
pagi itu mey bergegas beranjak dari kasurnya ketika melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi
yep benar ini hari pertamanya masuk sekolah disalah satu sekolah negri di kampung halamannya
"mey,sarapan dulu" teriak bi imah
"ia,bi" sahut mey sambil sarapan dengan tergesa gesa
"makanya bangun tu pagian biar bisa sarapan dengan tenang" timpal bi imah
mey hanya tersenyum dan langsung mencium tangan bi imah sambil pamit untuk berangkat sekolah
didepan rumah, sepupunya sudah menunggu dari tadi karna ia yang bertugas mengantarnya ke sekolah
"kamu telat bangun lagi" tanya mia
"biasa" sahut mey sambil nyengir
mey tinggal bersama bibinya dikampung,orang tuanya bekerja dikota mengelola bisnis dia anak pertama dari tiga saudara dan dia anak perempuan satu satunya
mey harus terpisah dari orang tua dan adik adiknya karna dia ingin sekolah di kampung halamanya
ia merasa tenang jika tinggal dikampung
sesampainya disekolah ia mulai membaur dengan teman temannya
"hai semua" sapa mey kepada teman temannya
"hai mey" sahut armi dan evi serentak
mereka adalah teman mey
bell sekolah pun berbunyi menandakan pelajaran sekolah akan dimulai
"ayo mi,vi" ajak mey kepada temannya lantas diikuti temannya masuk ke kelas
sesampai dikelas mey langsung berbaur dengan suasana kelas yg sunyi hanya sesekali terdengar suara gurunya yang sedang menjelaskan tentang tata tertib disekolah karna ini hari pertama mereka masuk sekolah dengan seragam putih abu abu
tanpa terasa jam pelajaran sudah berakhir.
mey bersiap siap akan pulang ketika ada suara yang memanggilnya
mey hanya senyum
karna sebenarnya mey memang tidak terlalu suka dengannya tapi mau bagaimana lagi edi adalah kakak kelas sekaligus tetangganya bi imah
"pulang bareng yuk" ajak edi langsung menarik tangan mey
"lepas kak,mey sudah dijemput mia" bentak mey kesal
tapi sekali lagi edi tidak mau melepaskan tangan mey
hingga sampai di gerbang pintu sekolah
ia melihat mia dan mengatakan bahwa ia akan mengantar mey pulang
mia cuma mengangguk,karna ia tau edi sudah lama memendam perasaan terhadap mey ketika keluarga mey berlibur ke kampung saat mey duduk dibangku SMP
maklumlah mey bisa dikatakan cantik karna ada campuran darah tionghoa dalam tubuhnya
ayahnya tionghoa dan ibunya melayu asli
matanya yang agak sipit,kulitnya yang putih serta gigi ginsul yg mempermanis wajah mey
"mey pulang sama mia aja ya kak" pinta mey
sambil melepaskan tangan edi yang sedari tadi menggenggam tangan mey
mey langsung naik ke motor mia
"jalan mia" pinta mey
aku melihat wajah edi sudah merah padam ketika mey melepaskan tangannya dan mey tidak mau pulang bersamanya
hai semua ini adalah novel pertamaku,awalnya ragu menulis novel ini,tapi jiwaku memanggilku untuk menulis sebuah novel karna sejatinya aku penggemar novel romantis ketika duduk dibangku SMA
semoga kalian suka dengan alurnya dan maaf kalau ada salah dalam ketikan kata alias typo
hehehe..
akhir kata aku ucapkan terima kasih