MY BOYFRIEND IS MAFIA

MY BOYFRIEND IS MAFIA
CHAPTER 31



Pov lisa:


Kini lisa sudah berada di dalam mobil pria yg memiliki status sebagai kekasihnya ya jeon jungkook tentu saja.


Entah lahh namun pastinya sekarang lisa sangat membutuhkan benda apa saja yg bisa digunakan untuk menutup telinganya bagaimana tidak?,


Pria yg dinilai oleh banyak orang sebagai pria angkuh, dingin dan pemarah,namun asalkan tahu saja sekarang jeon jungkook yg dikenal seperti itu sangat berbeda terbalik etah sudah berapa lama seorang jeon jungkook menggerutu,bertanya,bahkan memojokkan lisa dengan berbagai pertanyaan yg menurut lisa tidak masuk akal.


"Sebenarnya sedang apa kau lama sekali berada di dalam tadi, huh?!"


Ucap jungkook dengan nada kesal


"Tentu saja menjenguk jungwoo, jungkook kk..."


Jawab lisa jengah.


"Kenapa bisa lama sekali?"


"Ya itu karena aku sekalian mengobrol dengan teman temanku didalam"


"Mengobrolkan tentang pria?"


Tudung jungkook sambil melirik lisa tajam.


"Sebenarnya apa yg kamu bicarakan?, tidak masuk akal sekali!"


Ucap lisa dengan nada sinis.


"Mungkin saja kau membicarakan pria lain dibelakangku.."


Ucap jungkook sedikit kesal.


"Terserah kau saja tuan jeon jungkookkkk!,pria posesif!"


Ucap lisa pasrah.


"Aku seperti itu karena aku sangat mencintaimu, aku takut kau berpaling dan kehilanganmu.."


Ucap jungkook sambil tersenyum hangat kearah lisa.


"Ya begitulah hidup namun terkadang pasangan yg saling mencintai dan takut kehilangan satu sama lain,tidak bisa bersatu karena takdir yg bertolak belakang...bisa saja kita begitu"


Ucap lisa sambil menatap jungkook.


"Mengapa kau berbicara seperti itu?!,tinggal berbicara ya aku juga mencintaimu,susah sekali!"


Grutu jungkook.


"Ya tap.."


"Tidak tidak kita akan bersama tidak ada yg bisa memisahkan selamanya!!"


Keukeuh jungkook tak terbantahkan.


"Ya terserah kau saja.."


"Kita akan bersama karena siapapun yg menghalangi hubungan kita akan kubunuh dengan kedua tanganku sendiri!"


Batin jungkook sambil menggenggam kuat stir mobil..


Mobil mewah milik jungkook terparkir di depan rumah lisa,terlihat bam bam yg berdiri dengan tangan kanan memegang kopi dan tangan kiri memegang handphone di telinga menatap mobil jungkook yg terparkir di pekarangan rumah keluarga manoban.


"Mau masuk dulu?"


Tanya lisa kepada jungkook.


"Tidak usah,lain kali saja,sana masuk,jangan tidur malem!, klo ada apa apa langsung kabarin,ingat!"


Ucap jungkook sambil membelai kepala lisa.


"Yayaya..cerewet!"


Ucap lisa langsung berlari memasuki rumah.


Sedangkan jungkook tersenyum geli melihat kekasihnya dan beralih melajukan mobilnya dari pekarangan keluarga manoban.


Pov lisa:


"AaAbanggggg!!!,abang apain kamar lisa?!!!"


Triak lisa kencang.


"Eh bisa diem gak curut!,bisa roboh ni rumah!"


Ucap bam bam acuh.


"Ishhh abang beresin gak!!"


Triak lisa mengejar bam bam yg sudah memasuki kamarnya.


Gubrak!


Gubrak!


Gubrak!


"Oy abang laknat bukain,beresin kamar lisa!!"


"Bodo amat!"


Ucap bam bam dari dalam kamarnya.


"Dedek aduin mama!!"


Ancam lisa


"Terserah!"


Ucap bam bam.


GUBRAK!,abang ******!!!


Ucap Lisa sambil menendang pintu kamar bam bam dendam keras.


"Oy!!nanti rusak pintu mahal abang!"


Teriak bam bam.


"Bodo amat!"


Ucap lisa acuh sambil memasuki kamarnya.


Pov lisa:


"Capek bener hari ini!"


Ucap lisa sambil merebahkan diri dikasur nya.


Tangan lisa beralih mencari HPnya yg mati total di tas sekolahnya.


"Ishh pake mati segala lagi!"


Grutu lisa.


"Bodo mending tidur!!"


Ucap lisa dan beralih menutup matanya..


Namun belum 10 menit lisa menutup matanya.....


PRANG!


Terdengar suara pecahan kaca yg berasal dari kamar bam bam yg berada tepat di samping kamarnya.


"Kenapa lagi sih..."


Ucap lisa beranjak bangun untuk melihat apa yg terjadi di kamar abangnya..


Langkah kali lisa terus melangkah ke arah kamar bam bam yg tertutup,


"Bang!!!,kenapa di dalem?!"


Pekik lisa dari luar kamar bam bam


(Tidak ada sahutan)


"Abang napain didalem?!!"


Pekik lisa untuk kedua kalinya.


Namun nihil tetap tidak ada sahutan hingga


Dor!


Dor!


"DEK LARI DEK LARI!!!!!,PERGI!!!"


teriak bam bam kuat dari dalam kamar


Dor!


"ABANG KENAPA?!"


pekik lisa khawatir karena terdengar suara tembakan dari dalam kamar bam bam.


"LARI DEK CEPETAN!!"


teriak bam bam.


Lisa yg tingkat ketakutan dan kekhawatirannya sangat tinggi membuka pintu kamar bam bam dengan gemetar..


Seketika tubuh lisa kaku dan otak lisa beku melihat pemandangan di depan mantannya saat ini


Terlihat bam bam yg berlumuran darah terkulai lemas di lantai sambil memegang perutnya yg mengeluarkan darah yg sangat banyak


"ABANG!!!!"


Pekik lisa berlari kearah bam bam.


"De..dek la..lari cep..petan!!, jang..jangan pe..peduliin ab..abang!"


Ucap bam bam dengar terbatas bata menahan sakit sambil mendorong dorong bahu lisa mengisyaratkan untuk pergi.


"ENGGAK BANG!! Lisa gak akan pergi!hiks,kita pergi sama sama hiks.."


Isak lisa tak tertahan.


"Per..pergi!!"


Ucap bam bam dengan kilatan mata ketakutan


"Hahaha..."


Terdengar langkah dan tawa seseorang dari arah belakang tubuh lisa.


Dengan sigap lisa berdiri dan menendang seseorang yg ada dibelakangnya,namun dengan sigap seseorang yg berada di belakangnya menyingkir sehingga tendangan lisa meleset..


"Lalisa manoban,putri bungsu dari keluarga manoban anggota dari dark shadow, ketua pasukan elit 81 senang bertemu dengan mu lagi."


Ucap seorang pria berperawakan tinggi dan tampan sambil memegang senapan melihat lisa dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"Kim mingyu?!..."


Gumam lisa.


"Ya ini aku sayang..."


Ucap mingyu smbil tersenyum miring


"Mau apa kau kesini?!!"


"Sungguh menyedihkan!"


Ucap mingyu dengan nada dingin dan meremehkan.


"Apa maksudmu?!!persetan kau mingyu!"


Hina lisa.


"Berhenti berbicara lancang kepadaku lalisa!"


bentak mingyu dengan nada marah


Pria itu mendekat dan mencengkram dagu lisa dengan sangat kuat hingga membuat lisa meringis kesakitan.


"Le..lepaskan dasar gila!!"


Pekik lisa.


Mendengar pekikan lisa mingyu yg  memang sudah tersulut emosi menghempaskan tubuh lisa hingga tersungkur di lantai.


"Itu hukuman untuk wanita lancang seperti mu!"


Ucap mingyu dingin.


"Shitt!,pria lemah!!!,berani hanya dengan wanita!!"


Hina lisa sambil menatap nanar pria itu.


"Jangan pancing aku untuk melukaimu!!!"


Ucap mingyu menahan emosi.


"Apa maumu brengsek!!!"


Hina lisa.


"Li..lisa per..pergi!!"


Ucap bam bam dengan seluruh tenaga yg tersisa.


"Mauku?!,aku mau dirimu!"


Ucap mingyu.


"Sialan!, apa maksudmu!"


Pekik lisa


"Aku ingin kau berkerjasama denganku!"


Ucap mingyu dgn santai.


"Berkerjasama?!"


Tanya lisa heran.


"Ya,untuk membunuh ketua the bangtan jjb mafia!"


Ucap mingyu.


"Kenapa kau ingin berkerja sama dengan ku?!"


Tanya lisa curiga.


"Karena sebenarnya ketua the bangtan jjb mafia yang kau incar dan cari sejak lama adalah orang terdekat mu sendiri!"


Ucap pria itu dengan penuh penekanan.


"Tidak mungkin penipu kau!!!"


Bantah lisa mentah mentah.


"Kau harus yakin karena itulah faktanya!,aku berusaha melindungimu!"


Ucap pria itu dgn nada tegas.


"Aku tidak percaya padamu!"


Bantah lisa kedua kalinya.


"Mengapa ada wanita sebodoh dirimu didunia ini?!!"


Hina pria itu.


"Tutup mulutmu brengsek!!!!"


Pekik lisa sambil menunjuk wajah pria itu.


"Kau harus berkerjasama denganku atau...."


Ucap pria itu dengan nada menggantung.


"Atau apa?!,kau ingin membunuhku?!, silahkan!!!"


Tantang lisa.


"Atau saudara tercintamu akan ku bunuh!!, tidak hanya itu para sahabatmu juga!!"


Ucap pria itu sambil mengarahkan senapannya kearah dahi bam bam yg sudah tidak sadarkan diri


Deg!


1.....


"Bagai mana lalisa?"


Tanya mingyu tersenyum miring


Apa yg harus aku lakukan?!


Batin lisa


2....


"Ternyata kau menginginkan saudara mu mati ditanganku."


Ucap mingyu ingin menarik pelatuk senapannya


Tidak ada pilihan lain!!


"Hentikan!, a...aku i..ingin berkerjasama dengan mu!"


Ucap lisa.


"Pilihan yang tepat lalisa!"


Ucap pria itu dengan seringainya.


"Ta..tapi aku minta satu syarat!!"


Ucap lisa.


"Apapun apapun itu aku turuti!"


Ucap pria itu.


"Selamatkan dia!"


Ucap lisa sambil menunjuk kearah bam bam.


"Kau yakin hanya itu?!"


Ucap pria itu memastikan.


"Ya hanya itu!!"


Ucap lisa yakin.


Pria itu merogoh kantung sakunnya dan terlihat sedang menelfon seseorang.


"Hallo,aku ingin kau bawa anak pertama tuan besar manoban ke rumah sakit terbaik di seoul!"


Ucap pria itu di berbicara di telfon.


"Sudah apakah kau puas?!"


Tannya pria itu.


"Baiklah,jadi mau apa kita sekarang?!"


Tannya lisa.


" Pertama tama aku ingin memberitahumu sebenarnya aku adalah ketua dari organisasi Mixromous mafia,organisasi yg bertujuan untuk memberantas mafia mafia kejam."


Ucap mingyu sambil tersenyum.


"Sungguh sulit dipercaya pria sepertimu menjadi ketua suatu organisasi"


Ucap lisa tidak percaya dan sedikit meremehkan.


Kau harus percaya karena ini kenyataan nya,dan satu hal lagi yg ingin aku sampaikan kepadamu bahwa aku masih sangat mencintaimu lalisa"


Ucap mingyu dengan tatapan sendu.


"Kau sungguh pembohong besar ternyata kau bersikap kejam kepadaku mana mungkin kau mencintaiku!"


Ucap lisa meremehkan.


"Aku bersikap seperti itu karena aku tidak suka kau bersama lelaki lain,dan kau adalah wanita pertama yg menghancurkan hatiku maka dari itu aku bersikap kejam kepadamu namun terkadang aku sering merasa tidak tega kepadamu dan walaupun sudah berapa kali aku mencoba melupakan mu aku.... Tetap tidak bisa lalisa..."


Tutur mingyu panjang.


"Soal hal aku menyakitimu sudah berapa kali aku mengatakannya bahwa difoto itu bukan aku,aku difitnah!"


Ucap lisa tegas


"Ya aku percaya padamu karena memang bukan kau yg berada difoto bersama pria itu,aku sudah menemukan pelaku fitnah itu,beri aku satu kesempatan lagi lalisa..."


Ucap mingyu menyesal.


"Maaf mingyu ha..hatiku bukan milikmu lagi posisimu sudah ditempati orang lain.."


Ucap lisa mantap


"Ya sudah ku duga kau akan menolakku demi pria itu seorang jeon jungkook!"


Ucap mingyu menahan emosi.


"Kau benar aku mencintai jeon jungkook..."


Ucap lisa


Saat itu pula mingyu menutup matanya rapat rapat dan mengepalkan tangannya kuat menahan sakit dihatinya.


"Saat lalisa tahu kebenaran akan dirimu Ku pastikan kau merasakan hancur sehancur hancurnya seperti diriku....


jeon jungkook The king of mafia!"


Batin mingyu menahan emosi.


***************************************


Jgn lupa comment and like


Dukungannya mana?!


Comment nya mana?!


Oke ketemu lagi di next cerita😁😎