Felincia berbicara sambil bertukar cerita kami berbicara tentang masa-masa dimana kami masih sangat nakal dan tidak tahu apa-apa. karena kami saling mendengar cerita satu sama lain aku benar benar merasakan kehangatan dan kenyaman saat bersama sahabat konyol ku itu.


"Hei Agerta… apakah kau sudah mendapatkan pasangan? tanya Felincia penasaran.


"Huft… masih belum fel sepertinya masih belum saatnya" desah Agerta sambil murung.


Felincia yang melihatku murung ia langsung menyemangatiku ia berkata "Jangan sedih ger aku pasti akan mendoakan yang terbaik untuk mu agar kamu bisa mendapat pasangan hidup yang baik" aku benar benar bahagia bisa bertemu dengan nya.


Tidak terasa hari sudah semakin larut saatnya aku dan Felincia pulang ke rumah masing masing, setelah membayar semua makanan kami ke kasir aku dan Felincia langsung keluar dari restoran tersebut, sayang sekali aku dan Felincia berbeda arah jalan pulang yang berbeda Felincia berjalan ke arah kiri dan aku berjalan ke arah kanan kami berpisah di persimpangan tersebut. Aku terus berjalan hingga akhirnya aku pun sampai di rumah ku, aku pun membuka tas untuk mencari kunci rumah ku itu setelah mendapatkan kunci rumah aku langsung membuka pintu, rasanya tenang jika sudah sampai di rumah aku dengan segera menutup pintu dan langsung bejalan ke arah kamar untuk mandi karena badan ku sudah penuh dengan keringat dan bau yang sangat menyengat.


...30 menit kemudian...


Aku keluar dari kamar mandi dan untung nya aku bisa langsung istirahat karena tidak ada tugas dari kantor tadi. Aku langsung berbaring dan memejamkan mata agar bisa tidur. Anehnya aku bertemu lagi dengan laki-laki itu tapi kali ini dia yang berjalan mendekati ku.…