
Pov lisa:
Blussss...
Semburat merah menghiasi pipi lisa hingga...
BUGH!!
Deg!
Sebuah Boreman keras mendarat di pipi jungwoo hingga membuat tubuh jungwoo terjatuh membentur lantai.
"Berani beraninya kau menyentuh milikku!!,dasar lelaki bedebah kau!"
Bentak jungkook marah berjalan kearah jungwoo yg sedang berlumuran darah dikepala, kilatan mata jungkook dan atmosfir yg tiba tiba berubah mengisyaratkan bahwa jungkook ingin membunuh jungwoo.
"Jungkook apa yg kau lakukan?!"
Pekik lisa syok sambil menarik baju belakang seragam jungkook.
"MINGGIR!!,akan ku beri pelajaran lelaki ini!"
Bentak jungkook.
"Cih!, siapa kau sebenarnya pria gila!"
Hina jungwoo.
"Heh..cukup sungguh mengesankan..."
Gumam jungkook sambil tersenyum evil..
BUGH!
Tendangan keras menerjang perut jungwoo sehingga membuat jungwoo terbatuk menahan rasa sesak bercampur sakit.
"Akan ku buat kau menyesal kim jungwoo "
Ucap jungkook sambil menarik kerah seragam jungwoo menuju lapangan.
"Jungkook hentikan!, apa yg kau lakukan?!"
Pekik lisa menarik narik lengan jungkook.
"Lisa berhenti!"
Ucap rose menahan lisa.
Dilapangan:
BUGH!
BUGH!
"Jangan harap kau mengambil lisa dari ku!!"
Serang jungkook membabi buta.
Sedangkan para guru dan siswa siswi tidak dapat berbuat apa apa mereka berlindung didalam kelas takut menjadi sasaran kemarahan seorang Jeon jungkook tentunya kecuali blackpink,gfriend,dan bts tentu saja.
"Jungkook sudah kau ingin membunuh dia?!!"
Pekik taehyung menahan lengan jungkook.
"Lepaskan akan ku bunuh pria itu!"
Bentak jungkook sembari memberontak.
"Hei!, dia hanya menyentuh lisa tidak lebih jadi tenanglah.."
Ucap jimin memberi pengertian.
"Urus saja urusan kalian JANGAN IKUT CAMPUR!!"
Bentak jungkook lebih memberontak dan...
BUGH!
BUGH!
"mati saja kau!"
Hajar jungkook brutal.
Sedangkan lisa tidak dapat berbuat apa apa hanya bisa menangis tampa suara dengan tatapan kosong dipinggir lapangan.
"I..itu bukan jungkook..."
Lirih lisa.
"Bugh!!"
"Jungkook sudah dia bisa mati!"
Ucap bts berusaha menahan jungkook.
Lisa yg benar benar sudah jengah dengan sikap jungkook berjalan gontai kearah tengah lapangan menghampiri jungkook dan jungwoo yg sudah terkulai lemah di bawah disertai darah yg terus mengalir..
"Jungkook!!"
Mendengar suara yg amat familiar di telinganya jungkook perlahan mulai tenang.
Dan berbalik menghadap ke arah lisa yg menatap kosong jungkook.
"Apa maksudmu?!!"
Pekik lisa.
"Kau lihat sendiri..."
"Kau sungguh keterlaluan!!!"
"Keterlaluan?!, ini karena kau yg tidak mendengarkan printah ku lisa!, untuk tidak berdekatan dgn lelaki lain,dan ini akibatnya jadi jngan sal.."
Plak!!.
Sebelum jungkook melanjutkan kalimatnya lisa terlebih dahulu mendaratkan tamparan keras di pipi jungkook hingga membuat jungkook seketika bungkam menahan gejolak amarah.
"Kau hampir membunuh orang yg tidak bersalah jeon jungkook jadi pikirkanlah itu baik baik dengan otakmu!!"
Pekik lisa mengeluarkan emosinya.
"Kau menamparku?!"
Ucap jungkook dingin menahan amarah.
"Ya itu sangat pantas untukmu!!!, bahkan itu belum cukup!"
Pekik lisa.
"Hanya karna lelaki brengsek itu?!"
Lanjut jungkook meremehkan.
"Kau sebut jungwoo lelaki berengsek?!, lalu apa sebutan lelaki sepertimu hah?!"
Geram lisa.
"Akan ku bunuh pria itu!"
Bentak jungkook ingin berbalik untuk menghajar jungwoo namun langkahnya terhenti saat lisa membuka suaranya.
"Aku tidak tahu sebodoh apa aku ini bisa mencintai pria kejam sepertimu..aku sungguh bodoh!,pria yg aku cintai adalah sebuah kesalahan besar yg dapat menghancurkan kehidupanku.."
"Apa yg kau bicarakan?!"
Ucap jungkook berbalik badan menatap manik mata lisa dengan tatapan sendu terpancar kekhawatiran dan kegelisahan dimata jungkook dengan jelas.
"Sepertinya kita tidak bisa bersama..."
Lirih lisa.
Deg!
Sebuah kata yg dapat menghancurkan benteng diri jungkook dgn seketika akhirnya terucap membuat tubuh jungkook menegang seketika.
"Aku sudh cukup sabar menjalani hubungan ini jungkook...namun dirimu tidak pernah mengerti perasaan ku...sedalam dalam nya Mencintai mu maka diriku semakin terluka.."
Lirih lisa berbalik hendak pergi dengan air mata yg deras mengguyur pipinya
Hup!
Jungkook menarik tubuh lisa mendekat kearahnya dan memeluk nya erat seerat eratnya tidak ingin cahaya cintanya benar benar pergi meninggalkannya..
"Ma..maaf..jangan pergi.."
Lirih jungkook lesu.
"A..aku hanya takut dirimu berpaling..."
Lanjut jungkook semakin mengeratkan pelukannya.
"Lisa aku sungguh mencintai mu,aku tidak tahu mengapa yg aku rasakan aku sangat mencintaimu dan akan terus begitu...tarik kata katamu sayang..."
Ucap jungkook penuh keputus asaan.
"Aku mohon..."
Mohon jungkook.
Tidak bisa dipungkiri melihat jungkook berkeadaban seperti ini membuat hati lisa merasakan perih dan terluka karena sungguh jujur lisa masih mencintai seorang jungkook.
Bungkam,hanya bungkam yg dapat lisa lakukan, kebingungan dan kegelisahan menghantui pikirannya hingga...
"Maafkan aku lisa a..aku,...maafkan aku"
Lirih jungkook sambil menelusup kan wajahnya ke cengkuk leher lisa
"Aku beri kau satu kesempatan..."
Ucap lisa pada akhirnya dan membalas pelukan jungkook.
Jungkook tersenyum dan lebih mengeratkan pelukannya dan mencium pucuk kepala lisa..
"Aku berjanji...."
Bisik jungkook di telinga lisa.
Sedangkan jungwoo sudah beberapa menit lalu di bopong bts menuju rumah sakit.
"Sungguh drama yg mengharukan,lihat saja masalah akan terus muncul dan akan terus mengusik hubungan kalian and my prince jungkook kau hanya milikku youre mine!!!,akan ku hancurkan hubungan kalian aku tidak akan berhenti untukmu sayang...."
Batin Eunha tersenyum licik sambil mencium layar handphone nya yg terdapat wajah jungkook.
.
******************************
⚔⚔Don't forget fote and comment⚔⚔🛡
🛡
🛡
‼