
sesampainya dirumah mey langsung masuk kamar dan merebahkan badannya dikamar
"kenapa kau begitu terhadap edi" tanya mia kepada mey
"aku tak suka dipaksa mia,kau pasti tau jiwaku" jawab mey
mia adalah kakak sepupu mey yang sudah bekerja menjadi perawat disalah satu puskesmas dikampungnya
"tapi setidaknya buka mata dan hatimu,edi menaruh rasa terhadapmu" jelas mia
mey hanya terdiam bukannya ia tak mau membalas rasa terhadap edi,tapi memang ia tak bisa karna ia menyukai sahabat edi
ian ia ian dia jatuh cinta kepada ian ia merasa ian juga mencintainya tapi takut menyinggung perasaan edi
edi adalah keluarga yang terpandang dikampungnya dan para keluarga edi pun baik terhadap mey
sedangkan ian,,ia hanya seorang anak yg sederhana jauh dari kesan glamor
itu yang membuat mey jatuh hati
"kenapa mey" tanya mia yang membuat mey sadar akan lamunannya terhadap ian
"ah,tidak" jawab mey yang langsung mengambil handphonenya dan mengotak atik handphone nya..
"ayolah mey,kau harus membuka hatimu bukankah edi calonmu dimasa datang"kata mia sembari menutup mulutnya dengan tangan karna ia tau itu akan menyinggung perasaan mey
"what???apa kau gila,aku takkan pernah mau bersamanya,,meski hanya tinggal ia seorang lelaki didunia ini" tegas mey
mey tau kalau orang tua edi pernah membicarakan tentang perjodohan mereka dengan orang tua mey
"aku hanya ingin sekolah,dan menggapai cita citaku sepertimu yang menggapai cita citamu tanpa harus ada rintangan" tegas mey
mia tau kalau sepupunya menaruh rasa terhadap ia
"entahlah mia,,aku merasa ini belum saatnya kita membicarakan ini" terang mey yg langsung bangkit dari kasur dan menuju kamar mandi
"aku mau mandi" kata mey yang langsung berlalu meninggalkan mia
mia hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar ia tau kalau membujuk mey sama sekali tak berguna,karna watak mey yang keras membuat ia tak bisa membantah,,
sepupunya itu memang masih kecil jika dilihat dari usianya tapi ia tau jelas kehidupan mey yg bisa dibilang dewasa sebelum waktunya karna keadaan
karna keadaan pula yang membuat mey bisa dikatakan membenci edi
edi pernah mengutarakan perasaan terhadap mey,tapi karna sikap dingin mey yang mebuat edi merengek kepada orang tuanya utuk menjodohkan mereka membuat mey jadi benci
mey bukanlah gadis biasa pada umumnya diusia dia yang bisa dikatakan masih remaja
mey hidup dengan didikan yang keras dari orang tuanya yang terlalu protective
sehingga pernah membuat mey kabur dari rumah dan hampir di perkosa
ah,masa lalu mey begitu kelam..maka ia memutuskan sekolah dikampung dan tinggal bersama bi imah yg selalu mengerti perasaan mey..ia tau mey penuh luka dihati..
orang tuanya sibuk dengan pekerjaan tapi terlalu protective terhadap kebebasan mey
mereka tak mengerti mey hanya perlu kasih sayang bukan subuah kecaman..
maaf ya imajinasi saya mulai meracau saat di episode ke dua ini
karna terkadang perasaan disekililing mampu mengubah imajinasi seseorang
hehehehe