MY BOYFRIEND IS MAFIA

MY BOYFRIEND IS MAFIA
CHAPTER 24



Pagi hari pov lisa:


Hari lama telah tergantikan dgn hari yg baru,frovesi baru,dan tentunya tujuan hidup baru.....


Lisa terbangun dan merasakan rasa pusing di kepalanya......


"Mungkin karena terlalu banyak menangis semalam."


Batin lisa.


Lisa dgn langkah setengah sadar menuju ke kamar mandi terlihat jiso yg sudh siap dengan pakayan casual nya jeny yg barusan keluar kamar mandi dan oh...jgn tanyakan rose temannya yg satu ini memang susah untuk bangun pagi


"Lisa cepat kita mau jln jln!!!"


Teriak jiso.


"Bknnya latihan?!"


Tanya lisa bingung.


"Tadi jungwoo kesini ngusulin klo kita gx usah latihan dulu karena kita kan belum terbiasa di sini jdi dia ngusulin kita refresing dulu!"


Sahut jeny.


"Oh.."


Ucap lisa sambil menahan rasa kantuknya..


"Eh tau gx lis?!"


Ucap jiso semangat.


"Apa?!"


Ucap lisa.


Jiso membisikkan sesuatu kpd lisa


"Tadi jungwoo waktu kesini ngeliatin kamu terus sambil senyum senyum lagi..... Kyknya jungwoo suka sama kamu deh"


Bisik jiso.


"Ishhh...apaan sih eon"


Sanggah lisa.


"Ihh beneran gx boong dari cara dia ngeliat kamu itu beda tau..."


Keukuh jiso.


"Terserah..."


Ucap lisa cuek sambil berjalan ke kamar mandi.


"Lgi pula aku udh punya pacar.."


Batin lisa.


Setelah mandi dan mengganti pakaian lisa melesat ke dapur untuk memakan sarapan yg sudah disiapkan oleh jiso.


Di dapur:


"Si rose kemana?"


Tanya lisa.


"Baru mau mandi tadi, emng dasar ya si rose ngebo mulu "


Ucap jeny.


"Ouh...hihihi..."


Kikik lisa.


Setelah sarapan black pink menuju ke lantai 1 tempat kendaraan2 terparkir rapi.


Black pink memilih mobil ferari berwarna kuning untuk mereka pakai berjalan jalan.


"Hei..siapa yg mau nyetir, klo aku mah gx mau takut kecelakaan, hehehe"


Ucap rose.


"Gue aja lahh..sekalian mau ngetes skill pembalap gue"


Ucap lisa sambil mengibaskan rambutnya ke belakang.


"Uuhhh..najong gue liat lo lis.."


Ucap jeny jijik.


"Ngomong aja klau elo kalah ngelawan gue balapan"


Ejek lisa karena memang lisa dan jeny sangat menyukai otomotif dan sering adu balap bersama namun skill lisa memang lebih hebat daripada jeny


"Hufttt..."


Jeny membuang nafas kasar.


"Ayolah masuk!!"


Pekik jisoo.


"Yayaya gitu aja marah mak!"


Ucap rose.


Black pink duduk di tempat masing masing lisa menyetir disamping lisa ada jeny dan di belakang ada jisoo dan rose.


Menempuh waktu 10 menit untuk menuju kota dan apabila dihitung dari kota ke mall menempuh waktu 5 menit jadi perjalanan black pink adalah 15 menit cukup dekat memang...


Setiap di perjalanan Lisa tak henti hentinya menambah kecepatan hingga empat mobil berwarna hitam menghalangi laju mobil milik black pink....


Sciitttt....


Lisa mengerem mobilnya dgn mendadak hingga, kepalanya hampir menabrak stir di depannya...


"KURANG AJAR!!"


maki lisa...


"Siapa mereka??berani beraninya berlaku nekat seperti itu!!"


Pekik jeny sambil melihat 2 orang yg keluar dari mobil tersebut..


Mata lisa membulat sempurna melihat taehyung dan suga keluar dari mobil tersebut..


"Taehyung dan suga!!"


Pekik jisoo.


"Mereka pasti suruhan jungkook!!!!"


Ucap lisa menegang.


"Mereka mengincarmu lisa!!!"


Jerit rose histeris.


"Ambil pistol dibawah kursi jok  kaliann!!!"


Pekik lisa..


Black pink mengambil pistol yg ditunjukkan oleh lisa..


"Dalam hitungan ketiga keluar dari mobil dan kita berpencar,mengerti!!!"


Ucap lisa.


"Siap!!!"


Ucap bp serempak.


"LISA KELUAR LAH...KAMI INGIN BICARA!!"


pekik taehyung.


Jeny yg takut bila lisa benar benar dibawa dan dikekang oleh jungkook langsung keluar dan menodong kan pistolnya kearah taehyung.


"Ingin bicara apa?!,kau pasti disuruh oleh jungkook untuk membawa lisa bersamanya!!"


Pekik jeny naik pitam.


Sedangkan taehyung dan suga memasang raut tenang mereka..


"Hei...kami hanya ingin bicara dgn lisa cuma untuk memperjelas masalah dan keadaan jungkook.."


Ucap taehyung tenang.


Lisa keluar dari mobilnya dan menyodong kan pistol kearah suga..


"Aku memiliki urusan pribadi sendiri,dan aku juga punya tujuan hidupku yg harus aku capai!"


Ucap lisa mantap.


"Lisa, kau tidak tahu keadaan jungkook saat kamu pergi,dia frustasi,selalu melakukan percobaan bunuh diri,bahkan dia sering menangis,menghancurkan barang dan selalu mengigau memanggil namamu saat tidur,tdk kah kau memikirkan itu?!!"


Ucap suga naik pitam.


Lisa meneteskan airmata nya dgn deras namun tubuhnya tetap bersikukuh menodongkan pistol kearah suga seakan tubuh dan hatinya tak sejalan...


"Lisa...ikutlah bersama kami menemui jungkook kasihan dia...kumohon..."


Mohon taehyung lirih.


"Seumur hidupku tak pernah aku melihat jungkook sehancur dan seputus asa seperti ini..."


Sambung suga.


"Ta..tapi aku..."


Ucapan lisa terpotong.


"Kumohon..."


"Kami berjanji kapanpun engkau ingin pergi kami siap membantumu untuk kabur asalkan sekali ini saja buatlah jungkook senang.."


Ucap suga..


Henig~~~~


"Baiklah..."


Ucap lisa pasrah karena jujur lisa juga sangat merindukan jungkook, rindu akan kemanjaan,senyum, kejahilan,perhatian dan rindu akan semua kebersamaannya dgn jungkook...


Taehyung dan suga mengangkat wajah mereka dgn ekspresi wajah yg melukiskan rasa syukur dan kebahagiaan mendalam...


"Tapi lis..."


Ucap jeny.


"Tidak apa apa..."


Ucap lisa.


"Ba..baiklah..."


Pasrah jeny.


Tiba tiba rose dan jisoo keluar dari mobil  dan langsung memeluk lisa.


"Berjanjilah kau akan kembali.."


Lirih jisoo.


Deg!


Jantung lisa berpacu cepat mendengar permintaan sahabat nya,lisa memang ingin bersama sama dgn para sahabatnya mengakhiri dendam mereka namun disisi lain lisa tdk ingin berpisah dgn jungkook yg memang sudah membuat hatinya sedikit demi sedikit mulai mencintainya.


"A..aku bingung..."


Ucap lisa lirih..


Jisoo melepaskan pelukannya kpd lisa dan menangis sejadi jadinya..


"Tidak!, kau tidk boleh hiks.. Bingung, aku tdk ingin hiks.. Kehilangan seseorang yg sudah kuanggap adikku sendiri!!"


Racau jiso.


Jeny dan rose yg memang sudh mati matian membendung air matanya akhirnya tumpah..


Jeny dan rose memeluk lisa.


"Aku akan hiks..menjemputmu ingatlah itu!!"


Ucap jeny tak terbantahkan.


"Aku pastikan kau bersama kami lagi!"


Pekik rose..


Lisa melepas pelukan dan mulai buka suara..


"Akan ku nantikan saat itu.."


Ucap lisa sembari tersenyum dan berbalik menuju ke tempat taehyung dan suga walaupun ada rasa menyesal dan bersyukur menjadi satu yg sulit untuk dipahami..


Taehyung dan suga mempersilahkan lisa untuk masuk dan duduk bersama mereka dgn lisa yg berada di antara keduanya..


"Lisa...sebenarnya kenapa kau pergi?!"


Ucap taehyung to the Point


"A..Aku tdk dpt menjelaskan masalah pribadiku.."


Ucap lisa.


"Huh..baiklah yg penting kau memilih bersama jungkook!"


Ucap taehyung menghela napas berat.


Sedangkan suga sedang berperang batin memahami apa yg baru saja terjadi.


"Lisa, jeny,rose, dan jisoo?!, siapa sebenarnya mereka ber empat?!"


"Dari mana mereka dapat menggunakan sebuah senjata api?!"


"Mereka terlihat berbeda seperti..nenemukan sesuat yg hilang?"


"Pasti ada sesuatu yg terjadi dgn mereka"


"Ya..aku harus cari tahu hal ini!!"


Batin suga.


Mobil yg ditumpangi oleh lisa, taehyung dan suga tiba di pekarangan rumah jungkook, dgn sekejab tubuh lisa menegang dn detak jantung tak beraturan, suga yg melihat lisa langsung buka suara..


"Tak perlu khawatir jungkook pasti akan senang dan kita berekting seolah olah menemukan penculik lisa dan menemukan lisa.."


Tutur suga.


"Tapi bagaimana jika jungkook bertanya siapa yg menculik lisa?!"


Tanya taehyung.


"Bilang saja penculiknya kabur dan wajahnya ketutup masker jadi tdk diketahui siapa"


Ucap suga tenang.


"Baiklah..."


Pasrah taehyung dan lisa.


Lisa taehyung dan suga memasuki kediaman jungkook yg besar nan mewah suara pukulan, bentakan, dan jatuhan barang terdengar menggema di seluruh ruangan.


"A..apaka tadi suara jungkook?"


Tanya lisa kpd suga.


"Huh..."


Suga hanya membuang nafas panjang


Dan lisa tau arti hembusan itu yg membenarkan ucapan lisa.


Lisa, taehyung dan suga menuju ke lantai 2 lantai dimana ruangan jungkook berasa ruangan yg terdapat byk foto lisa didalamnya...


Taehyung, suga, lisa dan disusul oleh bts dan kang Daniel berhenti di sebuah pintu yg bertuliskan mine.


Lisa menengok kekanan dan kekiri seakan bertanya apakah aku yg masuk.


Bts dan kang Daniel mengangguk mengiyakannya.


Lisa dalam satu tarikan nafas memasuki ruangan itu dan terdengar suara amukan, makian dan juga namanya disebut,lisa melihat ke sekeliling mencari keberadaan pria yg sangat ia khawatirkan dan sangat iya rindukan hingga pandangan lisa terhenti pd sosok yg amat dikenalnya yg sedang melihat kearahnya dgn wajah kaget dan setetes air mata turun dari pelupuk mata pria itu..


Greb!!~


Jungkook memeluk lisa dgn menimbulkan suara dentuman kuat dan dgn tangan yg melingkar sangat erat di tubuh lisa.


"Ju..jungkook?"


Memang jujur lisa sangat prihatin dgn keadaan pria yg tengah memeluknya ini..


"Aku tahu kau akan kembali..."


Lirih jungkook di telinga lisa dan semakin mengeratkan pelukannya kpd lisa..


"Jungkook..."


"Aku kangen sama kamu, knp kamu hilangnya lama?, aku tersiksa tampa kamu sayang..."


Lirih jungkook.


Jungkook melepas pelukannya kpd lisa dan beralih menatap intens Manik mata lisa yg memang sudh berair jungkook menangkup pipi lisa dan......


Chu~


Jungkook dgn secepat kilat dan tampa diduga duga mencium bibir lisa seakan mengisyaratkan kepepedihan dan kerinduan yg mendalam...


Lisa yg tidk menduga duga hal itu hanya bisa diam dgn mata yg terbuka lebar..


Jungkook memojokkan tubuh lisa di dinding dgn bibir yg masih bertautan jungkook semakin gencar mencium bibir milik lisa seakan bahwa lisa itu hanya miliknya,milik jeon jungkook seorang..


Jungkook melepas tautan dibibir dari bibir lisa dan tersenyum hangat..


"Jangan tinggalin aku lagi..."


Lirih jungkook dgn tatapan sendu..


"Berjanjilah kpd ku!"


Tambah jungkook dgn nada lembut namun penuh penekanan dan tak terbantahkan..


Lisa diam sejenak dan mulai bicara.


"Aku berjanji..."


Ucap lisa dgn senyum tulus.


Greb~


Jungkook memeluk tubuh lisa dan terus berbisik..


"Trimakasih aku sangat mencintaimu sayang..."


Jungkook mengangkat tubuh lisa akan bridal style menuju kamarnya..


Bts yg melihat hal didepannya hanya tersenyum lega dan menyengir tak jelas.


Bersambung......


**************************************


Don't forget comment and vote


Jgn diem bae apa yg dirasain keluarin aja disini,saran akan kelanjutannya juga...