MY BOYFRIEND IS MAFIA

MY BOYFRIEND IS MAFIA
CHAPTER 29



Pov lisa:


Kini lisa sedang berada di Roftoof bersama kekasihnya yg super posesif itu,oh dan jangan tanyakan bagaimana lisa bisa memilih bolos bersama jungkook ketimbang mengikuti kelas tentu saja karena pria yg bersender di pundaknya sekarang memaksanya hingga bicara kepada guru yg sedang mengisi kelas lisa untuk membiarkan lisa ijin, memang benar dgn kekayaan bisa melakukan apa saja sama seperti yg dilakukan kelinci manja yg sedang memejamkan mata di pundakknya saat ini....


"Kookie?"


"Emmm..."


"Jangan ulangi lagi!,ingat?!"


Tegas lisa.


"Apa maksudmu?!"


Ucap jungkook pura pura tidak tahu.


"Kau tahu apa maksudku jungkook jangan pura pura!"


"Ck..lisa sebagai kekasih aku jelas cemburu melihatmu bersama pria lain..."


Sanggah jungkook.


"Tapi yang kamu lakuin udh kelewat batas!"


"Tapi..."


"Apa?!"


Tantang lisa.


Jungkook yg melihat ekspresi lisa terkikik geli sendiri


"Kenapa ketawa?!"


"Gpp..."


"Ingat jangan ulangin lagi!"


"Tapi kalau setiap hari kamu kasih itu buat aku baru aku mau.."


Ucap jungkook sambil menunjuk bibir lisa.


Peletak!!


"Aduh!,kenapa dipukul?!"


Ucap jungkook memegang kepalanya


"Biar otakmu bersih!!"


"Mengesalkan.."


Grutu jungkook.


"Ingat jangan ulangin lagi!!"


Ucap lisa sedikit keras


"Yayaya..terserah.."


Pasrah jungkook sambil memeluk lisa posesif.


"Kenapa kamu manjanya kumat begini?!"


Tanya lisa sambil mengacak ngacak rambut jungkook gemas.


Jungkook tak menjawab hanya menyengir lebar.


Namun tiba tiba ponsel lisa berdering menandakan ada telepon yg masuk, tertera nama jisoo di layar..


Lisa melepaskan pelukan jungkook perlahan dan menerima telpon dari jisoo agak jauh dari jungkook.


"Halo..gimana keadaan jungwoo?!"


Tanya lisa tidak sabaran.


"Gini lis..jungwoo baik baik aja kok tapi dia belum sadar karena tadi jungwoo habis tranfurtasi darah..."


Jelas jisoo diseberang.


"Syukurlahhh...."


Ucap lisa lega


Sedangkan jungkook dengan kilatan tajam menatap lisa yg sedang asik menerima telfonan dari jisoo.


Lisa telfonan sama siapa?!


"Nanti aKu bakalan keasana "


Ucap lisa mengakhiri panggilannya.


Tut tut.


Mata lisa beralih menatap jungkook yg menatapnya minta penjelasan.


"Siapa?!"


Tanya jungkook sambil mengangkat alisnya sebelah.


"Jisoo eunie..."


Ucap lisa santai.


Jungkook menarap tajam lisa meminta keterangan lebih lanjutnya.


"Bener itu tadi jisoo eunie kok..."


Ucap lisa kedua kalinya


Tanya jungkook tersenyum kecut.


"Emmm...itu..."


Ucap lisa gagap.


"Ya aku sudah tau apa jawaban mu....kau pasti mengkhawatirkan pria baru itu kan?!"


Ucap jungkook datar sambil beranjak pergi dari roftof.


"Jung..."


Lirih lisa, namun jungkook tidak menghiraukan ucapan lisa dan melanjutkan jalannya pergi dari roftof.


"Hah...marah lagi kan..."


Ucap lisa membuang nafas lelah.


Pov lisa:


Kini tinggal lisa sendiri berada di roftof memandang kosong kedepan membiarkan angin menerpa tubuhnya,dan pikirannya mencoba menggali memori memori yg terpecah belah,...


"Jungwoo?...aku merasa kenal dengan nama itu..."


Gumam lisa.


"Siapa dia dimasa laluku?!"


Gumam lisa lagi.


Sampai kapanpun diriku hanya untukmu lisa selamanya jgn sampai kita saling melupakan....


Mana mungkin aku melupakan mu....


sekilas ingatan muncul begitu saja di kepala lisa


Jungwoo...soiapa dia sebenarnya?!


Kring...kring....


Bel tanda perfantiannya pelajaran berbunyi membuat lisa berinisiatif untuk mengikuti pelajaran dari pada melakukan hal yg tidak jelas di roftof.


Dikelas:


Lisa memasuki kelasnya yg memang sedang jam kosong namun saat lisa memasuki kelasnya yg awalnya ramai berubah senyap dan memandang takut kearahnya seakan bahwa dirinya adalah moster yg mengerikan.


Lisa menghampiri meja yg memang terdapat jeny yg sedang mengelungkupkan kepalanya di meja.


"Jen..."


Panggil lisa pelan.


Saat itu juga jeny mengangkat kepalanya dan memegang bahu lisa erat


"Lisa?!,lo gak kenapa kenapa kan?!,diapain lo sama psikopat itu?!"


Ucap jeny sambil memeriksa badan lis.


"Gue gakpapa kok jungkook gak napa ngapain gue.."


Ucap lisa.


"Gak lis gak boleh lo harus putusin tu cowo secepatnya dia gak waras!!!"


Pekik jeny sambil mengguncangkan tubuh lisa.


"Gu...gue gak bisa..."


Ucap lis lirih.


Lo bisa lo harus bisa,siapa lagi sahabat yg mau lo korbanin pertama sehun kedua jungwoo ketiga siapa lagi gue?!,rose?!, atau jisoo hah?!"


Bentak jeny mantap.


Lisa bungkam tidak dapat berkata kata lagi otaknya terasa hampa


"Kasih gue waktu..."


Lirih lisa.


"Oke...tapi ingat jungkook itu orang yg berbahaya!,dia bisa aja lukain elo!"


Ucap jeny dgn tatapan berubah sendu.


"Apa maksut lo?!"


"Lo harus hati hati aja gue gx mau temen gue tersakiti karena cowo kyk jungkook!"


Ucap jeny.


"Ta..tapi..."


"Udah sekarang lo pikirin aja apa yg gue omongin lo harus jauhin jungkook!!!"


Tekan jeny.


Lisa yg seakan hilang pikir panjangnya mengangguk pelan.


"Gue gak yakin bisa jauh sama kmu jung..."


Batin lisa.


***************************************


Jgn lupa Comet and like