MY BOYFRIEND IS MAFIA

MY BOYFRIEND IS MAFIA
CHAPTER 19



Matahari mulai menunjukkan dirinya di ufuk timur dgn malu serta sinarnya mulai menerpa seluruh alam dan menyinari seoul yg awalnya gelab membuat bintang dan bulan terpaksa meninggalkan kedudukannya dilangit.


Dan disinilah kisah cinta sepasang kekasih yg bertolak belakang mulai mengukir album takdir,.....


Kisah cinta terlarang yg akan mengakibatkan hancurnya hati dan kisah cinta mereka dari seorang king mafia dan agent yg memang sudh lama mencarinya..., namun tak ada yg menyadari hal itu karena mata hati mereka berdua mulai membuta tapi apakah takdir akan mempersatukan mereka,atau bahkan sebaliknya?.


Pov lisa:


"Huoammm...."


Lisa mulai membuka matanya karena sinar sang mentari dgn jahilnya menerpa wajahnya dan mengusik tidurnya....dan pandangan lisa beralih pda jam dinding besar yg menunjukkan pukul 05:18 pagi.


"Knp aku bangun cepet?, ini kan hari libur?!"


Batin lisa


Lisa sadar bahwa ada sepasang tangan kekar yg melingkar erat di pinggangnya,dan siapa lgi kalau bukan jungkook si kelinci manja.


Lisa membalikkan tubuhnya menghadap kearah pria yg sedang tertidur pulas di sampingnya dgn tangan kekar pria itu masih melingkar di pinggang lisa.


Lisa menatap wajah tampan di depannya, mengingat memori tentang kejadian tadi malam lisa mengurungkan pikirannya untuk mengklaim bahwa jungkook adalah pria mandiri, dingin dan polos,


Kejadian tadi malam berbeda kebalik dgn yg lisa duga jungkook adalah pria yg manja,mengesalkan oh dan jangan lupakan sedikit agresif.


Membayangkannya saja membuat lisa merinding ngeri dan tak bisa berkata kata lagi...


Lisa menjauhkan tangan jungkook yg memeluknya,lalu lisa beranjak pergi menuju kamar mandi.


Setelah mandi dan memakai baju


berwarna unggu bertuliskan Gucci di tengahnya disertai celana levis pendek.


yg memang sudh jungkook sediakan untuknya kemarin,lisa membangunkan jungkook yg masih tertidur pulas diranjang.


Terbesit ide jahil untuk mengerjai jungkook dan...


"Jungkookkkkk!!!udh pagi 5 menit lgi udh telat,cepettttt!!!bangunnn!!!"


Pekik lisa sambil menguncang guncangan tubuh jungkook.


"Erghhh..."


Erang jungkook tipis.


"Cepet jungkookkkk!!!"


"5 menit lgi...?"


Gumam jungkook.


"Cepet jungkookkk sekolahh!!"


Pekik lisa.


"Ini hari apa...?"


Gumam jungkook yg masih mengantuk.


"Kmu gmana sihh ini tu hari senin bro!!!"


Ucap lisa sebenarnya hari ini adalah hari minggu tapi ehmm...gpp kan jahil sedikit untuk balas dendam tentang yg tadi malam.. Pikir lisa.


"Gx usah sekolah ya....."


Tawar jungkook.


"Klo kmu gx bangun aku berangkat bareng sehun!, tu sehun nunggu didepan gerbang..."


Ucap lisa berbohong.


Jungkook yg mendengar penuturan lisa langsung terduduk diranjang dan tanpa berkata kata lgi langsung melesat cpt ke kamar mandi.


Lisa tertawa sampai guling guling memegang perutnya,melihat reaksi jungkook yg menjadi korban kejahilannya.


Tak ingin mendapatkan omelan dari jungkook lisa buru buru keluar dari kamar dan menuju dapur untuk memasak bersama para pelayan.


Pov jungkook:


Jungkook dgn buru2 ingin menyelesaikan mandinya takut bahwa lisa benar2 ingin berangkat bersama sehun kesekolah.


"Sampai kau benar2 menjemput lisa untuk kesekolah kupastikan kau pulang tinggal nama ohsehun!"


Batin jungkook.


Setelah mandi dan mengganti pakaiannya menjadi seragam SMA, jungkook mengambil handphone nya yg dari tadi berdering menandakan bahwa ada yg menelpon nya, dan tertera nama jimin disana.


Halo jungkook?


Ucap jimin disebrang sana.


"Ya knp? klau gx penting y sudh aku buru2!"


"Buru2,kmna?!"


"Ya sekolah lah.."


Sinis jungkook.


"Sekolah?!"


Pekik jimin


"Ya knp?"


Terdengar suara tawa jimin yg sangat keras disebrang sana.


Hahhaha.. Ini minggu maknae,hahahaha!!!"


Tawa jimin.


"Minggu?!"


Jungkook menutup telponnya dan mengecek kalender di handphone nya.


"LALISAAAA Awas SAJA KAUU!!!!!!!"


teriak jungkook dari dalam kamar hingga menggelegar di penjuru ruangan


Pov lisa:


Mendengar teriakan jungkook lisa buru buru berlari untuk bersembunyi karena yakinlah jungkook pasti akan mengomel tak jelas bahkan akan lebih parah lagi... Mungkin.


"Lisaaa?!!"


Jungkook sampai didapur dan terus memanggil nama lisa dgn raut wajah kesalnya.


Sedangkan lisa bersembunyi di taman belakang rumah jungkook yg memiliki banyak bunga bunga bermekaran, pohon yg rindang,kolam ikan berukuran sedang, dan jangan lupakan kelinci kelinci yg berlarian kesana kemari.


Merasa aman lisa memutuskan untuk bermain bersama kelinci kelinci di taman tersebut.


Lisa sedikit berjongkok untuk mengejar kelinci yg berlarian itu hingga kegiatannya berhenti saat menemukan sebuah peluru berukuran medium di rerumputan.


"Pe...peluru?!"


Batin lisa


Lisa terus mengamati peluru tersebut dan terdapat ukiran yg sangat kecil di peluru itu bertuliskan the bangtan jjb mafia,walaupun tulisan nya kecil penglihatan lisa tak diragukan karena ukiran itu cukup jelas.


"Lisaaaa?!!!"


Teriakan jungkook cukup terdengar jelas membuktikan bahwa jungkook tak jauh dari tempat lisa sekarang, buru2 lisa menyembunyikan peluru itu di kantung celana lisa.


Akhirnya jungkook menemukan lisa dan terjalin kontak mata,lisa gelagapan sambil tersenyum kikuk sedangkan jungkook tersenyum evil.


Jungkook menghampiri lisa dan menggenggam erat tangan lisa sambil memasang raut datar nya.


"Kamu ken..."


Belum sempat jungkook melanjutkan ucapannya lisa langsung memekik sambil menggoyangkan lengan atas jungkook.


"Jungkoookk!!!, maafin aku aku udh jahilin kmu!!!,jgn apa apain aku yaa...pleasee"


Pekik lisa sambil memasang raut mememelasnya


Sedangkan jungkook hanya memasang raut datar dgn alis terangkat sebelah😕


"Lisa ak..."


Ucapan jungkook kembali terpotong karena lisa langsung memekik


"A..aku janji deh bkln nurutin kemauan kmu tpi jgn hukum aku yaaa!!!!"


Pekik lisa.


Sebenarnya jungkook sudh memaafkan lisa ,saat lisa meminta maaf tadi dan jungkook ingin mengajak lisa sarapan diluar, tetapi mendengar penuturan lisa bahwa bkl nurutin kemauannya, jungkook langsung senang dan tersenyum jahil karna sudh menemukan apa yg iya inginkan


"Beneran?!"


Tanya jungkook antusias.


"I..iya, tapi jgn aneh aneh!"


Larang lisa tegas.


"Gx bisa kata kmu bkln nurutin semua"


Sanggah jungkook.


"Ya ta..tapi kan...."


Ucapan lisa terhenti saat jungkook mengalihkan topik.


"Kita jalan jalan yuk!,tapi sarapan dulu,kata pelayan kmu tadi lgi bantuin pelayan masak?"


Ucap jungkook sambil menarik lisa menuju ke dalam.


"Iya emng knp?"


"Gpp cuma mau coba masakan calon


istri😁"


Jwb jungkook sambil menyengir.


Sedangkan lisa melihat kelakuan kekasih nya hanya memutar matanya malas.


Selama berjalan menuju dapur Jungkook tetap selalu menggandeng pergelangan tangan lisa hingga para bodyguard dan para pelayan tersenyum menyaksikan tuan mereka bahagia.


Didapur:


Lisa melirik wajah jungkook yg terus menyengir tak jelas di sampingnya dgn kepala menyender pada pundak lisa dan kedua tangannya memeluk lisa dari samping.


"Ju..jungkook?, lepas dong malu..."


Bisik lisa kpd jungkook karena para pelayan menatap mereka berdua dgn senyum cerah membuat lisa agak canggung sekarang.


"Gx mau!"


Tolak jungkook.


"Kok kmu manja bgt sihh..."


"Manjanya sama kmu aja sayang..."


Jwb jungkook sambil mengandungkan jarinya membentuk huruf v


"Udh ah...makan gih katanya mau makan tadi"


"Iya iya..."


Ucap jungkook selanjutnya.


Lisa terus menatap wajah jungkook dgn keringat bercucuran takut makanannya tdk cocok di lidah jungkook.


Jungkook mulai mengunyah


Bibimbap buatan lisa di tengah kunyahan nya jungkook tiba tiba berhenti mengunyah membuat lisa menutup matanya rapat rapat takut akan komentar yg akan di luncurkan jungkook.


"Ke.. Kenapa?!, gx enak ya?!!"


Pekik lisa.


"..."


"Jungkook jawab gehhh!!"


Pekik lisa tak sabaran.


"Eomma?"


Guman jungkook dgn tatapan sendunya.


"Eomma?!!"


Beo lusa


"Ba.. Bagaimana sangat sama?"


Gumam jungkook kembali.


"Hah?!, sama apa?!"


"Rasa masakanmu..."


"Knp?!,yg jelas jgn setengah setengah!"


"Gpp,sayang masakan mu adalah makanan terenak didunia..."


Ucap jungkook serata melihat kearah lisa.


"Benarkah?!!!, wahh ku kira tdk enak tadi!"


Jungkook hanya membalas lisa dgn senyuman dan melanjutkan kegiatan makannya sembari menyuapi lisa juga.


"Knp masakannya rasanya sgt sama dgn masakan eomma?!,ohh..aku bisa gila karena terlalu mencintai lisa sampai masakannya saja tersa sama dgn masaksn eomma ku...."


Batin lisa.


Setelah selesai makan jungkook langsung menarik lisa ke kamarnya...


"Heii?!!, knp ke kamar?!"


Jungkook tetap tak menggubris pertanyaan dari lisa dan tetap terus menarik lisa menjual kamarnya.


"Jungkookkk!!!,aku kan sudah minta maaf tadi knp kmu hiks...malah ingin menghukummu hiks...."


Tangis lisa tiba tiba pecah karena mengira bahwa jungkook akan menghukumnya.


Jungkook dgn panik menangkup kedua pipi lisa dan membuka suaranya khawatir.


"Lisa aku gx bklan hukum kamu...aku cuma minta di temenin buat ganti baju aja..."


Tak!!!


Aduh!..


Lisa langsung menjitak kepala jungkook mendengar penjelasan jungkook yg terdengar ambigu itu.


"Ya kirain sja kmu dendam, hehehe.."


"Knp kmu pukul kepala ku?!"


Pekik jungkook.


"Otakmu perlu di bawa ke londry, dasar kelinci mesum!!"


"Hah?!,londry?!"


"Iya knp?!"


"Gpp dasar cerewet!"


Gumam jungkook, namun masih bisa.


Lisa tak menggubris ucapan jungkook karena percuma saja kalau meladeni dia gak ada ujungnya.


Jungkook memasuki kamarnya.


Kmu jgn kmna2 di depan pintu kamar aja aku mau salin dulu, klo sdh kita jln2 ok.


"Yayaya bawel!"


Sinis lisa.


Sedangkan jungkook berdecak kesal sambil menutup pintu kamarnya.


1 menit kemudian:


Pintu kamar jungkook terbuka menandakan bahwa jungkook sudh siap,


Terlihat jungkook memakai pakayan casual yg membuatnya terlihat tampan, manis namun penuh karisma


lisa yg dari tadi termenung di depan pintu seperti orang gila tersadar dari lamunannya karena jungkook langsung menariknya ke lantai bawah untuk menuju garasi.


Jungkook dan lisa keluar dari rumah mewah jungkook dgn senyum yg mengembang dan disambut oleh puluhan bodyguard di depan pintu depan.


"Selamat pagi tuan,ini kunci mobilnya"


Ucap salah satu bodyguard jungkook.


"Trima kasih.."


Jwb jungkook ramah sembari tersenyum


Hingga membuat bodyguard tersebut melongo tdk percaya.


"Wahh..tuan benar benar berubh tdk sedingin dulu,aku harap hubungan mereka akan bertahan lama"


Batin bodyguard tersebut.


Jungkook menarik lisa menuju garasi untuk menaiki mobil Lamborghini merah.


"Sebenarnya jungkook itu sekaya apa sih?!, kemarin mobilnya warna gold sekarang merah besok warna pink kali?!"


Batin lisa.


"Kenapa bengong liatin aku?,baru sadar klo pacarnya ganteng?!..."


Ucap jungkook dgn pd.


"Ganteng?!,gx salah denger?!!,hahahaa..."


Ucap lisa mengejek jungkook.


"Aku memng ganteng kok!"


Sanggah jungkook.


Batin lisa melihat tingkah jungkook yg jdi pria yg ceria.


"Yayaya...terserah kmu deh!"


"Hehehe..."


Jungkook hanya terkikik sambil menggaruk tengkuknya yg tak gatal.


"Silahkan masuk...."


Ucap jungkook kpd lisa sambil membukakan pintu mobilnya untuk lisa.


Setelah memastikan lisa masuk jungkook memutar untuk menaiki mobilnya.


Di mobil:


Mobil jungkook berjalan keluar dari pekarangan rumah mewah jungkook


"Kita mau ke mana kookie?!"


Tanya lisa.


"Emm..rahasia😋"


"Ishh...penasaran tauu!!"


Rengek lisa.


"Biar surprise, liat aja nanti.."


"Ya udh lah.."


Pandrah lisa.


"Lis..?"


Panggil jungkook dgn nada serius membuat lisa seketika merinding di buatnya.


"I..iya?"


"Kamu pernah tidur di rumah sehun?"


Tanya jungkook dgn nada dingin dan serius.


"Pernah..."


Ucap lisa apa adanya.


"Hah?!!"


"Iya tpi gx seranjang lahhh,beda kamar!!"


"Bener?, gx bohong?!"


Selidik jungkook.


"Iya!"


"Tpi waktu kecil pernah?!! "


"Ka..kalsu SD tidur se....ranjang pernah..."


Cicit lisa.


"Oh..."


"Ka..kamu gx marah?!"


"Ya enggak lahh..kmu kan jujur😁"


"Kmu gx cemburu?!"


"Ehmm...."


Jungkook cuma menanggapinya dgn deh dmeheman karena jujur jungkook memang cemburu sekarang.


"Ihh..kmu cemburu ya?!"


"Gx"


"Gpp ngomong aja..."


"Kata sp?!"


"Ciee yg cemburuu..."


Goda lisa.


"Iyayayaya, aku cemburu puas?!!"


Sedangkan lisa hanya melirik jungkook sambil menahan tawanya.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 10 menit, lisa dan jungkook sampai di tempat tujuan.


"Taman hiburan?!"


"Iya seneng gx?!"


Tanya jungkook antusias.


"Wahh udh udh lama aku gx ketempat ini... "


"Kmu aja jarang apa lagi aku...yg... Sendirian..."


Gumam jungkook pelan, namun masih bisa didengar lisa.


Lisa langsung menonggak ke atas ke arah wajah jungkook yg memang lebih tinggi dari nya dan langsung menggandeng jungkook memasuki taman hiburan.


Ditaman hiburan:


"Wahhh....naik itu pasti seru tu!!"


Pekik lisa sambil melihat roller coster yg sedang melesat cepat tepat diatas jungkook dan lisa.


Nmun beda halnya dgn jungkook mendengar namanya saja sudh membuatnya mual apalagi menaikinya.


Pandangan jungkook mengarah kpd pedagang arum manis yg tak jauh dari tempat lisa dan jungkook berdiri, dan timbulah keinginan jungkook untuk membelikannya untuk lisa.


"Lisa..tunggu sebentar ya aku mau beliin kmu sesuatu ok!"


"Iya tpi jgn lama lama!"


"Siap princess!"


Jungkook berlarian kecil untuk menuju tempat arum manis dijual.


Pov lisa:


"Jungkook kmna ya?"


Gumam lisa


Tiba tiba ada seseorang yg mengagetkan nya dari belakang.


Dor!


"Astaga!"


Pekik lisa sambil menengok ke belakang dan refleks...


"Tuk!"


Lisa menginjak kaki seseorang yg mengagetksnnyaa.


"Aduhh..jahat amat sihh sama pacar!"


Ya orang itu adalah jungkook kekasih manja lisa.


"Jung...jungkook?!,aduh sakit ya maaf!,mana yg sakit?!"


Tanya lisa khawatir


"Disini!"


Ucap jungkook dgn manja sambil menunjuk bibirnya.


"Hah?!"


"Ishhh...gak peka aku tu minta cium!"


Ucap jungkook dgn manja.


"Hah?!"


"Aiss.. Ini untuk kamu!"


Ucap jungkook sambil menyodorkan arum manis besar kpd lisa.


"Wahhh...makasihh, kok kookie tau aku suka ini!"


Ucap lisa antusias sambil mengambil arum manis itu ditangan jungkook


"Apa sih yg gx aku tau!"


Ucap jungkook sambil menyisir rambutnya ke belakang,dan seketika para remaja wanita berteriak histeris melihat ketampanan jungkook.


"Dasar modus!"


Sinis lisa.


"Modus apaan?!"


"Gx jadi,lhah makanan punya kookie mna?!"


Tanya lisa


"Kita barengan lah, biar... "


Ucap jungkook menggantung.


"Biar?!"


Jungkook mendekatkan wajahnya keRah lisa membuat lisa dag dig dug tidk karuan.


"Biar so sweet baby..."


Bisik jungkook di telinga lisa.


Deg!


"O..oh gi..tu"


Jwb lisa sambil gelagapan


Jungkook menarik lisa untuk menaiki wahana wahana di taman itu, namun langkah lisa berhenti membuat jungkook berhenti juga.


"Knp sayang?"


"Kookie,mau naik itu!"


Ucap lisa sambil menunjuk kearah roller Coster.


"Ya..yang i..tu?!"


Tanya jungkook gelagapan.


"Iya knp?"


"Ke..kenapa gx naik yg aman aja?"


Tanya jungkook dgn keringat dingin bercucuran.


"Ihh...maunya yg itu,knp gx boleh?!.... Apa jagan2 kmu takut ya....😌?


"Ka.. Kata si.. Siapa?!"


"Ayo naik itu!!, masa kalah sama sehun yg berani naik begituan!"


Mendengar nama sehun dari bibir lisa jungkook segera menarik lisa untuk membeli tiket roller Coster dan berjalan menuju tempat duduk roller coster.


"Udh berani, nihh?!".


"Siapa yg takut!, bukan sifatku!"


Elak jungkook dgn nada sinis+datar, walaupun sebenarnya jungkook sekarang sangat takut dgn keringat dingin dan muka pucat pasi karena takut, namun jungkook tdk mau lisa menganggapnya penakut.


Roller Coster:


"Kookie kita naik yg paling depan yuk!!"


Ajak lisa.


"De.. Depan?!, mending ditengah sja dehh, klo ada apa2 gmna?"


Ucap jungkook memberi penawaran


"Ya udh deh.."


Pasrah lisa


"dasar kelinci penakut, hihihii di depan aja kelihatan bad,suka berantem,tauran ehh naik begituan udh keringat dingin."


Batin lisa.


Lisa dan jungkook menaiki roller Coster dan duduk di bagian Tengah.


Pov lisa:


Terlihat jungkook tdk bisa diam badannya terus saja bergerak gerak dan muka yg sudh pucat pasi karena takut


Lisa yg melihat pemandangan langka di sampingnya terkikik geli bagaimana tdk terlihat jungkook memejamkan matanya keringat bercucuran dan tangan memegang erat pengaman,lisa yg melihat hal itu langsung menggenggam tangan jungkook agar jungkook merasa tdk perlu takut dan khawatir.


Jungkook menongak kearah tangannya yg di genggaman oleh lisa dan beralih melihat wajah lisa yg tersenyum hangat.


"Klau didepanku gx ush malu,padahl kan keliatan klo kmu ketakutan"


Ucap lisa.


Jungkook membalas perkataan lisa dgn senyuman.


Roller Coster mulai berjalan membuat jungkook mengeratkan genggamannya kpd lisa dan menutup matanya rapat rapat melihat hal itu lisa tdk dapat menahan tawanya lagi


"Hahahahaa... Oh lihatlah wajahmu, hahaha..."


Tawa lisa pecah.


"Diamlahh.."


Ucap jungkook kesal.


"Hahahaha....kelinci penakut!"


"Kau boleh mengejekku sampai rumh ku jamin kau ketakutan"


Batin jungkook sambil tersenyum evil.


Rollercoaster mencapai puncaknya membuat jungkook kebat kebit tak karuan.


Dan....


"AAAAAAAAAAA...KUBUNUH KAUUU!!!"


jerit jungkook keras.


Oh jangan tanyakan lgi lisa dia sekarang sedang merekam jungkook yg sedang ketakutan disertai jeritan super keras, sedangkan lisa tertawa terbahak bahak.


Rollercoaster berhenti membuat jungkook bernafas lega dan pandangannya beralih kpd lisa yg menertawakannya, jungkook dgn tatapan tajamnya seakan menuntut perbuatan lisa.


Lisa yg ditatap seketika gelagapan dibuatnya...


"Mian..."


Cicit lisa sambil mengeluarkan Aegyo nya.


"Menyebalkan..."


Gumam jungkook sambil membuang matanya malas.


"Kookie..miann...kookie oppa😇😘"


Ucap lisa disertai aegyo andalannya.


"Tahan jungkook,jgn terpengaruh...."


Batin jungkook.


"Kookie oppa....kookie sayang😘😘"


"Ok ok aku maafkan berhenti sekarang jgn seperti itu!"


"Benarkah😘?"


"Lisa!, aku bilang jgn lakukan itu lagi!"


"Knp☺?!"


Jungkook mendekatkan wajahnya kearah lisa hingga jarak mereka hanya berjarak 4cm.


"Atau aku terkam kau disini😏"


Ucap jungkook dgn suara serak disertai senyum evil di akhir


"Glek!"


Lisa gelagapan seketika.


Jungkook menjauhkan wajahnya dari wajah lisa dgn senyum manisnya sedangkan lisa sedang bergelut dgn batinnya.


Bagaimana ini,apakah pria ini akan melakukan sesuatu hal dirumah nanti?, lebih baik nanti aku cari alasan untuk menginap bersama sehun,namun mustahil!


Sebenarnya saat lisa tidur tadi malam jungkook mengganti kartu lisa dgn kartu baru yg terhubung dgn handphonenya, sehingga semua nomor nomor yg lisa miliki hilang kecuali no orangtua lisa dan abangnya....karma punya pacar possesive.


"Aku harus kabur!"


Batin lisa


***************************************


Bersambung...


Jgn lupa coment dan kasih vote ya