
Pov jungkook:
Semua usaha telah dilakukan tapi lisa rak kunjung ditemukan membuat seorang pria sangat tersiksa dibuatnya....pria tersebut juga tak jarang melakukan percobaan bunuh diri namun selalu tertangkap basah....hingga suatu hari pria itu sadar tak ada gunanya untuk membunuh diri sendiri karena walaupun dirinya sudh tiada tdk dapat mengubah fakta bahwa gadisnya tetap hilang tdk ditemukan....dan juga dendamnya yg belum terbalaskan kpd siapa yg menculik lisa dan juga tentunya kpd ayahnya dan orng orang yg terlibat dalam awal kehancuran hidupnya.........
Aku akan menemukanmu, aku tdk akan menyerah, kita akan bersama dan aku tidak akan pernah melepas dirimu karena kau hanya milikku untuk selamanya lalisa manoban....
Jeon jungkook
Kamar jk:
Entah sejak kapan jungkook kebergantungan kpd narkoba dan minum minuman keras hingga membuat
Dirinya sering keluar masuk rumah sakit
Akibat terlalu berlebihan mengonsumsi barang2 haram tersebut, teman temannya selalu melarang dan menasehati jungkook namun bukannya sadar jungkook semakin membabi buta...
"Aku akan membunuh siapapun yg mengambil lisa ku, siapapun itu akan ku pastikan keturunannya tersiksa selamanya...."
Gumam jungkook.
Jungkook beranjak dari kasur menuju ruangannya,ruangan yg dibuatnya untuk mengenang lisa selama lisa menghilang dan tidak ditemukan, ruangan yg penuh akan foto foto gadisnya.....tak pernah sejampun jungkook tdk mengunjungi ruangan ini... Ya jungkook selalu berada di sini... Jika kalian mengira seorang king mafia akan selamanya kuat, kejam, bahkan tdk mengenal yg namanya menangis maka tepis lah semua pemikiran itu karena ini adalah saat saat dimana seorang jeon jungkook rapuh untuk pertama kalinya, dia selalu meneteskan airmatanya saat kakinya melangkah keruangan ini, selalu menangis di pojok ruangan menghancurkan semua yg berada di dekatnya untuk menghilangkan rasa perih di hatinya rasa sakit yg menghancurkan jiwa raganya....
Jungkook melangkahkan kakinya dgn gontai menuju keruangan pribadinya ruangan untuk melupakan rasa rindunya kepada gadisnya yg hilang....
Jungkook berhenti tepat di depan pintu yg bertuliskan mine....
Tangan yg bergetar dan air mata yg siap sedia tumpah kapan saja... Itulah kesan saat jungkook ingin memasuki ruangan itu...
Ckrek..
Jungkook memasuki ruangan tersebut dan menutup kembali pintu ruangan itu...namun tampa jungkook ketahui bts dan juga kang Daniel selalu berada di depan pintu untuk mengawasi apapun yg jungkook lakukan didalam tak jarang mereka mendengar pecahan barang dan bentakan di dalam....
Jk pov:
Jungkook mendekap erat foto lisa didadanya menumpahkan kerinduan walau hanya kpd sebatas foto belaka...
Kamu dimana sayang?,knp kamu meninggalkan aku?
Tidk!.. Tidak!!.. Lisa diculik dia tidak akan meninggalkanku!!!
PRANG!!!
jungkook membanting vas bunga yg berada di mejanya.
AAAAAGGHHH, AKAN KU BUNUH SIAPA YG MENGAMBIL LISA KU!!!!
BRAK!
Tiba tiba pintu terbuka nampak lah bts dan kang Daniel menghampiri jungkook dgn raut wajah mencerminkan kekhawatiran.
"Jungkook kau baik baik saja?!"
Ucap taehyung khawatir.
"Jungkook apa yg kamu lakukan!!!"
Pekik jimin.
Namun bukannya balasan yg didapat jungkook hanya menatap foto lisa di kedua tangannya.
Melihat jungkook yg tdk merespon,kang Daniel merebut foto lisa di tangan jungkook.
PRANG!
Kang Daniel membanting foto lisa ke lantai..
Jungkook yg melihat apa yg diperbuat Daniel beranjak berdiri dan..
BUGH!
Bogeman keras mendarat di wajah kang Daniel.
"knp kau melempar foto gadisku?!!"
Tanya jungkook yg berada di atas Daniel.
"Jungkook kau harus berusaha bukan pasrah kau pikir dgn kau menatap bahkan memeluk foto lisa akan mengembalikan lisa padamu?!"
Ucap daniel
"Bukan urusanmu!!!,suga apakah sudh mendapatkan petunjuk?!"
Tanya jungkook dan mengabaikan daniel.
"Sampai saat ini belum, sepertinya penculiknya semacam agent melaksanakan tugasnya dgn rapi!"
Terang suga..
"Benar jungkook bahkan sidik jarinya saja tdk ada pasti penculikan ini sudh direncanakan dgn rapi!"
Tambah jin
"Agent?!"
Tanya jungkook yg mulai naik pitam.
"Ya jungkook,tapi organisasi apa yg mempunyai dendam kpd mu?!"
Tanya taehyung.
"Cuma Drak shadow dan ligh shadow yg bermusuhan dgn kita!"
Ucap suga.
"Tapi bukannya drak shadow sudh hancur?!"
Tanya jang Daniel.
"Belum!"
Sambar jungkook.
"Bagaimana bisa?"
Tanya jin.
"Insting ku mengatakan drak shadow masih aktif,dari sekian byknya mayat agent drak shadow yg kita bunuh hari itu jumlahnya hanya setengah dari jumlah sebenarnya!"
Terang jungkook.
"Aku juga berpikir seperti itu!,ini sangat aneh?!"
Tambah rm.
"Jangan jangan ada mata mata atau penyusup dari drak shadow yg memata matai kita?!"
Ucap jin
"Tapi frofesor venom bilang drak shadow sudh terbunuh semua!"
Ucap jimin.
"Frofesor venom?!"
Tanya jungkook.
"Ya frofesor yg mendeteksi keberadaan semua anggota drak shadow!"
Ucap rm
"Jadi begitu..."
Gumam jungkook sambil mngepalkan tangannya kuat kuat.
"Apanya?!"
Tanya daniel
"Bawa frofesor venom ke ruang penyiksaan,akan ku bunuh penghianat itu!!"
Bentak jungkook dgn seringai nya.
BAIK!
Ucap bts dan kang Daniel serempak dan pergi meninggalkan jungkook sendiri di ruangan itu.
Rahang jungkook menggeretak,kilatan mata kemarahan serta darah yg mengalir deras dari telapak tangan yg dikepalkan jungkook kuat kuat hingga mengeluarkan darah segar.
Jungkook mngangkat tangannya yg mengeluarkan darah tepat di depan wajahnya.
"Rasa sakit ini tak sebanding dgn rasa sakit yg berada di hatiku, akan ku buat penghianat sepertimu mendapatkan hukuman yg setimpal atas hilangnya gadisku dan rasa sakit dihatiku,aku akan membuat penyiksaan ini menjadi penyiksaan kedua terkejam dimuka bumi ini frovesor venom!!!"
Dan penyiksaan terkejam pertama akan di susul oleh tuan besar jeon dong eun.....ayahku sendiri...
Ucap jungkook menyeringai
Pov lisa:
Disinilah lisa di ruangan seperti ruang latihan tembak menembak yg dindingnya terbuat dari kaca, sebenarnya iya agak ragu untuk melakukan latihan ini namun karena lisa penasaran akan kemampuannya yg di katakan oleh jungwoo... Ya apa boleh buat.
"Ju.. Jungwoo?!, apakah kau yakin?!"
Tanya lisa gugub.
"100% yakin!, kau bahkan bisa melakukannya dgn mata tertutup lisa!"
Ucap jungwoo meyakini lisa.
"Mata tertutup?,pasti aku sudh membunuh orang jika melakukannya"
Batin lisa sambil menatap wajah jungwoo yg masih tersenyum meyakini.
Lisa memasuki ruang latihan sendiri sedangkan jungwoo mengamatinya dari luar.
Saat lisa masuk semua yg berada di ruangan tersebut membungkuk hormat kepadanya dan di situ juga terdapat jeny...
"Selamat kembali latihan ketua!"
Ucap jeny sambil menyenggol bahu lisa.
"Jeny?!!,ka..kau juga berpikiran bahwa aku ketua omega 81 itu?!"
Tanya lisa tdk percaya.
"Kenyataannya sayang kenyataannya..."
Ucap jeny.
"kau tdk merasa takut atau canggung kau kan juga terpengaruh obat hilang ingatan itu?!"
Tanya lisa bingung.
"Bagaimana tidak?,aku diperlakukan hormat oleh mereka mereka bilang aku wakil ketua omega81 dan kau ketuanya,mamfaatkan lisa!,manfaatkan kedudukan kita oke?...."
Ucap jeny sambil merangkul lisa.
"Hei!, kau bahkan belum mencoba kemampuanmu bagaimana kau sesombong ini huh?!"
Tanya lisa kesal.
"Belum sihh...tapi orang orang disini bilang penghilang ingatan itu tdk berpengaruh pada kemampuan!hehehehe..."
Jwb jeny cengegesan.
"Jungwoo juga bilang seperti itu!"
Ucap lisa.
"Jungwoo?,siapa itu?!"
Tanya jeny.
"Ka..kau tdk tahu dia siapa?!"
Ucap lisa memekik
"Ke.. Kenapa apakah dia psikopat?!"
Ucap jeny mengrindik ngeri.
"Bukan jeny...dia itu ketua drak shadow!!,anaknya Mr.sho hyun!!"
"Hah ka..kau bercanda?!!!,bagaimana orangnya pasti sangar!"
Tanya jeny yg semakin merinding.
"Aku awalnya juga tdk tahu bahwa dia ketua drak shadow karena wajahnya masih muda dan....lumayan tampan sepertinya seumuran dgn kita"
"What the hell?!!!!,tampan?!, muda?!, dimana orangnya tunjukkan padaku!!!"
Pekik jeny sambil mengguncangkan bahu lisa.
"Dasar mata cogan!, itu yg sedang memperhatikan kita!"
Ucap lisa sambil menunjuk kearah jungwoo, jungwoo yg dilihat seperti itu melambaikan tangannya kpd lisa.
Sedangkan jeny menganga melihat wajah jungwoo yg tampan itu.
"Ka... Kau bercanda?!!!, kenapa dia sangat tampan?ya tuhann kenapa harus dia yg jdi bos kuuu knp tdk jadi kekasihku saja ya tuhannnn....?"
Ucap jeny dgn dramatis.
"Iyuhhh...menggelikan...."
Ucap lisa sambil menatap jeny jijik
"Kenapa?!, aku menyukainya apakah salah?!"
Ucap jeny dgn wajah yg mengerut
"oh iya aku baru ingat!!!"
Ucap lis mengalihkan pembicaraan.
"Apa?!!!"
"Kata jungwoo kita bertujuh yaitu dia,aku, kamu, rose, jiso dan sehun adalah sahabat dari kecil"
Ucap lisa.
"Tu.. Tunggu bertujuh?!"
"Iya kenapa?!"
"Oh yatuhan yg kamu sebutkan hanya enam lalisa...."
Ucap jeny jengah.
"Benar juga!... Siapa satunya?!"
Tanya lisa baru menyadari.
"Aihh..itu tdk penting lambat laun kita akan mengetahuinya juga,sebaiknya kita tes dulu kemampuan kita,okey...."
Ucap jeny.
"Eumm..terserah..."
Ucap lisa acuh.
Lisa dan jeny mengambil senapan yg memang tersedia di dinding tempat latihan itu.
"Lisa kau ambil yg mana?, jujur tanganku gemetar sekarang!"
Ucap jeny.
Jwb lisa.
"Ka..kamu duluan saja yg memilih aku ikut saja,hehehe..."
UCP jeny cengengesan.
"Dasar penakut,aku ambil yg ini saja!"
Ucap lisa.
"Aku juga ambilkan yg sama sepertimu..."
Ucap jeny.
"Ini!"
Lisa dan jeny melangkahkan kakinya tepat di tengah tengah ruangan tempat dimana terdapat banyak papan boneka yg menyerupai tubuh manusia..
"Oke jadi bagaimana caranya?!"
Ucap jeny.
"Sepertinya seperti ini"
Dor!
Lisa menarik pelatuk senapan dan berhasil mengenai kepala boneka itu.
"Wahhhh!!!!, bagaimana bisa?!"
Tanya jeny.
"Aku tidak tahu aku mengikuti hati, tubuh dan insting ku saja"
Ucap lisa sambil tersenyum lebar.
"Oke coba lagi!"
Ucap jeny.
"Baiklah...."
Dor!
Dor!
Dor!
Dor!
Peluru lisa mengenai 10 boneka sekaligus dalam 4 tarikan pelatuk...
Semua yg berada di ruangan itu menganga tidak percaya tentang kemampuan lisa yg luarbiasa.
Sedangkan lisa mengerjap beberapa kali melihat kemapuan nya yg tidk pernah diketahuinya selama ini.
"Li...Lisa ka..Kau yg barusan?!"
Ucap jeny mencubit cubit lengannya.
"A.. Aku juga tdk tahu?"
Ucap lisa dgn tampang idiot nya.
Semua yg berada di tempat latihan dan yg menonton aksi lisa barusan menghampiri lisa sembari bertepuk tangan.
"Woahh kau sangat luar biasa ketua!, bagaimana kau bisa melakukannya?!"
Kau memang sangat pantas jadi ketua omega 81 ketua!
Tanya salah satu pria yg memiliki kulit coklat.
"Kau terlalu memujiku,kau juga hebat bisa masuk ke tim ini!"
Ucap lisa menggaruk tengkuknya yg tak gatal.
Tiba tiba jungwoo muncul menghampiri lisa sedangkan jeny salah tingkah melihat wajah jungwoo yg tampan, dan kerumunan yg mengerumuni lisa kembali ke latihannya masing masing
"Lisa bagaimana yg ku ucapkan?"
Ucap jungwoo.
"Jungwoo?, bagaimana bisa?"
Tanya lisa bingung.
"Hihihi...itu kemampuanmu lisa, aku harap dgn adanya dirimu sebagai ketua tim omega 81 dapat memudahkan kita untuk mengalahkan the bangtan jjb mafia!"
Ucap jungwoo.
"Pasti aku akan mengalahkan ketua jahat itu sebagai janjiku pada
Mr. Kim so hyun, appa ku dan orang orang yg tak bersalah lainya!"
Jelas lisa dgn mantap.
"Ya ku harap bukan sekedar janji belaka.."
Ejek jungwoo.
"Kenapa?! Kau tidak mempercayaiku?!!"
Ucap lisa dgn nada menantang.
"Ehmmm...bkn tdk percaya tapi tdk yakin bagaimana kau bisa mengalahkan hhe bangtan jjb mafia kalau kau saja tdk bisa mengejarku,hahahaa!"
Ucap jungwoo sembari berlari menghindari amukan singa betina.
"JUNGWOO!!!!!"
teriak lisa sambil mengejar jungwoo
Jeny yg melihat pertengkaran jungwoo dan lisa menggeleng geleng tdk percaya tentang apa yg baru saja iya lihat..
"Benar itu ketua drak shadow?, tampan sihh.. Tapi kenapa jahil sekali?!"
Lisa terus saja mengejar jungwoo yg berada jauh di depannya
Hingga....
Bugh!
Aduh....
Rintis lisa.
"Maaf ka.. Kami tidak sengaja!"
Ucap dua orang wanita yg membuat lisa terjatuh dan ingin membantu lisa
"Kenapa suaranya familiar ya?!"
Batin lisa
Dan...
ROSE?!, JISOO?!
Pekik lisa saat mendongakkan kepalanya melihat siapa yg menabraknya
LISA?!
Pekik rose dan jisoo tidak kalah keras.
"Wahh...kalian dari mana saja?!, aku cuma ketemu jeny aja tadi!"
Tanya lisa.
"Kita kan beda bidang, aku sama jisoo seorang ahli benda benda elektronik seperti penyadap, melacak,dll"
Terang rose.
"Ouhhh..."
"Mana jeny?!"
Tanya jisoo.
"Itu di ruang mendmbak!, kalian tahu tidak jeny tadi terlihat menyukai pria!"
Ucap lisa antusias.
"Hah?!, yg bener?!!"
Pekik rose dan jisoo serempak.
"Iya,akan ku perlihatkan dia...?, dimana orangnya ya?!"
Ucap lisa sambil melihat ke sekeliling nya
"JUNGWOO!!,KESINI!"
Pekik lisa keras hingga rose dan jisoo menutup telinga nya rapat rapat.
Mendengar ada yg memanggil namanya jungwoo mencari sumber suara dan melihat lisa yg sedang melambai lambaikan tangannya.
"Kenapa?!,kau tdk bisa mengalahkanku berlari kau kalah cepat!"
Ejek jungwoo.
"Kata siapa?, aku tadi hampir menyalip tapi aku bertabrakan dgn rose dan jisoo!"
Elak lisa.
Ouhh.. Jgn tanyakan lagi rose dan jisoo, jisoo menganga kagum dan rose mengelayut manja di pundak jungwoo.
"Hei kau knp?!"
Pekik jungwoo berusaha menjauhkan rose dari tubuhnya.
"Isss.. Gx baik nolak cewe cantik!"
Ucap rose manja sedangkan jungwoo menatap jijik rose.
"Hei rose kau tdk ingat aku ini sahabatmu?!"
Ucap jungwoo
"Dan sekarang kamu ngaku ngaku aku sahabatmu knp gx sekalian ngaku klo aku ini istri mu babe..."
Ucap rose.
"Hei rose sudahlah jangan buat malu, dia ini ketua drak shadow, bos kita!"
Ucap lisa dgn pipi yg memerah melihat rose yg hampir mencium pipi jungwoo.
Mendengar penjelasan lisa rose membeku seperti patung, dan dgn cepat meminta maaf kpd jungwoo.
Jungwoo yg melihat itu tersenyum sombong kpd lisa dan berbisik.
"Pesonaku memang kuat ya?,jgn jgn kau juga suka kpd ku?"
Bisik jungwoo menggoda.
"KEPALAMU!"
teriak lisa.
"Hei!!, kau ingin merusak telingaku?!"
Pekik jungwoo kesal.
"Salah sendiri menggodaku!"
Ucap lisa tak mau kalah.
"Yayaya..perempuan selalu benar!"
Ucap jungwoo pasrah.
"Kenyataan jungwoo kenyataan!"
Sewot lisa.
Dan jungwoo hanya memutar matanya malas.
"Hei ju..jungwoo apakah kita bisa keluar dari markas ini untuk berjalan jalan ke mall gitu?"
Ucap jisoo ragu.
"Tentu saja!, tapi kalian harus menggunakan pelacak dan penyadap suara agar jika terjadi sesuatu pd kalian bantuan akan mudah menemukan kalian!"
Jelas jungwoo sambil tersenyum.
"Baiklah..."
Ucap jisoo.
"Hei sudah hampir sore sebaiknya kalian ber empat bersih bersih kamar kalian ada di lantai 12 dan kalian berempat sekamar, nomor kamar kalian 456!"
Ucap jungwoo sambil berlalu meninggalkan lisa, rose dan jisoo.
"Woahhh... Kita sekamar juga akhirnya!, kita jemput jeny dulu yuk!"
Ucap lisa.
"Ayo aku tdk sabar bercerita bagaimana saat aku dibawa agedt agent drak shadow kesini!!"
Ucap jiso
"Benar ku kira aku di culik, hahaha..."
Ucap rose.
"Lalu bagaimana dgn mu lisa?!"
Tanya jiso.
Lisa seketika membeku bayangan tentang jungkook berputar di otaknya.
"Jungkook bagaimana keadaanmu disana,aku harap engkau baik baik saja"
Batin lisa tak terasa dada lisa sesak mengingat kenangannya dgn jungkook.
"Lisa apakah kau baik baik saja?!"
Tanya rose.
"I.. Iya ku ceritakan nanti di kamar!"
Ucap lisa
Bersambung.....
***************************************
Jgn lupa Comets and vote
Jgn diem bae