MY BOYFRIEND IS MAFIA

MY BOYFRIEND IS MAFIA
CHAPTER 17



Jungkook merasa risih dgn tatapan para wanita yg menatapnya kagum.bagaimana tidak paras tampan body goals di tambah lagi membeli pembalut demi pacar nya tampa rasa malu kan kalau laki laki lain sudh nolak tuh mentah mentah......


Setelah keluar dari mall jungkook dengan tergesa gesa berlari menuju mobilnya


Saat memasuki mobil nya tatapan jungkook seketika meneduh melihat sang gadis tertidur pulas.....


"Tidur nyenyak...."


Bisik jungkook sambil mengecup sekilas dahi sang gadis.


Di perjalanan, jungkook tak henti hentinya


Menengok ke arah kirinya untuk sekedar melihat wajah gadisnya.... Satu kata untuk menyimpulkan nya


"Cantik"


Gumam jungkook.


Setelah menempuh perjalanan sekiranya 10 menit.


Jungkook memutuskan agar lisa menginap di rumah mewahnya saja untuk sementara, ingat rumah jungkook!, rumah mewah yg dibangun dari uangnya sendiri, bkn dari pria tua egois yg sayangnya papanya sendiri yg memang merupakan orang terkaya di dunia!.


Di kediaman jungkook:


Mobil Lamborghini gold milik jungkook memasuki sebuah halaman besar dan luas dari rumah mewah milik jungkook... Namun menurut semua orang yg melihatnya kata "rumah" Tdk tepat untuk mengidentifikasikan rumah yg sebesar dan semewah bak istana itu...


Pov jungkook:


Jungkook keluar dari pintu mobilnya dan terlihat puluhan bodyguard berbadan kekar langsung berbaris sambil membungkuk kpd jungkook yg merupakan the king of mafia itu, jungkook tak menghiraukan para puluhan bodyguard miliknya iya malah berjalan menuju pintu kiri mobil nya, yap untuk menggendong gadisnya,tentu saja para bodyguard yg melihat tuannya membawa seorang gadis kerumah terlihat sangat shock karena baru kali ini melihat tuan mereka memperlakukan gadis selembut ini bahkan membawanya ke rumah.


Jungkook berlalu pergi dan memasuki rumahnya dgn tangan yg menggendong lisa, jungkook berjalan menuju kamarnya di lantai 3 menggunakan lift pribadinya..


Di kamar jungkook:


Jungkook membaringkan tubuh lisa di ranjang suferrr king size nya itu...


Namun jungkook belum berlalu pergi dia menyempatkan diri bersama gadisnya yg tengah tertidur tersebut.


"Kau tahu?,hanya kamu yg bisa membuat jantungku tak karuan begini?, namun.... Apakah kamu merasakan hal yg sama juga? "


Bisik jungkook sambil terus mengelus pipi lisa wLaupun sebenarnya Jungkook tahu lisa tak mendengarkannya.


"Dan,apakah kamu tahu lalisa?kau lah satu satunya perempuan yg mampu membuat hari hariku berwarna,dan jgn lupakan kau orang pertama yg ku perbolehkan memasuki kamarku,sayang...."


"Maka dari itu aku sangat takut kehilangan dirimu, seseorang yg mampu membuat seorang pria sepertiku ini jatuh sangat dalam di hati mu...I lv U "


Bisik jungkook sambil terus mengelus pipi lisa.


Hingga....


"Eughh..."


Erangan tipis keluar dari bibir lisa yg membuat jungkook ketar ketir salah tingkah namun cepat cepat jungkook merubah kembali mimik wajahnya menjadi datar...


"Jungkook?!"


Pekik lisa.


"Iya?"


"Aku di mana? "


"Kmu ada dikamarku"


"Ka... Kamar mu?!"


Pekik lisa kaget dan siap memarahi jungkook.


"Ehh... Tapi aku gx napa ngapain kok!"


Ucap jungkook jujur.


Sedangkan lisa terus menatap mata jungkook dgn tajam seakan mengancam jungkook.


"Mana mungkin juga aku ngelakuin itu sama kamu, nanti aja klo ud..aduh!..."


Belum sempat jungkook menerusi kata katanya lisa terlebih dahulu menimpuk wajah jungkook dgn bantal,entah bagaimana juga jungkook yg terkenal dingin dan pendiam bisa berbicara seperti itu mungkin karena baru pertama ini ada wanita di kehidupannya.


"Mau ngomong apa?! "


Sinis lisa.


"Itu... A..aku?... Lupa!"


Ucap jungkook abstrak karena sadar dgn apa yg iya bicarakan, jungkook langsung berbalik badan berjalan keluar kamarnya karena jujur mungkin sekarang si dingin jungkook sudh hampir jantungan.


Sedangkan lisa mencerna jawaban abstrak yg jungkook bicarakan beberapa detik lalu.


"Lupa? Bagaimana bisa lupa? "


Gumam lisa.


Sedangkan jungkook masih berada di balik pintu dan terus mengelus dadanya.


"Huh... "


Hela jungkook.


Jungkook menuju kearah lift dgn senyum yg mengembang hingga membuat para bodyguard nya keheranan sendiri dibuatnya.


Sadar ada sesuatu yg berada di tangan kiri nya jungkook menunduk untuk melihat apa yg iya bawa.


"Bagaimana ini?!! "


Pekik jungkook spontan hingga membuat para bodyguard nya gemetar.


"Tu.. Tuan ada yg bisa saya bantu? "


Ucap salah satu bodyguard.


"Iya.. Tolong ambilkan buku dan pena cepat! "


Ucap jungkook tergesa gesa karena saat ini jungkook sangat khawatir.


Setelah mendapat kan apa yg iya mau jungkook kembali berlari menuju kamarnya dan berhenti tepat di depan kamarnya diikuti oleh 2 bodyguard nya.


Jungkook jongkook dan mulai menulis sesuatu dan tak sadar dya bodyguard nya melihat apa yg tuannya tulis.


Sayang... Ini roti Jepang yg kamu


Minta bener gx?, sebenarnya kmu minta roti makanan apa pembalut?... Klau salah nanti aku beli lagi...


Tak menyadari bahwa 2 bodyguard nya terkikik di belakangnya jungkook lansung menaruh bungkusan pembalut wanita serta kertas yg baru saja di tulisnya di depan pintu kamarnya dan langsung mengetuk pintu kamarnya setelah siap jungkook menarik para bodyguard nya bersembunyi.


"Tu.. Tuan membeli pembalut wanita, hihihi... "


Batin bodyguard 1


"Bagaimana tuan bertingkah konyol seperti ini biasanya saja hidupnya penuh dgn kemarahan dan jeritan orang 2 kesakitan karena tersiksa?! "


Bodyguard 2


Hingga lisa keluar dari kamar jungkook terlihat dari tingkahnya lisa terlihat kebingungan mencari siapa yg mengetuk pintu, hingga pandangannya jatuh ke arah bawah.


"Apa ini?"


Gumam lisa sambil mengangkat plastik berwarna hitam itu ke dalam kamar.


Di kamar:


"Knp plastik ini ada di depan pintu ku?"


Gumam lisa sambil berjalan ke atas kasur melihat apa isi dari plastik tersebut hingga...


"Pembalut?!, siapa yg memberiku ini?, knp dia tahu kalau aku lagi pms?!


Gumam lisa sambil mulai membaca surat pemberian jungkook


Sayang... Ini roti Jepang yg kamu


Minta bener gx?, sebenarnya kmu minta roti makanan apa pembalut?... Klau salah nanti aku beli lagi...


"Oh iya jungkook!, dia yg membelikanku ini,waktu itu kan aku memintanya untuk membelikanku roti Jepang bagaimana dia bisa tahu kalau yg dimaksud ku adalah pembalut? ,wahhh sepertinya ada cerita lucu tadi, hihihii.... "


Lisa beranjak dari kasurnya dan menuju kamar mandi di dalam kamar milik jungkook...


Lisa melangkah ke arah tempat tidur itu dan mengambil surat itu.


Ini piyama punyaku... Di pakai, aku tidk tahu ini pas atau tidak... Setelah selesai kau harus menemuiku, aku ada di depan kamarmu sayang..


"Ja.. Jadi ini piyama jungkook?!"


Tiba tiba terdengar suara sahutan dari luar kamar lisa.


"Iya!, tak usah malu kau juga akan jadi istriku nanti!"


Ucap jungkook sedikit memekik.


"Jungkookkkkk Paboo kauuu!!!"


Teriak lisa


Yg diteriaki malah terkikik geli di luar kamar.


Setelah selesai mengganti pakaiannya


Lisa keluar dari kamar... Dan benar saja terlihat jungkook yg memakai piyama berwarna hitam yg mirip dgnnya sedang menyender di dinding sebelah pintu kamar.


"Oy knp pake piyama yg mirip?!"


Ucap lisa ngegas.


"Bodo!"


Jwb jungkook datar.


"Kmu gx punya malu apa?!"


"Gx"


"Isshhh... Jungkookkk.. Ganti baju sana, kan malu udh kayak suam..."


Ucapan lisa terhenti karena dirinya sadar mengarah ke mana ucapannya.


"Suam..?"


"Gx gak ada kok.. "


Ucap lisa dgn wajah bersemu merah.


"Ohh.. Kmu malu karena kita udh kayak suami istri "


Ucap jungkook dgn senyum jahilnya.


"Ka.. Kata siapa?!"


Elak lisa.


"Emmm..suami istri yaa..., jadi kmu ngode aku ceritanya??..... "


"Jungkook kkk!!!!"


Pekik lisa sambil mengejar jungkook yg sudah berlari mendahului nya.


"Hahahaha..... "


Tawa jungkook menggelegar di dalam rumah mewah yg awalnya sunyi itu...


Para bodyguard dan para pelayan yg melihat tingkah lisa dan jungkook hanya menganga bingung.


Tak pernah aku melihat tuan sebahagia ini...


Batin pelayan1


"Dimana wajah sangarnya?!"


Batin bodyguard 1


"Wanita itu sungguh membawa dampak besar bagi sifat dan hati tuan.."


Batin pelayan 2


"Apakah wanita itu pacar tuan?"


Batin bodyguard 2


"Wahh.. Tuan tertawa?!!"


Pelayan3


"Semoga kalian selalu bersama... "


Pelatan3


Seperti itulah tanggapan para bodyguard dan pelayan yg menyaksikan tingkah jungkook dan lisa yg sedang kejar kejaran seperti anak kecil.


"Jungkook kemari kau kelinci


jelekkkk!!! "


Pekik lisa sambil terus mengejar jungkook.


"Hahaha dasar lambat!!!"


Ejek jungkook.


"Apa katamu?!!, kalau kau kudapatkan akan ku patahkan gigi muuu!!!!"


"Masa?!, hahahaha...."


Ejek jungkook.


"Agggghhhhh!!!!"


Teriak lisa kesal, hingga lisa mendapatkan sebuah ide 💭


Jungkook yg melihat lisa tak lagi mengejarnya langsung berbalik badan dan tak menemukan lisa di belakangnya.


"Lisa?!"


Panggil jungkook.


"Kmu dimana?!!"


Panggil jungkook kedua kalinya, hingga... Jungkook melihat lisa berada di dekat kolam renang..


"Sayangg... "


Panggil jungkook.


Lisa langsung berbalik dan memeluk jungkook tiba tiba,hingga membuat jungkook lengah..


Lisa perlahan melepas pelukannya dan perlahan mengarahkan wajahnya kearah jungkook, makin maju... Hingga jungkook memejamkan matanya dan juga mulai mendekatkan wajahnya kearah lisa.


Dan....


Bruk!


JBURR!!...


Lisa mendorong jungkook ke kolam renang membuat jungkook sadar bahwa dia tertipu...


"Hahahaaa...rasain kelinci jlk,emng elo ngarepin apa?!"


"😒"


"Bye jungkook... Hahahaaa..."


Ucap lisa pergi ke kamar dengan terkirim.


Dan jungkook hanya memutar matanya malas dan kemudian terbesit sebuah rencana.


"Lihat saja hukuman ku nanti sayang."


Gumam jungkook sambil tersenyum evil.


_________________________________________________


Star anda coment yaaaa☺😘