
Sherly keluar dari kamar dengan memakai pakaian putih biru dan sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah. Dia keluar dari kamarnya untuk sarapan bersama keluarga nya. "Pagi pa, bang" ucap Sherly sambil menuju meja makan.
"Pagi kak"
"Pagi dek"
Setelah Sherly selesai makan dia berpamitan dengan abang dan papanya.Selama didalam angkot Sherly memerhatikan sebuah cowok tampan yang sedang berbicara dengan temannya tetapi cowok tersebut hanya mengubris dengan jawaban "hmm,ohh,ya" jawaban yang simpel. Sherly memerhatikan cowok tersebut. Cowok yang sama dengan nya tetapi sepertinya cowok tersebut kelas 3 SMP, berarti lebih tua satu tahun dari dirinya. Dan dia mencari tau dimana pria tersebut bersekolah. Dan akhirnya Sherly tau, "Yes,gue tau dia sekolah dimana. Gue bakal deketin tuh cowok" batin Sherly.
Sherly sampai di sekolah. Dan langsung menuju ruang kelasnya, dia masuk ke kelas yang sudah beberapa bulan belakangan ini ia tempati.
*****
Kring kring kring
Bel istirahat sudah berbunyi. Sherly dan teman-temannya menuju ke kantin sekolah.
"Ehh tau nggak sih? Tadi gue jumpa cowok ganteng di angkot beh ganteng banget meleleh dedek bang." ucap Sherly histeris kepada teman-teman nya sambil menuju ke kantin.
"Terus? Apa respon tuh cowok? Lo ajak ngomong? Atau lo diam aja sambil mandangin dia." Ucap Putri salah satu temannya Sherly
"Ya.... Ya.... Ya gue pandangin aja lah, yakali gue ajak ngomong tuh cowok bisa turun dong harga diri gue".
Putri memutar bola matanya dengan jengah dia merasa muak dengan sikap gengsi Sherly yang ntah kapan hilangnya "Lo tuh ya kapan sih berubah?".
"Jadi apa? Jadi Ultraman?" jawab Sherly
"Lyly jgn bercanda dong! Cit belain gue dong diem-diem bae lo kesambet tau rasa ntar." Ucap Putri yang setengah mati menahan kekesalannya.
"Ya terus gue harus respon gimana lagi put? Lo tau kan kaya gimana si Sherly? Lyly tuh emang udah dari sono nya kaya gitu. Terus gue bisa apa? Ya nggak ly?" bela Citra
"YAPSSS CITRA BENARRRR LOPYU CITRAA" ucap Sherly setengah berteriak
"Buat malu lo pada" ucap putri sambil menahan malu karena teriakan Sherly yang hampir didengar semua orang.
Kring kring kring
Bel masuk sudah berbunyi, Sherly dan teman-temannya memasuki kelas masing-masing untuk melanjutkan pelajaran mereka.
******
Kring kring kring
Bel pulang akhirnya sudah berbunyi. Bel yang ditunggu-tunggu oleh seluruh murid.
Sherly keluar dari gerbang sekolah dan bergegas untuk sampai dirumah nya. Sherly begitu lelah karena dia pulang tidak pernah menggunakan kendaraan umum, dia terbiasa berjalan kaki. Saat di perjalanan dia melihat seorang pria yang sepertinya tadi pagi sempat dia lihat saat berada di dalam kendaraan umum. Tanpa disadari ia menghampiri cowok tersebut dan mengulurkan tangannya di hadapan cowok yang sepertinya tengah menunggu kendaraan umum untuk pulang.
"Boleh kenalan nggak?" Ucap Sherly tanpa malu.
"Lo siapa?!" balas lelaki tersebut dengan ketus.
"Gue? Gue ya manusia! Lo nggak liat gue nginjak tanah." jawab Sherly dengan lugu nya
"Ehh nggak kok!! Lo gak liat gue cuma pengen kenalan"
"Gue yang gak mau kenalan sama lo, jumpa juga gak pernah?!" jawab pria tersebut seperti menahan kesal.
"Gue cewek yang ada di angkot tadi pagi, lo nggak ingat? Nama gue Sherly Rimdani. Gue kelas 2 SMP" ucap Sherly sambil tersenyum manis.
Cowok tersebut diam dan kaget melihat ucapan sekaligus senyum manis yang Sherly perlihatkan dihadapan nya. Tetapi dia cepat dengan menetralkan ekspresi nya yang kembali menjadi datar dan berusaha mengingat apa yang di katakan oleh gadis di depannya ini. "Gue nggak ingat dan gue gajak lo kenalan! Mending lo minggir dari hadapan gue!!"
Sherly kaget dengan ucapan pria tersebut karena ucapannya setengah berteriak dan seperti menahan kesal. Tetapi itu tidak berpengaruh untuk Sherly. "Hmm dingin banget, untung ganteng kalau nggak gue tampol lu" batin Sherly.
"Lo nggak mau kenalan sama gue? Lo malu kenalan sama gue disini? Gimana kalau kenalan dari WA aja? Sini nomor lo biar gue save" ucap Sherly sambil tersenyum kecil dan mengeluarkan handphone miliknya.
"Ehh Lo tuli? Gue bilang gue gak mau kenalan sama lo! Mending Lo minggir angkot gue udah nungguin!!" balas Farell dengan ketus sambil mendorong tubuh Sherly dengan kasar dan hampir membuat tubuh gadis itu terjatuh. Dia segera masuk kedalam angkot tersebut.
"DASAR COWOK SOMBONG!!! GUE BAKAL BIKIN LO SUKA SAMA GUE!!! GUE BAKAL CARI TAU SEMUA TENTANG LO DAN GUE BAKAL MASUK KE KEHIDUPAN LO!!" teriak Sherly begitu keras sampai terdengar oleh semua orang termasuk Farell yang berada di dalam angkot berwarna merah itu.
Farell tersenyum miring sambil berkata "dasar cewek stres." Ucapannya begitu pelan, hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri.
Ia menghela napas dengan pelan lalu menyemangati dirinya "semangat ly. Lo pasti bisa. Bukan lyly namanya kalo nyerah gitu aja"
*****
"ASSALAMUALAIKUM LYLY IMUT UDAH PULANG, YUHUUU" teriakan lyly menggema di seluruh ruangan rumah nya.
" Wa'alaikumussallam. Lo tuh ya bingung gue ngasih taunya gimana lagi. Astaghfirullah ly gue capek tau ngasih tau lo lain kali kalo masuk ke dalam rumah jangan teriak-teriak kaya di hutan, berisik tau nggak?! Bisa budek nih gue!" Ucap Rafa dengan kesal
Sherly hanya mengedikkan bahu dan melanjutkan langkahnya menuju ke kamar miliknya. Ia kelihatan begitu lelah karena pelajaran disekolah tadi benar-benar menguras otak.
Sherly merebahkan dirinya di kasur miliknya, begitu nyaman dan lembut. Ia berusaha memejamkan matanya tetapi malah tidak bisa. Ia malah memikirkan cowok dingin yang tadi ia ajak kenalan tapi malah gagal. Sungguh takdir tidak berada di pihaknya. Dia berusaha mencari tau siapa nama lelaki tadi? Sherly frustasi, ia bangkit lalu pergi menuju kamar mandi. Ia ingin menenangkan pikirannya dengan cara mandi berjam-jam.
Sherly sudah selesai mandi dan sudah selesai berpakaian. Ia keluar kamar dan menuju meja makan. Sungguh hari ini adalah hari buruk buatnya. Tidak ada makanan sama sekali di atas meja dan persediaan makanan juga habis. Sepertinya juga pembantu dirumahnya sedang berbelanja,tetapi ia sudah lapar. Dia melangkahkan kakinya menuju ke kamar abangnya, tetapi abangnya tidak ada dikamar sepertinya pergi main bersama teman-temannya.
Sherly tidak bisa menunggu, ia keluar dan memesan ojek online untuk menuju ke supermarket terdekat. Padahal dia sangat malas keluar rumah.
Ojek tersebut telah datang dan Sherly di antar dengan selamat. Sherly segera masuk ke dalam supermarket untuk membeli cemilan dan roti. Saat ia berjalan tidak sengaja ia menabrak seseorang dan membuat belanjaan milik seseorang tersebut jatuh. Sherly langsung menunduk dan mengambil belanjaan yang jatuh itu dengan cepat. Dan ia harus meminta maaf.....
"Maaf gue nggak sengaja...." Ucap Sherly begitu tulus sambil menundukkan kepalanya
"Kalo jalan lain kali tuh liat-liat dasar ****" balas lelaki tersebut dengan ketus
Sherly mengangkat wajahnya dan ia sangat kaget begitu pula dengan orang yang tidak sengaja di tabraknya tadi
"Lo?!"
\*