MY BAD BOY IDOL

MY BAD BOY IDOL
PENGGEMAR VIP



Kyung Mi sekarang sedang menyaksikan Ji Young menjalani acara reality show itu.


Di game awal benar benar kocak walau Ji Young harus menderita dan berlumuran lumpur..


Kyung Mi juga tidak bisa menahan tawa melihat acara yang konyol ini.


Saat di beri kesempatan break,Kyung Mi segera menyapu wajah Ji Young yang tertutup lumpur dengan tisu basah.


Kau senangkan melihat aku yang menderita ini?


Sambil Kyung Mi menyeka wajahnya,Ji Young sempat sempatnya menggoda Kyung Mi.


Em,aku cukup terhibur..


Wah,kau sangat sadis rupanya.


Lihatlah wajah tampan dan rambut indahku ini terbenam lumpur dan kau malah terhibur.


Kyung Mi malah tertawa semakin lebar.


Hal itu membuat Ji Young terpana.


Aku rela lebih menderita dari ini jika itu bisa membuatku melihat tawamu yang indah itu.


Ji Young kembali bermain dalam game itu.


Ia tampak menikmati hal yang bergaul dengan lumpur itu.


Kyung Mi juga terus tertuju pada Ji Young di banding artis lainnya.


Setelah sekian jam,game di lumpur itu selesai.


Rupa Ji Young sudah seperti kerbau di sawah.


Bau,kotor dan benar benar kacau.


Seluruh badannya terbalur oleh lumpur yang hitam pekat dan berbau anyir itu.


Selesai game itu,Ji Young membersihkan dirinya.


Kyung Mi sedang mengeringkan rambut Ji Young di tenda yang di buat oleh panitia khusus untuk para artis berbenah diri.


Sambil hair dryer itu bersuara karena sedang bekerja mengeringkan rambut Ji Young.


Ji Young sedikit berbincang dengan Kyung Mi.


Hei..


Hari minggu besok ayo nonton,aku yang traktir..


Kyung Mi terdiam sejenak..


Apa dia mengajakku kencan?


Baiklah,boleh saja.


Aku akan memesan makanan yang mahal dan kau harus mengajakku makan di restoran yang mewah ya.


Aku akan makan steik daging paling mahal.


Ji Young tersenyum mendengar respon balik Kyung Mi.


Wah,kau benar benar tidak tahu malu dan terus terang sekali.


Tentu saja,aku harus menggunakan ATM berjalan sepertimu sebaik mungkin..


Ji Young tersenyum geli karena ucapan Kyung Mi yang menyamakan dirinya dengan ATM.


Setelah dirinya bersih dan sudah tertata juga tampan kembali.


Ji Young bersiap untuk melanjutkan shooting acara reality show itu.


Namun,sang menejer memanggilnya.


Ji Young dan menejernya berbicara empat mata di dalam mobil.


Rupanya,Ji Young harus menemani penggemar VIPnya hari ini.


Karena Ji Young juga masih budak agensi walau sudah sangat terkenal tapi ia juga harus mengikuti peraturan agensi


Penggemar VIP adalah penggemar dari kalangan jet set yang biasanya membeli album dalam jumlah besar juga membantu menyokong dana menegement agensi tempat idolanya naungi.


Penggemar VIP ini juga selalu membeli tiket paling mahal saat konser.


Karena itu,pihak agensi akan meminta artis yang di idolai mereka untuk melayani penggemar itu dengan baik.


Jika tidak,maka itu tentu akan merugikan diri mereka dan agensi.


Para idola Kpop yang berhasil debut dan tampil di tv tidak luput dari koneksi orang dalam juga penggemar yang selalu mengedepankan mereka.


Hal seperti ini sudah biasa di dunia Ji Young,penggemar penggemar VIPnya akan memperlakukannya seperti lelaki bayaran seakan dirinya tidak memiliki harga diri lagi.


Ji Young menyetujui hal itu dan akan menemui penggemar itu seusai shooting acara ini.


Ji Young menatap Kyung Mi yang sekarang sedang tersenyum padanya.


Maafkan aku Kyung Mi,karena gelutan hidupku inilah aku tidak ingin kau menjalin hubungan denganku.


Kau hanya akan tersakiti nantinya,tapi aku juga tidak bisa meninggalkan dunia yang sudah membesarkan namaku ini.


Selesai acara itu,Ji Young pulang dengan mobil terpisah.


Pak Min,kemana Ji Young?


Kenapa tidak pulang bersama kita?


Menejer Ji Young menatap Kyung Mi dengan wajah datar namun prihatin.


"Dia sedang melayani penggemar VIP Kyung Mi,seorang anak konglomerat dari Singapura..


Maksudnya...?


Kyung Mi tidak mengerti dengan maksud ucapan menejer Ji Young itu.


Karena merasa sekarang sudah saatnya Kyung Mi tahu seluk beluk dunia hiburan ini,ia menjelaskan apa itu penggemar VIP seperti penjelasan sebelumnya.


Kyung Mi seakan tidak percaya dan syok mengetahui hal itu.


Tidak,tidak mungkin.


Jika itu benar,berarti sekarang Ji Young sedang bersama wanita lain..


Bukankah,sekarang kami sudah dekat dan ada sesuatu di antara kami?


Kenapa dia pergi tanpa memberitahuku??


Sebenarnya ada apa ini Ji Young??


Kyung Mi benar benar resah,ia lalu membuat alasan dan berbohong demi mengetahui dimana Ji Young.


Kyung Mi menanyakan keberadaan Ji Young dan mengatakan kalau naskah untuk acara radionya tertinggal dan ini sangat penting.


Menejer Ji Young lalu memberi tahu dimana keberadaan Ji Young.


Tempat itu tidak lain di sebuah ruangan di gedung agensi.


Kyung Mi bergegas ke tempat itu..


Hatinya terus berdebar dan menyiapkan diri akan apa yang akan di lihat oleh matanya nanti.


Tenang Kyung Mi,tenanglah..


Ini bukan film action atau horor.


Tidak ada yang perlu kau takuti..


Kyung Mi sudah berada di depan pintu ruangan itu.


Dan saat Kyung Mi perlahan membuka pintu itu..


Pemandangan yang sangat menyakitkan di saksikannya


Ji Young yang duduk di kursi memangku seorang wanita cantik dan mereka sedang berciuman.


Kyung Mi mengepalkan tangannya dengan kuat.


Jahat!!


Keterlaluan!!


Tidak punya perasaan!!


Saat itu entah karena bisikan apa,Ji Young melirik kearah pintu dan matanya tertuju pada Kyung Mi yang menyaksikan ulahnya saat ini.


Bukannya berhenti,Ji Young malah tidak memedulikan Kyung Mi dan mengalihkan padangannya.


Maafkan aku Kyung Mi.


Sekarang kau pasti membenciku.


Betapa rendahannya aku di matamu sekarang.


Semua ini pasti menyakitkan untukmu.


Karena itu,jangan pernah jatuh hati pada pria brengsek sepertiku.


Kyung Mi melangkah mundur dan menutup pintu itu secara perlahan.sambil mengambil langkah dalam berbalik itu rentetan air mata Kyung Mi jatuh..


Dasar bodoh!!


Apa aku sudah besar kepala dan merasa hebat hanya karena sudah bebas akses pada bibir Ji Young?


Tapi sekarang di depan mataku Ji Young.......


Kyung Mi menutup wajah dengan kedua telapak tangannya.


Dia bukan pacar atau suamiku..


Tapi kenapa sakit sekali rasanya saat melihat hal tadi walau aku bukanlah siapa siapanya.


Andai aku memiliki status dengannya,akan aku seret dan bawa keluar ia dari ruangan itu.


Tapi aku tidak berdaya karena tidak memiliki status apapun dan sekarang aku sangat menyedihkan juga tersiksa menghadapi ini semua.


Aku sadar,jika aku sudah menjalani cinta sepihak yang aku sendiri tidak sadari kapan itu semua terjadi..


Ji Young juga mengepal tangannya dan kecewa pada dirinya sendiri.


Baru kali ini,ia menyadari sikap brengseknya dan merasa kalau dirinya hanyalah pecundang dan badut dunia hiburan.